Garap Peluang Bisnis Photobook, Rico Huang Beli Mesin Rp10 Miliar

Menurut CEO PT Alona Indonesia Raya ini, photobook sebagai salah satu variasi produk cetak foto memiliki prospek yang sangat menjanjikan dalam sebuah bisnis kreatif.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  17:33 WIB
Garap Peluang Bisnis Photobook, Rico Huang Beli Mesin Rp10 Miliar
Pengusaha muda Rico Huang. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Masyarakat Indonesia memiliki kegemaran untuk berfoto atau selfie tetapi sebagian besar foto tersebut masih tersimpan di dalam smartphone.

Namun, tetap saja pada akhirnya setiap orang perlu untuk mencetak foto tersebut sebagai memori agar kenangan-kenangan bisa tersimpan rapi dalam album foto.

Selain itu, foto yang berupa file digital tersebut bisa ditemukan dalam bentuk dekorasi wallpaper kantor, foto untuk wedding, sebagai kado untuk orang tersayang dan masih banyak lainnya.

Berdasarkan data dari printed photo product USA, ada 68 persen orang yang menggunakan foto sebagai hadiah atau untuk konsumsi pribadi.

Sementara itu, berdasarkan data dari Retail Photo Market Value 2018 di Eropa, terdapat satu perusahaan yang bisa menghasilkan omzet hingga Rp120 triliun hanya dari sebuah produk yang dihasilkan melalui mesin printing.

Berangkat dari peluang tersebut, Rico Huang, pengusaha yang sukses dengan platform bisnis Dropshipaja.com, terjun dalam bisnis photobook.

Menurut CEO PT Alona Indonesia Raya ini, photobook sebagai salah satu variasi produk cetak foto memiliki prospek yang sangat menjanjikan dalam sebuah bisnis kreatif. Tidak main-main, dia pun berani membeli sebuah mesin printing seharga Rp10 miliar.

“Saya berani membeli mesin printing ini untuk membuka peluang usaha bisnis baru di Indonesia. Apalagi belum ada pemain yang masuk dalam bisnis ini,” tuturnya, dalam siaran pers yang diterima Bisnis, Jumat (21/2/2020).

Menurutnya, mesin printing ini memiliki kecepatan super kilat, dan kualitas produk yang mumpuni. Selaras dengan harganya yang super, biaya maintenance mesin cetak yang bernama BAIM ini pun lumayan mahal sekitar Rp 30 juta per bulan di luar depresiasi

Produk photobook ini akan dibuka penjualannya di Dropshipaja.com pada 1 Maret 2020. Rico mengatakan siapa pun yang tertarik dengan peluang bisnis ini, tidak perlu lagi khawatir keluar budget mahal untuk membeli mesin.

“Tinggal join Dropshipaja.com, akan ada katalog siap pakai, bisa mengatur jadwal pengiriman, banner promosi siap pakai, bisa mengirimkan produk sesuai dengan nama toko Anda sampai tidak perlu banting harga dengan marketplace yang ada di Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee, karena memang belum ada pemainnya,” terangnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
entrepreneur

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top