Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trik Pengusaha Berusia 60 Tahun Ini Gaet Klien dengan Manfaatkan Tiktok

Dirinya meluncurkan Muthership Productions pada tahun 2012 untuk membuat konten video untuk iklan TV dan iklan digital untuk merek terkenal seperti Blistex, Sensodyne, Alumni NFL, dan Odor-Eaters.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 23 November 2021  |  14:44 WIB
Logo aplikasi media sosial TikTok yang dikelola oleh ByteDance. - Bloomberg/Brent Lewin
Logo aplikasi media sosial TikTok yang dikelola oleh ByteDance. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA - Helen Polise merupakan seseorang yang berusia 60 tahun, pemilik dan direktur Muthership Productions yang mendapatkan keuntungan dengan memperoleh klien dan menjual layanannya.

Dirinya meluncurkan Muthership Productions pada tahun 2012 untuk membuat konten video untuk iklan TV dan iklan digital untuk merek terkenal seperti Blistex, Sensodyne, Alumni NFL, dan Odor-Eaters.

Ketika pandemi, produksi menjadi terhenti dan kemudian dirinya meluncur ke Tiktok. Jika selama karirnya dia berada di belakang layar, kini dirinya menempatkan di depan layar.

Dalam Tiktok, dirinya membuat video dance, membuat demo, dan hal apapun yang menginspirasi dirinya. Pada Agustus lalu, dirinya mendapatkan 150 ribu views dan membuat dirinya ‘ketagihan’ dalam platform ini.

Polise kemudian melihat bahwa pengikutnya mulai bertanya mengenai cara membuat Tiktok tertentu. Kemudian dirinya memposting sebuah tutorial. Polise mendemonstrasikan salah satu efek favoritnya yakni stop-motion Tiktok. Hasilnya dirinya mendapatkan 3 juta views.

Kemudian Polise mulai secara konsisten untuk memposting tutorial mengenai tren baru, tips dalam membuat film dan tips dalam mengedit. Dirinya mencap sebagai “guru Tiktok”.

Akun Polise bertumbuh dari 30.000 pengikut hingga kini menjadi hampir 500.000 pengikut. Dirinya meluncurkan "TikTok with Confidence @themuthership," pada bulan Agustus dengan biaya $15 di Teachable, yang mencakup dasar-dasar Tiktok.

Polise mengumumkan kelas tersebut secara live dan langsung dibanjiri pelanggan. Kini dirinya menggunakan fitur Live tiga kali seminggu untuk tetap berhubungan dengan audiens, menjawab pertanyaan, dan mempromosikan kursus.

Dalam tiga bulan terakhir, saya telah memperoleh lebih dari US$5000 dollar atau Rp71 juta dari kursus “TikTok with Confidence”, dengan 500 kursus terjual dan lebih dari US$7000 atau Rp99,8 juta dalam konsultasi pribadi dan kolaborasi merek, yang Polise terima hanya jika selaras dengan kontennya.

Selain itu, Alive Ventures juga menghubungi dirinya untuk menjalankan proyeknya. Dirinya bergabung sebagai bagian dari program Entrepreneur in Residence dengan bekerja untuk merancang dan mengembangkan usaha baru yang memanfaatkan direktur komersial dan pengalaman media sosialnya.

Kini, Tiktok bukan menjadi pekerjaan penuh bagi Polise, namun menjadi outlet kreatif yang dengan cepat menjadi bagian dari visi yang lebih besar dengan kemitraan dan peluang bisnis baru.

“Selalu berusaha untuk menambah nilai dengan konten Anda. Siapa pun dapat menawarkan produk, tetapi ketika Anda memiliki pendekatan memberi, Anda meningkatkan minat dan kemungkinan membangun pengikut yang setia.” Ucapnya yang dilansir Business Insider.

Dirinya juga menyarankan untuk langsung memberikan pesan Anda di detik-detik awal untuk menarik perhatian audiens. Kemudian, dirinya juga sesekali menikmati memposting konten yang memang menjaring engagement yang lebih rendah, untuk kesenangan pribadi dan menjadi bagian terbaik dalam pengalamannya di Tiktok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis TikTok
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top