Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Profil Pierre Omidyar, Pendiri eBay dengan kekayaan Rp129 Triliun

Tangan dingin Pierre Omidyar berhasil membuat eBay menjadi e-commerse terbesar di dunia. Ini profil sang pendiri eBay, Pierre Omidyar.
Profil Pierre Omidyar, Pendiri eBay dengan kekayaan Rp129 triliun / Forbes
Profil Pierre Omidyar, Pendiri eBay dengan kekayaan Rp129 triliun / Forbes

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan e-commerce eBay Inc. sukses mencetak pendapatan gemilang pada kuartal I/2023. eBay mencatatkan pendapatan sebesar US$2,51 miliar atau setara dengan Rp37 triliun atau melampaui proyeksi analis sebesar US$2,48 miliar kuartal I/2023 dan tumbuh 1 persen (year-on-year/yoy).

Kesuksesan eBay tersebut tak lepas dari tangan dingin sang pendiri Pierre Omidyar. Dia sukses menjadikan eBay menjadi salah satu perusahaan e-commerce terbesar di dunia. 

Melansir dari Forbes (27/4/2023) diketahui bahwa kekayaan Omidyar sendiri sebesar US$8,8 miliar atau setara dengan Rp129 triliun. Tak hanya itu, dirinya masuk dalam daftar Billionaires urutan ke-223 pada tahun 2023, dan masuk dalam Forbes 400 di tahun 2022 dalam urutan ke-65. 

Omidyar kini yang berkewarganegaraan Amerika Serikat tersebut diketahui memiliki sumber kekayaan dari EBay, Paypal, dan Self-Made. Dirinya tinggal di Honolulu, Hawaii dan telah menikah serta memiliki tiga anak. 

Banyak hal yang telah dilalui oleh Omidyar dalam memperoleh kesuksesan. Namun, awal mula mendirikan eBay sendiri tercipta dari rasa kegemarannya di bidang komputer, mengumpulkan dana untuk memgembangkan situsnya lagi, hingga kini nama eBay telah familiar di seluruh dunia. 

Kehidupan Awal dan Pendidikan Omidyar

Pierre Morad Omidyar lahir pada tanggal 21 Juni 1967, di Paris, Prancis, dari orang tua keturunan Iran. Pierre pindah ke Maryland bersama dengan keluarganya, ketika ayahnya yang seorang dokter memulai residensinya di Pusat Medis Universitas Johns Hopkins.

Pierre sendiri mulai menyukai dengan komputer ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Setelah lulus SMA, Pierre kemudian menempuh pendidikannya di Universitas Tufts dan meraih gelarnya di bidang ilmu komputer pada 1988. 

Setelah lulus, Pierre kemudian bekerja untuk anak perusahaan Apple Computer yakni Claris. Pierre mengembangkan perangkat lunak untuk Macintosh. 

Pada 1991 Pierre kemudian mendirikan Ink Development Corp. bersama tiga temannya. Diketahui bahwa perusahaan tersebut memasukan segmen belanja internet yang kemudian berganti nama menjadi eShop Inc. Omidyar sendiri bekerja sebagai insinyur perangkat lunak untuk eShop hingga akhir 1994.

Pada tahun yang sama, Omidyar menjadi insinyur layanan pengembang untuk General Magic, yakni sebuah perusahaan platform komunikasi seluler. Setelah itu pada tahun 1996 eShop dijual ke Microsoft. Namun, Omidyar tetap tertarik dengan dengan tantangan teknis perdagangan online.

Cikal Bakal EBay

Omidyar yang telah penasaran dengan masalah teknis pendirian tempat lelang online dan barang-barang koleksi secara langsung, mendorong dirinya membuat purwarupa sederhana di laman pribadinya.

Akhirnya pada 1995, Omidyar meluncurkan layanan daring bernama Auction Web yang menjadi cikal bakal eBay. Auction Web sendiri lahir sebagai kepemilikan perseorangan dan item pertama yang dijual di situs tersebut adalah penunjuk laser yang rusak. 

Diluar dugaan, produk dalam kondisi rusak tersebut dapat terjual. Bahkan, pembeli tersebut meyakinkan Omidyar bahwa dirinya memang sengaja mengumpulkan penunjuk laser yang rusak. Setelahnya, bisnis tersebut menjadi meledak ketika para koresponden mulai mendaftarkan barang dagangan dari jenis yang tak terbayangkan.

Dari biaya yang kecil dari penjualan, Omidyar mengumpulkan dana tersebut untuk mengembangkan situsnya. Hingga di satu titik pendapatannya melampaui gaji di General Magic, Omidyar kemudian memutuskan untuk mendedikasikan perhatian penuhnya pada perusahaan barunya.

Bisnisnya kemudian berkembang dari mulut ke mulut dan Auction Web yang menambahkan forum umpan balik, memungkinkan pembeli dan penjual untuk saling menilai kejujuran dan keandalan.

Dari barang koleksi, situs tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai macam barang yang dapat dijual. Hal tersebut termasuk seperti furnitur, elektronik, peralatan rumah tangga, mobil, dan kendaraan lainnya.

Perkembangan Auction Web kemudian kian bertumbuh. Pada 1996 Omidyar menandatangani kesepakatan lisensi untuk menawarkan tiket secara online dan menyelenggarakan 250 ribu lelang, lalu pada 1887 menampung 2 juta lelang hingga eBay dapat menyelenggarakan hampir 800 ribu lelang setiap harinya. 

Pada 1997, Omidyar kemudian mengubah nama perusahaannya menjadi eBay. Omidyar kemudian mengiklankan layanan tersebut secara agresif, hingga harga sahamnya pada tahun 2022 tiga kali lipat pada hari pertama perdagangan dan Omidyar menjadi miliarder dalam semalam. 

Dalam membangun perusahaan, tentu terdapat rintangan yang harus dihadapi. Pada 1999, eBay beberapa kali mengalami gangguan layanan, salah satunya berlangsung selama 22 jam. 

Menghadapi hal tersebut, Omidyar kemudian bergerak cepat untuk mendapatkan kembali kepercayaan. Perusahaan kemudian membuat 10.000 panggilan telepon ke pengguna teratas untuk meminta maaf atas gangguan tersebut dan meyakinkan pelanggan bahwa perusahaan tetap menjaga situs tetap aktif dan berjalan di masa mendatang. 

Pada 2022, eBay kemudian mengakuisisi PayPal dan menarik banyak penjual untuk menggunakan layanan tersebut. Pada saat yang sama, eBay mendiversifikasi layanannya yang memungkinkan penjual untuk terlibat dalam penjualan harga tetap, penawaran terbaik serta lelang konvensional. 

eBay Saat Ini

Baru-baru ini perusahaan eBay mencatatkan pendapatan yang tumbuh positif pada kuartal I/2023. EBay mendapatkan pendapatan sebesar US$2,51 miliar atau setara dengan Rp37 triliun. 

Pendapatan yang diperoleh dari perusahaan sendiri melebihi perkiraan dari analis. Bahkan saham eBay juga naik hampir 5 persen dalam sepanjang tahun ini dimana sebelumnya turun sebanyak 38 persen pada tahun 2022. 

Bahkan bukan hanya itu, pada pernyataan perusahaan pada hari Rabu (26/4) perusahaan memperkirakan pendapatan pada kuartal II/2023 mencapai US$2,47 hingga US$2,54 miliar atau setara dengan Rp37,5 triliun. 

Perkembangan ini kemudian membuktikan bahwa upaya perusahaan untuk meningkatkan penjualan setelah kemerosotan pasca-pandemi dapat membuahkan hasil. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper