Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi di E-Commerce Naik, Pengaruhi Bisnis Logistik

Peningkatan belanja online sangat berpengaruh positif dan signifikan. Hal ini dikarenakan proses yang lebih mudah dan cepat, sehingga pihak ketiga (pengelola platform belanja online) semakin berkonsentrasi kepada kepuasan pelanggan
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 17 November 2021  |  16:24 WIB
Ilustrasi kegiatan logistik - Reuters/Noah Berger
Ilustrasi kegiatan logistik - Reuters/Noah Berger

Bisnis.com, JAKARTA - Peningkatan belanja secara daring melalui e-commerce dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja bisnis logistik dan jasa pengiriman. 

Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan mengatakan bahwa distribusi komoditas mengalami peningkatan sebesar 70 persen di masa pandemi dengan posisi angkutan barang yakni sebanyak 35,8 juta. 

Selain itu, berdasarkan data dari Bank Indonesia, pada tahun ini transaksi e-commerce diproyeksikan dapat menembus sebesar Rp395 triliun yakni naik dibandingkan tahun 2020 yang mencapai Rp266,3 triliun. 

"Peningkatan belanja online sangat berpengaruh positif dan signifikan. Hal ini dikarenakan proses yang lebih mudah dan cepat, sehingga pihak ketiga (pengelola platform belanja online) semakin berkonsentrasi kepada kepuasan pelanggan," kata Indra Buana, Selaku CEO Perigi Logistics (15/11/2021). 

Hal ini juga menimbang dari melandainya kasus Covid-19 dan upaya dari pemerintah dalam mengejar target vaksinasi sebesar 70 persen pada akhir 2021. 

Indra Buana mengatakan bahwa dari lini bisnis yang dijalankan, kontribusi terbesar berasal dari bisnis pergudangan dan e-commerce dengan kontribusi sebesar 60 persen.

Selain itu, dirinya juga memproyeksikan bahwa pada tahun mendatang maka produk ramah lingkungan dan makanan beku yang terbuat dari bahan organik akan mengalami peningkatan. Peri Logistics kini telah melakukan kemitraan bersama dengan PT Central Proteina Prima Tbk (CP Prima) yang pada Kamis (11/11/2021) dengan melakukan ekspor perdana  pakan hewan peliharaan ke Brunei Darussalam bernilai USD10.000 dengan volume 10 ton.

Selain itu, Indra juga mengatakan bahwa Peri Logistics menjalin kerjasama dengan PT Kaldu Sari Nabati (Nabati Snack). Kerjasama tersebut dalam hal transportasi dari distribusi pusat hingga ke beberapa daerah di Jawa Barat dan Sumatera. 

Peri Logistics kemudian juga bermitra dengan PT. KLIN Indonesia. PT KLIN sendiri merupakan salah satu perusahaan pionir dalam pengolahan limbah B3 di Jembrana, Bali. 

Untuk menyikapi persaingan yang ketat, Peri Logistics akan mengedepankan aspek kepuasan pelanggan dan komunikasi dua arah. Peri Logistics juga akan mendalami lebih lagi karakteristik perusahaan sendiri untuk memudahkan penjualan dan mencari mitra usaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top