Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tokopedia Gandeng UMKM di "Market & Museum at Home"

Menurut Falah Fakhriyah selaku Head of Category Development (Fashion) Tokopedia, inisiatif ini bertujuan untuk mendukung semua pelaku usaha, termasuk perempuan, dalam upaya mempertahankan bisnis di tengah masa pandemi.
Laurensia Felise
Laurensia Felise - Bisnis.com 22 April 2021  |  10:46 WIB
Tokopedia Market and Museum Home
Tokopedia Market and Museum Home

Bisnis.com, JAKARTA - Tokopedia menggandeng sejumlah pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal bersama dengan Market & Museum sebagai upaya untuk meningkatkan adaptasi digital bagi para pelaku usaha.

Menurut Falah Fakhriyah selaku Head of Category Development (Fashion) Tokopedia, inisiatif ini bertujuan untuk mendukung semua pelaku usaha, termasuk perempuan, dalam upaya mempertahankan bisnis di tengah masa pandemi.

Tidak hanya itu, tujuan lainnya adalah untuk mendukung merek lokal dan mempermudah akses produk lokal ke pembeli dan di saat yang sama juga meningkatkan kesadaran akan merek lokal ke masyarakat Indonesia.

Hal ini sendiri terbukti dengan suksesnya penyelenggarakan Market & Museum at Home Vol. 4 yang berlangsung pada Februari 2021 lalu, di mana terdapat peningkatan transaksi dalam platformnya.

"Jumlah transaksi para pegiat usaha lokal meningkat tiga kali lipat jika dibandingkan dengan kegiatan online Market & Museum pertama pada Juni 2020 lalu," ujar Falah.

Sementara itu, kerja sama ini juga merupakan upaya dari pendiri Market & Museum, Namira Syarfuan dan Sara Tirtohadiguno untuk membantu berbagai bisnis lokal di dalam komunitasnya serta akibat penundaan berbagai acara offline.

“Situasi pandemi menjadi peluang bagi pegiat usaha lokal untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi memastikan bisnis tetap berjalan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi seperti Tokopedia. Ini merupakan kelima kalinya kami berkolaborasi dengan Tokopedia,” kata Namira.

Penyelenggaraan Market & Museum at Home ini merupakan yang kelima kalinya sejak acara perdananya yang diselenggarakan pada Juni 2020 dan melibatkan setidaknya 130 pegiat usaha lokal dari seluruh Indonesia.

Para pegiat ini bergerak di berbagai bidang yang bervariasi dari fashion dan aksesoris hingga makanan yang telah dipilih berdasarkan berbagai faktor dalam kurasi, di antaranya brand profile, lookbook, brand identity, dan daftar harga. Menurut Namira, hal ini dilakukan agar usaha yang diikutkan di dalam Market & Museum at Home sesuai dengan target pasarnya.

Market & Museum at Home Vol. 5 akan diselenggarakan selama 23-27 April 2021 melalui platform aplikasi Tokopedia, di mana di dalam acara ini akan ada berbagai produk eksklusif dari berbagai pegiat usaha lokal serta berbagai promosi yang bisa didapatkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm tokopedia
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top