Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Haum, Produk Lokal Perawatan Kulit Bidik Pasar Global

Salah satu strategi yang kini dipersiapkan untuk mencapai pasar global, menurut Fil Kamza CEO & Founder HAUM adalah dengan memfokuskan pertumbuhan pasar di luar Indonesia dengan mengenal lebih dalam potential market di Malaysia, Singapore dan Vietnam untuk memperkenalkan ketujuh produk skincare HAUM ke market yang lebih luas.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 09 Desember 2020  |  15:25 WIB
Haum
Haum

Bisnis.com, JAKARTA - HAUM merek lokal Indonesia yang menyediakan rangkaian produk
perawatan kulit, membidik pasar global pada 2023 mendatang.

Salah satu strategi yang kini dipersiapkan untuk mencapai pasar global, menurut Fil Kamza CEO & Founder HAUM adalah dengan memfokuskan pertumbuhan pasar di luar Indonesia dengan mengenal lebih dalam potential market di Malaysia, Singapore dan Vietnam untuk memperkenalkan ketujuh produk skincare HAUM ke market yang lebih luas.

"Sebenarnya saat ini kita sudah ada existing consumer di luar Indonesia, dan itu yang kini sedang dijajaki lebih lanjut," ujarnya.

Dari segi pemasaran, katanya, HAUM memiliki Toko Official di Market Place, Reseller & Distributor terpercaya yang cukup untuk mendistribusikan produk HAUM di masing masing daerah di Indonesia bahkan di luar Indonesia yakni kawasan Regional Asia. Itulah yang menjadi bekalnya masuk ke pasar global.

Apalagi, lanjutnya, jika produk HAUM secara komposisi tidak kalah bersaing dari produk luar (negeri) dari segi kualitas, kadang orang masih (cukup) skeptis walaupun sebenarnya melihat tren dan jumlah pemakai skincare (laki laki dan perempuan) yang sudah aware dengan perawatan wajah sudah mulai berubah pandangan mengenai fungsi dan kegunaan produk skincare itu sendiri.

Fil juga membagikan kiat bertahan di tengah pandemi dengan terus belajar, berinovasi dan memahami setiap kebutuhan dari konsumen dengan cara sebaik mungkin.

HAUM sendiri berdiri pada 2018, dimulai dari satu produk BEARD ON, ditujukan untuk satu pasar sasaran dengan segmentasi khusus, didistribusikan hanya melalui satu Official Store Marketplace selama satu tahun.

Di awal mula menjalankan bisnis, lanjutnya, yang dilakukan adalah set priority, filter feedback dari internal yang sifatnya destruktif dan konstruktif dan juga membangun trust serta kredibilitas brand lokal.

Fil mengatakan ketika awal mula berbisnis, dia memformulasikan HAUM adalah untuk menjawab kebutuhan pribadi dan orang orang yang sama seperti dirinya, contohnya kebutuhan pria dan penumbuh brewok di Indonesia, dan saya tidak menemukan yang sesuai dengan ekspektasi atau kebutuhan pribadi.

Kemudian berkembang, setelah BEARD ON dikenal luas, mereka memfokuskan ingin menyediakan solusi untuk menjawab kebutuhan spesifik, misalnya yang menginginkan pertumbuhan brewok tebal lebat dan cepat, kami meng create komposisi produk yang dikhususkan untuk brewok dengan bahan aktif Redensyl dan yang biasanya produk brewok berupa minyak atau oil, kami membuat jadi cair (liquid) untuk lebih memudahkan pemakaian, mempercepat penyerapan ke akar rambut, bekerja lebih efektif, dan orang bisa beraktifitas seperti biasa.

"Karena biasanya produk penumbuh brewok selama 2 (dua) tahun lalu semua bentuknya oil dan cream dan tidak nyaman secara pemakaian dan lengket di muka - dari situlah kami memikirkan dari sisi bisnis bagaimana cara untuk dapat lebih sustainable, karena kami tidak bisa mem provide solusi untuk orang - yang kami maksud solusi disini adalah  solusi untuk konsumen, kesejahteraan karyawan, vendor dan semua pihak yang sama sama membangun HAUM, jika secara bisnis kita tidak sustainable," paparnya.

Setelah meluncurkan BEARD ON, rangkaian HAUM skincare series lainnya adalah LCID, ALOECID, HAIR ON, MASK SCRUB, FACE ON & WASH ON. Saat ini produk series HAUM juga telah tersedia di tiga Official Store Marketplace besar serta memiliki jaringan reseller resmi yang siap mendistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis perawatan wajah
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top