Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menciptakan Budaya Rasa Memiliki pada Perusahaan Anda

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menumbuhkan rasa memiliki di antara karyawan
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  18:56 WIB
Ilustrasi entrepreneur
Ilustrasi entrepreneur

Bisnis.com, JAKARTA - Budaya kepemilikan yang sukses adalah sebuah budaya dimana karyawan dapat memutuskan setiap keputusan seolah-olah seperti pemilik perusahaan. 

Dalam menciptakan budaya ini, tentunya cukup sulit untuk dilakukan. Namun terdapat beberapa cara untuk Anda, dalam menumbuhkan rasa memiliki di antara karyawan. 

Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menumbuhkan rasa memiliki di antara karyawan, yang dilansir dari Entrepreneur. 

1. Perkuat tujuan perusahaan

Pastikan setiap karyawan dapat menjawab pertanyaan tujuan perusahaan Anda. Dengan ini, maka Anda dapat sepenuhnya memahami kecocokan mereka dengan perusahaan dan bagaimana mereka dapat berkontribusi pada tujuan yang lebih tinggi.

Dengan penguatan berkelanjutan, karyawan akan mulai menyelaraskan tujuan mereka dengan tujuan perusahaan dan membangun pola pikir di dalam perusahaan. Hal ini dapat menanamkan rasa memiliki pada karyawan dengan memberikan makna pada semua yang mereka kerjakan. 

2. Mendorong karyawan untuk mengelola

Salah satu bagian studi tersulit dalam menciptakan budaya kepemilikan adalah kepemilikan tidak dapat diberikan, namun karyawan harus bersedia untuk maju dan mengambilnya. 

Komunikasi terbuka antara manajer dan bawahan secara langsung dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong karyawan untuk mengelola.

Dengan mengelola maka juga berarti berkomunikasi ketika sesuatu mungkin tidak berjalan dengan baik.  Berbagai rintangan juga perlu dibagikan dengan tim yang lebih luas, karena hal ini dapat berdampak bagi mereka. 

3. Bangunlah fondasi kepercayaan

Memiliki kepentingan dalam sebuah organisasi dan kesuksesannya tidak hanya berasal dari kepercayaan pada perusahaan dan tujuannya, tetapi juga pada orang-orang di baliknya. Satu-satunya hal terpenting untuk membangun tim yang kohesif di tempat kerja adalah kepercayaan.

Salah satu hal yang paling sederhana dalam membangun kepercayaan dalam suatu organisasi adalah menjadi manusia. Hal ini dengan menunjukan emosi dan terhubung dengan orang lain pada tingkat yang lebih pribadi. 

4. Berikan tujuan yang jelas, namun berikan kebebasan dalam mencapainya

Pemahaman yang jelas tentang apa yang diharapkan di antara tim, tanpa mendikte cara penyampaiannya dapat memberi otonomi kepada orang untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cara mereka, namun tetap memberikan hasil. 

Mungkin terdapat beberapa orang yang membutuhkan bantuan preskriptif dikarenakan mereka belum pernah melakukan tugas sebelumnya. Dalam kasus ini, yang terbaik adalah menawarkan beberapa opsi cara karyawan dapat mencapai tujuan akhir, sehingga mereka dapat melihat sendiri cara mana yang paling berhasil dan terus berkembang disaat mereka belajar. 

Dalam membangun budaya kepemilikan dalam organisasi, maka dapat menjadi tantangan karena hal ini menjadi sesuatu yang harus diikuti oleh setiap orang. 

Dengan membantu karyawan memahami tempat dimana mereka cocok, maka mereka akan memberikan dampak dan merasa lebih memiliki atas apa yang mereka lakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top