Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dorong UMKM Naik Kelas, Inspigo Hadirkan Podcast Kupas Bisnis ala Aviliani

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM mencapai 64,19 juta pada 2021. UMKM berkontribusi 61,97 persen terhadap PDB.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 14 September 2022  |  14:15 WIB
Dorong UMKM Naik Kelas, Inspigo Hadirkan Podcast Kupas Bisnis ala Aviliani
Ilustrasi UMKM - surakarta.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Inspigo Inovasi Indonesia berkolaborasi dengan ekonom senior meluncurkan podcast bertajuk 'Kupas Bisnis ala Aviliani' season kedua.

Aviliani mengatakan podcast ini diadakan demi mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) RI naik kelas. Menurutnya, UMKM memegang peran penting di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM mencapai 64,19 juta pada 2021. Sejauh ini, UMKM berkontribusi 61,97 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau senilai Rp8,57 triliun atau sebesar 61,97 persen. 

Dari sisi tenaga kerja, terserap 97 persen dari total tenaga kerja pada tahun 2022 dan dapat menghimpun sampai 60,4 psrsen dari total investasi.

Namun demikian, masih banyak UMKM yang belum naik kelas. Bahkan, sebagian besar pengusaha mikro belum berkembang sampai sekarang.

“Padahal di negara lain peran UMKM cukup besar sebagai global value chain dan menjadi bagian besar devisa negara,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (14/9/2022).

Oleh karena itu, Aviliani mengatakan perlu peran dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar UMKM naik kelas. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mendorong kemitraan dengan UMKM.

Dengan podcast ini, pengusaha bisa saling belajar, memotivasi, dan memahami cara berbisnis. Hal ini akan membuat pelaku UMKM bisa berkembang.

Adapun Kupas Bisnis ala Aviliani season 2 ini terdiri dari lima episode dan sudah bisa didengarkan sejak 5 September 2022 lalu. Dalam season ini, Aviliani mewawancarai sebanyak lima UMKM yang unik dan memiliki kemampuan yang dapat dipelajari.

“Di tengah kondisi global yang belum membaik, pemerintah memberlakukan agar instansi pemerintah dan BUMN membeli produk UMKM. Ini merupakan langkah positif untuk menggerakan pasar domestik. Tinggal bagaimana pelaku UMKM terus meningkatkan mutu dan selalu berinovasi sehingga pasarnya semakin besar,” tutur Aviliani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm
Editor : Yanita Petriella
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top