Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Beli Sepatu dengan Harga Suka-Suka?

Ifa Hanifah, Managing Director NAH Project mengatakan melalui layanan ini, konsumen akan mendapatkan pengalaman berbelanja sneakers dengan cara unik. Terdapat tiga pilihan harga dalam layanan Choose What You Pay mulai dari harga terendah, menengah hingga harga tertinggi tanpa mengurangi kualitas produk tersebut.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  18:55 WIB
Ilustrasi sepatu
Ilustrasi sepatu

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagai brand sneakers lokal asal Bandung yang telah berhasil mencatat transaksi penjualan hingga 45.000 pasang sepatu sejak didirikan pada tahun 2017, NAH Project kian agresif meningkatkan penjualannya dengan memperkenalkan layanan Choose What You Pay.

Melalui layanan ini, pembeli dibebaskan memilih harga beli produk unggulan NAH Project seperti Flexknit Series sesuai keinginan tanpa mengurangi kualitas produk maupun bahan yang digunakan.

Ifa Hanifah, Managing Director NAH Project mengatakan melalui layanan ini, konsumen akan mendapatkan pengalaman berbelanja sneakers dengan cara unik. Terdapat tiga pilihan harga dalam layanan Choose What You Pay mulai dari harga terendah, menengah hingga harga tertinggi tanpa mengurangi kualitas produk tersebut.

Harga terendah ditentukan dari besarnya biaya produksi, pengemasan dan sedikit keuntungan yang didapatkan oleh NAH Project, sedangkan untuk harga tertinggi ditentukan dari semua biaya komponen produk tersebut, mulai dari produksi, pengemasan, operasional, pemasaran hingga biaya pengembangan produk.

“Respon pembeli cukup positif, bahkan 10 persen sampai 15 persen konsumen kami memilih harga tertinggi untuk membeli produk tersebut. Ini merupakan respon yang luar biasa di tengah gempuran brand-brand sneakers dari luar,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (13/10/2020).

NAH Project sendiri merupakan pelopor dan masih menjadi brand Indonesia satu-satunya yang menggunakan sistem transparansi harga dalam memasarkan produknya. NAH Project berani memberikan transparansi biaya secara detail setiap pembuatan produknya, seperti informasi harga produksi, operasional, pengemasan, riset dan keuntungan yang mereka ambil.

Hal ini dilakukan untuk terus menjaga harga produk tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitasnya, karena konsumen berhak untuk mengetahui harga sebenarnya dari produk yang mereka beli.

Salah satu produk unggulan NAH Project, Flexknit Series memiliki tempat tersendiri di hati para sneakerhead. Memiliki kelenturan dan durabilitasnya yang tinggi, membuat sepatu ini cocok digunakan untuk kegiatan easy-casual sport yang sedang populer saat ini seperti, jogging, bersepeda atau home workout. Desainnya yang simpel dan fleksibel juga dapat digunakan oleh berbagai kalangan dan usia dalam menjalankan aktivitas formal maupun informal.

“Kami selalu mengeluarkan produk dengan desain yang simpel dan fleksibel, sehingga dapat digunakan oleh siapapun untuk berbagai kegiatan indoor maupun outdoor. Walaupun dengan harga yang berbeda, kami tidak mengurangi kualitas produk sama sekali, semua nya sudah melalui quality control,” tambah Ifa.

Hingga saat ini, NAH Project telah berkolaborasi dengan berbagai brand ataupun content creator, seperti sneakers transparan bertajuk ‘Harumkan Indonesia MonoTranslucent’ hasil kolaborasi dengan Axe Indonesia dan MaknaCreative.

Selain itu, sneakers bertajuk ‘Don’t Keep It To Yourself’ yang menyuarakan kesadaran akan kesehatan mental hasil kolaborasi dengan Kevinswork DKITY milik content creator Kevin Lagona, NAH X EVOS Legendary hasil kolaborasi dengan EVOS Esports dan beberapa creator Indonesia lainnya.

“Tentu ke depannya kami akan mengajak lebih banyak lagi brand atau creator untuk berkolaborasi dalam memajukan sneakers brand lokal,” tuturnya.

Tidak hanya sneakers, pihaknya juga telah mengembangkan bisnis dengan memproduksi clothing dan accessories seperti tote bag dan masker. Pembelian semua produk NAH Project dapat dilakukan secara online dengan mengunjungi website nahproject.com atau Instagram kita di @nah.project.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top