WeLearn Bantu Perempuam Tingkatkan Keterampilan Wirausaha

Platform belajar dalam jaringan, WeLearn, yang baru diluncurkan oleh Entitas Perserikaan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Jender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women), bersama brand Sunlight menawarkan materi pembelajaran gratis berbasis keterampilan bagi para perempuan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 24 Oktober 2019  |  00:21 WIB
WeLearn Bantu Perempuam Tingkatkan Keterampilan Wirausaha
Peluncuran aplikasi,WeLearn, oleh UN Women dan brand Sunligh di Jakarta, Rabu (23/10/2019) - Istimewa. Dari kiri : Jamshed Kazi, Maria Dewantini Dwianto, Victoria Simanungkalit, beserta Nurdiana Darus

Bisnis.com, JAKARTA - Platform belajar dalam jaringan, WeLearn, yang baru diluncurkan oleh Entitas Perserikaan Bangsa-Bangsa untuk Kesetaraan Jender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women), bersama brand Sunlight menawarkan materi pembelajaran gratis berbasis keterampilan bagi para perempuan.

Dirancang bersama dengan perempuan wirausaha dan bekerja sama dengan pakar industri, kurikulum WeLearn tersedia dalam berbagai format untuk membantu perempuan dalam menjalankan dan menyelesaikan materi dan modul yang ada.

Hal itu disesuaikan dengan kemampuan menyelesaikan dan ketersediaan waktu yang dimiliki.

Jamshed Kazi, UN Women Indonesia Representative, mengatakan bahwa pengembangan keterampilan ini bertujuan meningkatkan kesetaraan belajar bagi perempuan yang ingin memulai atau mengembangkan bisnis.

Menurutnya, perempuan yang berwirausaha masih menghadapi tantangan dalam mengakses pengembangan keterampilan.

Mereka menemui hambatan dalam mendapatkan modal untuk memulai dan mengembangkan bisnis serta mengakses jaringan bisnis.

"Melalui WeLearn, kami akan menyediakan kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan melakukan pemberdayaan perempuan agar mereka dapat mengubah kehidupannya, dalam keluarga, dan komunitas,” ujar Jamshed, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Sementara itu, Diretur Home Care Unilever Indonesia & Durt is Good SEA-ANZ, Veronica Utami, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan tujuan Sunlight, yakni menggali potensi diri perempuan yang selama ini masih terpendam.

Dia mengatakan, paling lambat hingga 2022, Sunlight akan membantu 5 juta perempuan Indonesia untuk menemukan potensi diri dan merealisasikan cita-cita berwirausaha. 

"Kami percaya, dengan memberikan kesempatan bagi perempuan untuk belajar, hal ini akan menginspirasi dan mendukung mereka untuk memulai dan menumbuhkan bisnisnya," kata Veronica.

Menurut data Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sektor UMKM berkontribusi terhadap PDB sebesar 60 persen pada 2018.

Sementara berdasarkan data Bank Indonesia, jumlah UMKM pada 2018 mencapai 57,83 juta yang 60 persen di antaranya dikelola perempuan atau setara dengan 37 juta perempuan wirausaha.

Adapun, Indonesia merupakan negara pertama diluncurkannya WeLearn yang merupakan hasil dari kemitraan UN Women dan Sunlight. Kemitraan ini ditargetkan dapat memberdayakan 5000 perempuan wirausaha , atau yang baru akan memulai wirausaha, di Jakarta, Yogyakarta dan Malang.

Sebagai langkah awal, platform Welearn menghadirkan 2 macam pelatihan untuk membantu calon perempuan wirausaha untuk mempersiapkan dan memulai bisnisnya.

Dalam beberapa bulan ke depan, platform ini akan dikembangkan dengan lebih banyak lagi pelatihan lain untuk bisnis dan kepemimpinan untuk mereka yang ingin lebih mengembangkan bisnisnya lagi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wirausaha, platform

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top