Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Profil 3 Bisnis Reparasi Sepatu dan Tas yang Populer

Peluang bisnis reparasi sepatu dan tas yang berkembang menjadi bisnis menjanjikan
Stop N Go/stopngo
Stop N Go/stopngo

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis reparasi sepatu dan tas menjadi peluang yang menjanjikan di tanah air.

Hal ini karena banyak orang yang memiliki memperbaiki tas dan sepatunya ketimbang membeli yang baru.

Alasannya bisa karena ingin hemat, atau juga produk yang dimiliki merupakan barang kesayangan atau limited edition alias rare.

Jika dulu mungkin Anda sering melihat tukang sol sepatu berkeliling ke rumah-rumah, bisnis reparasi sepatu inipun dilirik beberapa pengusaha yang membawa bisnisnya lebih naik kelas.

Berikut 3 bisnis reparasi tas dan sepatu yang populer di tanah air

1. Stop'N'Go

Stop'N'Go adalah pionir jasa reparasi sepatu cepat di Indonesia yang didirikan oleh Surya Gumulya pada tahun 1989.

Mereka memiliki konter di pusat-pusat perbelanjaan besar sehingga pelanggan dapat dengan nyaman meninggalkan barang di konter kami dan berbelanja sambil menunggu sepatunya diperbaiki.

Selain reparasi, di tempat ini juga tersedia cleaning, recoloring, duplikasi kunci, grafir tag serta produk perawatan sepatu dan tas.

Saat ini stop n Go telah memiliki 20 gerai yang berada di mal. Dimana 13 berada di Jakarta, kemudian di Tangerang, Surabaya, Malang dan Makasar.

Dikutip dari laman resminya, mereka telah mereparasi 60.000 tas per tahun, 120.000 sepatu per tahun, dan epatu
20.000 koper per tahun.

2. Captain Fix

Captain Fix beroperasi sejak 2008 dengan pertama dibuka di Mall Ambassador dengan tim yang hanya berjumlah 10 orang.

Lokasi pertama yang dekat dengan perkantoran dan apartemen dengan sangat tepat telah berhasil menggambarkan segmentasi pasar yang Captain Fix bidik.

Customer dari apartemen dan perkantoran ternyata sangat membutuhkan layanan Captain Fix. Setelah enam bulan berjalan, Captain Fix mulai membuka cabangnya di Kemang karena merasa ada kebutuhan untuk membuka cabang yang dekat dengan tempat tinggal expatriate.

Kini Captain Fix tersebar di Mall Ambasador, Kemang, Cibubur, Arteri Pondok Indah, dan Bintaro, dengan posisi Head Office berada di Cibubur.

Dan mulai tahun 2014 Captain Fix telah memulai kerja samanya dengan beberapa perusahaan besar – seperti salah satunya Maskapai Garuda Indonesia. Pada tahun tersebut juga Captain Fix mulai melebarkan sayap dengan melayani pick up and delivery khusus layanan pembuatan sarung koper untuk wilayah Jabodetabek.

3. Laba-laba

Laba-laba semula bernama De Spin didirikan oleh Jap A. Ten pada tahun 1898. Toko ini, memiliki spesialisasi dalam kerajinan kulit dan modifikasi.

Layanan Penyamakan Kulit dari De Spin memproses kulit hewan menjadi kulit terapan dan juga memelihara hewan mati seperti burung dan harimau.

Seiring dengan berjalannya waktu dan regulasi pemerintah maka nama toko De Spin menjadi Laba-Laba. Arti dari nama De Spin yang sesungguhnya tetap dipertahankan dan Laba-Laba sebagai permulaan sebuah babak baru

Simbol laba-laba menggambarkan kekuatan dan ketekunan bahkan dalam kondisi yang sulit sekalipun.

Melalui akuisisi bisnis lokal, Laba-Laba menambahkan reparasi sofa yang berkualitas ke dalam penawaran layanan pada 2006 lalu.

Dikutip dari laman resminya, lebih dari 100 item yang diperbaiki setiap hari Karena teknologi yang ditingkatkan dan metode yang efisien, Laba-Laba telah memperbaiki lebih dari 110 item per hari dan sekitar 40,000 item diperbaiki per tahun.
 
Saat ini, Laba-laba memiliki lima cabang yang tersebar di Jakarta, Depok dan Tangerang.
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper