Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bisnis Budidaya Ikan Meningkat dengan Memanfaatkan Teknologi

Dari hal tersebut, inovasi teknologi dapat membantu perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya lebih lagi.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 19 Oktober 2021  |  17:35 WIB
Ilustrasi budidaya ikan
Ilustrasi budidaya ikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemanfaatan teknologi dapat membantu para Budidaya ikan dan pengusaha untuk berkembang dan bertumbuh lebih luas.

Salah satunya dalam permasalahan yang dialami Mustakim, pembudidaya ikan patin dari Tulungagung mengatakan bahwa permasalahan tingginya biaya produksi telah dialami sejak 1996.

Dalam kondisi tersebut, para pembudidaya tidak memiliki pilihan lain kecuali menjual ikan dengan harga yang ditentukan sepihak oleh pembeli.

Namun, kini sebanyak 18.000 pembudidaya ikan telah bergabung dalam ekosistem eFishery, dengan mengenal beragam teknologi akuakultur.

Para pembudidaya ikan kini dapat memanfaatkan mesin pemberi pakan ikan otomatis yang dikontrol melalui ponsel mereka, mengatur jadwal pemberian pakan dengan jumlah yang sesuai dan memantau pengeluaran pakan setiap harinya.

Selain itu, pembudidaya juga dapat mendapatkan berbagai merk pakan sesuai dengan kebutuhannya dan dengan harga yang kompetitif. Pihak eFishery juga memberikan fitur eFisheryKabayan (Kasih Bayar Nanti) untuk menyediakan opsi pembayaran dengan sistem tempo.

Dengan pemanfaatan teknologi ini, maka Mustakim dalam 2 tahun terakhir dapat menambah jumlah kolam budidayanya menjadi 35 kolam dari 15 kolam patin. Selain itu, hasil panen juga mampu mencapai 10-15 ton ikan patin dari yang sebelumnya berkisar 5 ton per bulannya.

Selain itu, penjualan agen ikan yang dikelola Basori, juga dapat menambahkan bisnisnya ke Kediri dan Blitar dalam 4 tahun terakhir dengan memanfaatkan teknologi dalam bisnisnya.

Basori mencatat bahwa perusahannya mampu memasok 70 hingga 150 ton pakan per bulan ke tiga kota. Pasokan ini meningkat secara signifikan dibandingkan dengan catatan 4 tahun yang lalu. Yakni berkisar 25 hingga 35 ton per bulan.

Dari hal tersebut, inovasi teknologi dapat membantu perusahaan untuk mengembangkan bisnisnya lebih lagi.

Selain itu, Kepala Perwakilan FAO Indonesia Rajendra Aryal menunjukan bahwa inovasi teknologi dan digitalisasi seperti e-agriculture mampu membantu petani dan konsumen mengatasi masalah kerawanan, dalam pertemuan virtual ketika merayakan hari pangan sedunia (13/09/21).

Gibran Huzaifah, Co-founder dan CEO eFishery juga mengatakan bahwa dirinya mempercayai penerapan teknologi yakni dalam industri akuakultur.

“Kami percaya dengan penerapan teknologi akan membawa dampak positif, begitupun di industri akuakultur yang menjadi fokus kami.” Ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan budidaya ikan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top