Milenial Susah Mengatur Keuangan? Coba 8 Cara Jitu Ini

Usia 20-an adalah dekade terpenting dalam hidup seseorang. Dalam fase yang ini, Seseorang kemungkinan akan mengalami banyak proses, termasuk proses membangun karir yang sukses, memperluas lingkaran sosial dan jaringan, menikah dan memiliki anak.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  16:53 WIB
Milenial Susah Mengatur Keuangan? Coba 8 Cara Jitu Ini
Ilustrasi - Linnareacu

Bisnis.com, JAKARTA - Usia 20-an adalah dekade terpenting dalam hidup seseorang. Dalam fase yang ini, Seseorang kemungkinan akan mengalami banyak proses, termasuk proses membangun karir yang sukses, memperluas lingkaran sosial dan jaringan, menikah dan memiliki anak.

Dengan begitu banyak proses , bagaimana kamu menyeimbangkan antara mencapai tujuan dan bersenang-senang?

Untuk menguasainya, mulailah dengan mengasah keterampilan mengatur anggaran. Dengan ini, kamu dapat mengelola uang yang diperoleh dengan susah payah sehingga dapat menyalurkan uang ke dalam hal yang paling penting dalam tujuan Anda.

Berikut ini adalah tips-tips mengatur anggaran keuangan kamu, seperti dikuti pdari situs Bank DBS:

Sisihkan tabungan

Tumbuhkan kebiasaan menabung. Cobalah menyisihkan setidaknya 10% hingga 25% dari pendapatan bulanan. Pada akhirnya kamu harus memutuskan berapa rasio yang paling cocok untuk tujuan dan kebutuhan gaya hidup kamu.

Dengan cara ini, kamu tidak perlu bergantung pada tabungan jika mengalami kesulitan keuangan. Tips lain adalah menyimpan tabungan di rekening yang terpisah dari rekening bulanan.

Catat seluruh pengeluaran bulanan

Catat setiap pengeluaran bulananmu agar mendapat gambaran yang lebih baik terhadap kebiasaan dan pola pengeluaran. Dengan begitu, kamu akan tahu persis ke mana saja uang dikeluarkan dan apa yang harus dikurangi, jika perlu. Kamu juga dapat menggunakan aplikasi pencatatan pengeluaran bulanan untuk membantu mencatat pengeluaran.

Sadar pengeluaran tetap dan tak tetap

Dengan mencatat rincian pengeluaran, kamu dapat mengetahui setiap pengeluaran yang berbeda. Hal ini dapat membantu memangkas pengeluaran tahunan dalam jumlah besar.

Meskipun pengeluaran tetap seperti biaya sewa, tagihan telepon, dan pembayaran cicilan tidak dapat dikurangi dalam jangka pendek, dengan mencatatnya kamu dapat dengan sadar mengurangi pengeluaran lain.

Jika tidak teliti, biaya makan malam atau pembelian tas bermerek dapat dengan mudah membuat biaya bulananmu membengkak.

Kurangi pengeluaran kecil

Meski tampaknya tidak penting, pengeluaran kecil seperti segelas kopi di Starbucks dapat terus bertambah tanpa sadar. Pengeluaran semacam dapat diarahkan ke hal-hal yang lebih bermakna, seperti membayar tagihan kartu kredit atau menambah tabungan.

Namun hal ini bukan berarti bahwa kamu harus berhenti mengonsumsi kopi. Sebagai gantinya, kamu dapat menjelajahi alternatif yang lebih murah seperti beralih membeli kopi di kedai-kedai kopi.

‘Bersihkan’ media sosial dari iklan-iklan

Ada aturan ‘tidak terlihat’ yang cukup berguna! Kamu dapat terlalu mudah merasionalisasi suatu pengeluaran jika terus-menerus dibombardir dari promosi dari iklan-iklan online. Dengan ‘membersihkan’ media sosialmu dari iklan-iklan menarik ini, kamu cenderung mengurangi pembelian impulsif dan tidak perlu.

Gunakan kartu kredit dengan pintar

Kartu kredit bukanlah pintu gerbang menuju hutang. Hal ini mungkin terdengar berlawanan, tetapi kartu kredit juga dapat dimanfaatkan untuk memperoleh diskon-diskon besar, poin reward, dan cashback.

Pilih kartu kredit yang paling sesuai dengan kebutuhan gaya hidup sehingga kamu dapat menikmati lebih banyak promo yang ditawarkan untuk setiap pembelanjaan. Terlebih lagi, jika kamu menggabungkan pengeluaran pada satu atau dua kartu, kamu dapat mengakumulasi poin reward lebih cepat.

Namun, jangan lupa untuk membayar tagihan kartu kredit tepat waktu secara penuh untuk mencegah bunga yang lebih besar.

Selalu punya rencana darurat

Jika rajin menabung, kamu mungkin sudah memiliki jumlah yang cukup untuk mengejar tujuan hidup, seperti liburan panjang atau membeli mobil. Tetapi bagaimana jika yang tak terduga terjadi?

Pastikan kamu memiliki cukup uang yang disisihkan sebagai dana darurat. Kamu mungkin tidak dapat memprediksi kapan membutuhkannya, tetapi dengan dana darurat kamu dapat menangani segala kemungkinan.

Tetap manjakan diri, sesekali

Mengatur anggaran mungkin membosankan. Kamu mungkin merasa kehilangan kebebasan untuk membelanjakan apa pun dan kapanpun yang diinginkan. Tetapi janganlah lupa bersenang-senang.

Bahkan dengan tetap mengatur anggaran, kamu dapat menyisihkan sejumlah kecil uang untuk keperluan hiburan. Dengan menganggarkan sebagian uang untuk keperluan tersier, kamu tidak akan merasa bersalah telah mengeluarkan uang tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tips keuangan

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top