Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Zhong Huijuan, Mantan Guru Kimia yang Menjelma Jadi Ratu Industri Kesehatan

Zhong, 59 tahun, mengepalai Hansoh Pharmaceutical Group, pemasok obat untuk perawatan kanker dan diabetes yang terdaftar di Hong Kong.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  12:32 WIB
Zhong Huijuan
Zhong Huijuan

Bisnis.com, JAKARTA -- Zhong Huijuan, salah satu wanita terkaya di dunia, memimpin daftar orang terkaya di China dalam industri kesehatan berdasarkan daftar yang disusun Forbes China edisi musim panas lalu.

Zhong, 59 tahun, mengepalai Hansoh Pharmaceutical Group, pemasok obat untuk perawatan kanker dan diabetes yang terdaftar di Hong Kong.

Zhong diperkirakan memiliki kekayaan senilai US$20,3 miliar per 13 Oktober, dibandingkan dengan kekayaannya sebesar US$14,6 miliar pada Daftar Miliarder Forbes 2020 yang dirilis pada 18 Maret.

Stok obat, peralatan medis, dan perangkat medis China mengalami penurunan tahun ini, karena pandemi COVID-19 meningkatkan penjualan dan meningkatkan perhatian global pada pemasok utama negara itu.

Zhong, mantan guru kimia, berhenti dari pekerjaannya untuk mendirikan perusahaan farmasi, Hansoh, yang mengkhususkan diri pada obat-obatan psikotropika.

Kekayaannya melonjak tahun lalu ketika perusahaannya, di mana dia adalah pemegang saham mayoritas, go public. Suaminya juga seorang miliarder, karena kekayaannya juga berasal dari sektor farmasi.

Bersama-sama, Zhong dan suaminya, Sun Piaoyang, termasuk di antara keluarga pebisnis farmasi terkaya di dunia.

Zhong lulus dengan gelar sarjana kimia dari Jiangsu Normal University pada Juli 1982 dan mengajar kimia di sekolah menengah Yan'an di Lianyungang pada awal 1990-an, menurut situs All-China Women’s Foundation. Dia mendirikan Hansoh pada tahun 1995.

Perusahaan, yang meneliti dan memproduksi obat untuk enam area terapi utama, melaporkan laba 1,9 miliar yuan pada 2018, meningkat 18% dari tahun sebelumnya, seperti yang ditunjukkan pada prospektus tahun 2019.

Pembuat obat ini mendapatkan hampir setengah dari pendapatannya dari penjualan perawatan kanker.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daftar miliarder tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top