Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Universitas Ciputra kembali telurkan 288 entrepreneur muda

SURABAYA: Ratusan entrepreneur muda siap meramaikan dunia usaha Indonesia. Hari ini Universitas Ciputra Surabaya mewisuda 288 wisudawan dari enam program studi.Rektor UC Tony Antonio menyatakan dari seluruh wisudawan dalam wisuda ke-2 UC ini, terdapat
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 September 2011  |  13:08 WIB

SURABAYA: Ratusan entrepreneur muda siap meramaikan dunia usaha Indonesia. Hari ini Universitas Ciputra Surabaya mewisuda 288 wisudawan dari enam program studi.Rektor UC Tony Antonio menyatakan dari seluruh wisudawan dalam wisuda ke-2 UC ini, terdapat 159 mahasiwa yang terus mengembangkan usaha mereka. Sebagian menempuh jalur intrapeneurship dan sebagian lainnya memilih untuk studi lanjut."Jika digabung, omzet mereka dalam sebulan bisa mencapai kurang lebih Rp4,5 miliar," katanya dalam sambutan, hari ini.102 wisudawan berasal dari program studi Manajemen Bisnis Internasional, 51 orang dari Manajemen Pariwisata dan Hotel, 38 lulusan Teknologi Informasi, 38 dar Arsitektur Interior, 44 lulusan Desain Komunikasi Visual, dan 15 orang dari program studi Psikologi.Saifullah Yusuf, wakil Gubernur Jawa Timur yang turut hadir dalam prosesi wisuda tersebut mengaku bangga UC memilih jalan yang berbeda dari universitas kebanyakan dengan menghadirkan calon-calon pengusaha kelas dunia."Jika semua sumber daya yang kita miliki dimanfaatkan secara maksimal oleh mereka, maka kesejahteraan bangsa akan ikut terpacu," ungkapnya.Pria yang akrab disapa "Gus Ipul" itu kemudian menambahkan bahwa jumlah entrepeneur di Jawa Timur masih sangat kurang, dibawah 1% dari jumlah penduduk provinsi itu. Padahal, lanjutnya, yang ideal jumlah entrepeneur itu 2% dari jumlah seluruh penduduk Indonesia.Ciputra, pendiri UC menyatakan sekarang saatnya bagi Indonesia untuk mengagas abad entrepeneur, bukan lagi abad kebangkitan bangsa."Ke depan kita tidak lagi mengirim Tenaga Kerja tidak berpendidikan ke luar negeri. Kita akan dibanjiri entrepeneur, orang-orang yang bisa menciptakan pekerjaan dan bisa merubah dirinya sendiri," katanya.Selama ini, tambahnya, kendala yang kerap dihadapi para entrepeneur Indonesia  adalah pola pikir, nilai, dan budaya yang berlawanan dengan prinsip entrepeneur."Hal itu yang harus kita rubah, bukan sekedar menyalahkan situasi jika kita gagal," tuturnya. Menurutnya, Indonesia saat ini berada dalam fase yang luar biasa, sehingga dalam 25 tahun, jumlah entrepeneur di Indonesia akan mencapai 2% dari total jumlah penduduk.Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarifuddin Hasan dalam sambutaanya di prosesi wisuda tersebut menyatakan dalam 45 tahun mendatang, dunia akan dipenuhi entrepeneur-entrepeneur dari Indonesia seiring berbagai kesempatan yang terus muncul."Pemerintah juga terus berusaha menciptakan kesempatan-kesempatan itu, kendati masih banyak hal yang perlu diperbaiki," ujarnya. Syarifuddin menambahkan saat ini terdapat 53,8 juta unit usaha di Indonesia, namun hanya 0,01% yang berskala nasional, sisanya UKM."Namun, saya yakin UKM ini mampu berkembang menjadi unit usaha yang lebih besar di kemudian hari," jelasnya.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Citra Arum N

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top