Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Serra Ohee, Pemilik Reymay Art dengan Keuntungan Hingga Puluhan Juta Per Bulan

Pemasaran Reymay Art dilakukan secara online seperti melalui website, Instagram, dan Whatsapp. Ada juga penjualan secara offline seperti kerjasama di toko oleh-
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  15:22 WIB
Serra Ohee, Pemilik Reymay Art dengan Keuntungan Hingga Puluhan Juta Per Bulan
Serra Ohee dan Perjalanan Berdirinya Bisnis Reymay Art

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam satu dekade terakhir, pariwisata di Pulau Papua berkembang dengan signifikan. Mulai dari destinasi wisata alam hingga berbagai macam kebudayaan.

Di samping keelokan alam dan berbagai tradisi. Ternyata, ada satu lagi potensi pendukung pariwisata Papua yaitu kerajinan tradisional berupa khombow, sebuah lukisan kulit kayu yang berasal dari Kampung Asei Besar, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.

Keterampilan melukis di atas kayu ini memang telah dilakukan secara turun temurun sejak nenek moyang mereka dan tidak sembarangan orang bisa melakukannya.

Adapun salah seorang anak muda yang jeli dalam membaca peluang bisnis ialah Serra Ohee.

Berbekal bakat yang dia miliki serta strategi pemasaran yang apik, membuat produk Khombow diminati oleh banyak publik dan terjual secara laris manis.

Dari hasilnya tersebut, dia pun mampu meraup keuntungan mencapai puluhan juta atas inovasi yang dibuatnya.

Lantas siapa sebenarnya sosok Serra Ohee ini? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.

Profil Serra Ohee dan Perjalanan Berdirinya Bisnis Reymay Art

Serra Ohee, 24 tahun, adalah wanita asli Kampung Asei yang juga merupakan pemilik dari Reymay Art yang didirikannya pada tahun 2020.

Meski kini, Serra bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Bupati Jayapura. Tapi dia tetap menjalankan bisnisnya yang berfokus pada pemroduksian dan penjualan aksesoris dan tas premium yang terbuat dari kulit pohon Khombow, bahan tradisional yang digunakan oleh pengrajin dari Sentani, Jayapura.

Berbicara soal awal mula bisnisnya. Serra berkata bahwa idenya ini telah ada sejak 2016 lalu. Di mana, ketika dia berkuliah di Malang, banyak temannya terkesan dengan keunikan tas dari kulit kayu kombou bermotif suku di Sentani yang dikerjakan oleh keluarganya.

Lalu, setelah kejadian tersebut, saat itulah Serra melihat ada peluang yang bisa diambilnya.

Selepas menyelesaikan kuliah akuntansi di Politeknik Negeri Malang, Jawa Timur pada 2019, dia pun pulang ke kampung halamannya guna mewujudkan ide yang sudah lama dia simpan.

Serra sendiri mewarisi keahlian ini dari keluarganya, yang mewariskan keterampilan kesenian Khombow dari generasi ke generasi dan terus mengajar anak muda tentang cara melestarikan polanya yang indah ini.

Serra mengakui sejak awal dirinya punya ambisi mengenalkan tradisi seni lukis di atas kulit kayu.

Namun, mengingat segmentasi pasar atas seni lukis tradisional ini terbatas, membuat dirinya berpikir ulang terkait strategi bagaimana cara membuat produk ini diterima oleh pasar yang lebih luas.

Akhirnya, dia menemukan suatu pembeda agar lebih mudah diterima oleh publik.

Apabila semasa orangtuanya hanya menjual lukisan di atas kulit kayu ke turis. Sementara saat ini, Serra membawa seni lukis tersebut ke suatu medium yang lebih luwes, yakni mengadopsi motif Khombow dengan menggunakan berbagai produk fashion, seperti tas, pouch, tas jinjing, topi hingga bingkai gambar.

Hasil penelusuran Bisnis menemukan melalui akun Instagram Reymay Art, bahwa ada total lima motif yang dipunya. Tapi ada tiga yang paling terkenal, yaitu Yonikhy artinya kekuatan, Ayemehele artinya kemakmuran, Fouw artinya kesatuan, dan persatuan.

Pemasaran Reymay Art dilakukan secara online seperti melalui website, Instagram, dan Whatsapp. Ada juga penjualan secara offline seperti kerjasama di toko oleh-oleh di Jayapura.

Sesekali, dia pun mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah untuk menggelar dagangannya di festival-festival budaya seperti Festival Danau Sentani.

Melansir dari akun Instagram @reymay.art, penjualan kerajinan tangan di Reymay Art tergantung pesanan.

Terkait omzet, berdasarkan beberapa sumber menyebutkan bahwa dari hasil penjualan kerajinan ini, dia bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp20 juta per bulannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokoh bisnis pengusaha kecil umkm
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top