Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dua Kekhawatiran yang Dihadapi Sara Blakely untuk Menjadi Sukses

Sara Blakely memulai perusahaan tersebut pada tahun 1998 dengan hanya US$5.000 yang dia tabung setelah menjual mesin faks dari pintu ke pintu.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 04 November 2020  |  16:30 WIB
Sara Blakely
Sara Blakely

Bisnis.com, JAKARTA -- Sara Blakely membangun Spanx, perusahaan pakaian dalam, menjadi merek bernilai miliaran dolar tanpa latar belakang desain, bisnis, atau manufaktur.

Dilansir melalui CNBC, dia memulai perusahaan tersebut pada tahun 1998 dengan hanya US$5.000 yang dia tabung setelah menjual mesin faks dari pintu ke pintu.

Tetapi lebih dari sekadar modal, Blakely mengatakan bahwa pengalaman menjual mesin faks itu telah memberikan sesuatu yang lain yang penting baginya dan untuk Spanx: bekerja di bagian penjualan mengajari Blakely untuk menawarkan produk kepada orang asing.

Dia mengatakan dia sering mengalami pintu dibanting di wajahnya dan kartu namanya disobek. Itu tidak mudah, tetapi pengalaman tersebut membantunya ketika kemudian mempromosikan Spanx ke pengecer besar.

Kuncinya, menurut Blakely, adalah tidak takut mempermalukan dirinya sendiri.

"Dua hal yang paling ditakuti orang adalah takut gagal dan takut dipermalukan," katanya dalam postingan Instagram tanggal 1 Oktober.

"Saya terus-menerus mengatasi kedua ketakutan ini, sehingga saya bisa menjalani hidup yang saya inginkan bebas dari beban tanpa peduli apa yang orang lain pikirkan tentang saya," tambahnya.

Mengatasi ketakutan ini diperlukan untuk mengejar impian Anda, tulisnya, dan baginya, itu membutuhkan latihan.

Seringkali, Blakely sengaja melakukan hal-hal untuk mempermalukan dirinya sendiri agar rasa takut akan rasa malu dapat dia kalahkan.

Misalnya, dalam postingan tanggal 1 Oktober itu, Blakely menyertakan video dirinya di bandara mendekati orang asing untuk menanyakan apakah mereka akan mengikutinya di Instagram.

“Ketika dipermalukan menjadi tujuan yang kita inginkan, cara kita melihatnya menjadi berubah dan pada akhirnya kita berpikir bahwa pengalaman itu tidak terlalu buruk. Saya selamat," katanya.

Blakely mengatakan dia bahkan harus mempermalukan dirinya sendiri untuk memasukkan Spanx ke Neiman Marcus, pengecer besar pertamanya.

Dia memberi tahu Guy Raz dalam episode "How I Build This" pada tahun 2016, bahwa di tengah pertemuannya dengan perwakilan Neiman Marcus, dia tahu bahwa dia akan kehilangan kesempatan.

Blakely meminta perwakilan tersebut untuk pergi ke kamar mandi bersamanya untuk menunjukkan cara kerja produknya.

“Saya masuk ke dalam bilik dan memakai Spanx di bawah pakaian saya dan keluar. Dan dia menatap saya, dan dia berkata, 'Wow, saya mengerti. Itu brilian.'"

Blakely mengatakan kemampuannya untuk mengambil risiko adalah berkat ayahnya, yang mendorongnya untuk gagal.

“Kami akan duduk bersama di meja makan dan dia akan bertanya, 'Apa kegagalan kalian minggu ini?' Jika kami tidak memiliki apa-apa untuk diberitahukan padanya, dia akan kecewa. Dia tahu banyak orang menjadi lumpuh karena takut gagal," kata Blakely.

Kekayaan Blakely saat ini bernilai US$610 juta, menurut Forbes.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pebisnis tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top