Ambil Peluang Potensi Larisnya Bisnis Camilan Kurma

Keyakinan bahwa produk kurma cokelat bakalan booming membuat Anni Trimulyani tergugah untuh membuka bisnis camilan manis tersebut. Sejak 2013 dia memulai usaha kurcok dengan nama Naaina.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 31 Mei 2019  |  15:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Keyakinan bahwa produk kurma cokelat bakalan booming membuat Anni Trimulyani tergugah untuh membuka bisnis camilan manis tersebut. Sejak 2013 dia memulai usaha kurcok dengan nama Naaina.

Menurutnya, berbisnis kurma cokelat memiliki peluang yang besar dibandingkan dengan kue nastar, karena pemain yang tidak begitu banyak namun peluang pasar yang potensial besar.

“Memilih nama NaaiNa menjadi brand itu mengambil dari nama anak. Saya yakin nama anak saya akan menjadi hoki dan membawa berkah tersendiri,” jelasnya.

Anni mengawali bisnis dengan modal Rp50.000. Dia menggunakan uang itu untuk menyiapkan bahan seperti satu stoples, cokelat, dan bahan untuk topping. Dari modal awal dia membuat kurcok untuk kalngan terbatas dan soal rasa bisa diterima.

Hingga akhirnya, bisnis yang dirintis lambat laun berkembang dan semakin mampu memproduksi dengan jumlah bertambah banyak. Produksi kurma Naaina kini mampu mencapai kurang lebih 6.000 stoples per bulan.

Kurma cokelat yang diproduksi memiliki variasi rasa yang beragam. Dia membuat sebanyak 24 variasi rasa yang dibuat dengan menyesuaikan selera dari pelanggan yang beragam.

Produk kurma cokelat tersebut dibanderol dengan harga mulai dari Rp37.000 hingga Rp45.000 per stoples.
Anni mengatakan bahwa produknya dipasarkan melalui online dan offline. Pemasaran daring dilakukan melalui media sosial Instagram. Sedangkan untuk pasar offline dilakukan dengan penjualan dari reseller atau komunitas.

“Agen, distributor, dan reseller jika digabungkan sudah mencapai lebih dari 100 orang. Dari Sabang sampai Papua kami ada agennya,” katanya.

Guna mempertahankan pelanggan, dia berusaha untuk terus menciptakan variasi produk yang lebih beragam misalnya variasi topping yang menarik. Meski tak menyebutkan angka pastinya, dia mengaku dengan penjualan produk kurma cokelat tersebut, pendapatan perbulan bisa mencapai ratusan juta.

Untuk mempertahankan bisnisnya, Anni berharap mampu mempertahankan kualitas dan terus menjaga jaringan mitra yang sudah dibangun demi perluasan pasar dan terciptanya konsumen baru. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
entrepreneur, makanan

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top