Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menjajal Peluang Bisnis Bakso Kekinian dari Makan Bakso

Aneka bakso menyediakan beragam menu seperti bakso polos, urat, jumbo dan ditambah bakso kekinian dengan isi keju, mozarela hingga telur ceplok setengah matang.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 10 Maret 2020  |  21:59 WIB
Bakso pakai telur ceplok
Bakso pakai telur ceplok

Bisnis.com, JAKARTA -- Bakso masih menjadi salah satu menu favorit masyarakat Indonesia sehingga prospek bisnisnya pun masih menggiurkan. Namun, untuk memenangkan persaingan dalam bisnis makanan sudah lazim ditemukan di setiap sudut kota ini, diperlukan inovasi baik dr segi produk maupun pemasaran atau marketing.

Salah satu pemain yang masuk dan menawarkan peluang bisnis bakso kekinian adalah Bedi Corporation dengan meluncurkan brand Makan Bakso yang ditawarkan dengan konsep kemitraan.

Bedi Zubaedi, Pendiri Bedi Corporation mengaku sangat optimistis dengan bisnis bakso yang baru dikembangkannya ini. Dibalut dengan konsep kekinian yang berfokus pada kualitas produk dan keunikan, Bedi yakin brand Makan Bakso mampu bersaing dengan merek yang sudah ada.

“Makan Bakso menghadirkan bakso dengan konsep berbeda, dengan jaminan utama kebersihan, kehalalan, menu yang unik dan harga terjangkau. Memang, kategori bakso masuk ke dalam ‘makanan sejuta umat’. Akan tetapi, jika yang ditawarkan adalah konsep baru dan menu yang unik, saya percaya ‘Makan Bakso” akan menjadi pilihan utama para Bakso Lover," ujarnya dalam acara opening sekaligus launching Resto Makan Bakso, Selasa (10/3/2020).

Makan Bakso menyediakan beragam menu bakso. Mulai dari bakso polos, urat, jumbo dan ditambah bakso kekinian dengan isi keju, mozarela, serta yang paling istimewa adalah bakso Tamago (telur ceplok setengah matang yang disajikan di atas bakso dan mie), termasuk Bakso Tulang Sumsum.

"Cita rasa istimewa Makan Bakso tertuang di dalam kuah kaldunya; ada consommé, sumsum, iga, ditambah baksonya yang lezat dan sensasi paduan telur setengah matang sehingga menu Makan Bakso memiliki gizi dan energi yang tinggi," tuturnya.

Dalam menjaga kualitas bakso, Makan Bakso menjaga mata rantai proses pembuatannya mulai dari daging sapi Bali segar hasil potongan langsung, kemudian diolah menggunakan peralatan yang seluruhnya stainless steel, selanjutnya dikirim ke cabang-cabang dengan sesuai standar sehingga jaminan 99% kualitas tinggi terjamin sesuai standar.

Sementara itu, Benita Adzani, Managing Director Makan Bakso menargetkan pada, tahun 2020 ini Makan Bakso dapat memiliki 10 resto baik milik sendiri maupun kemitraan.

Benita meyakini target itu akan terpenuhi, bahkan bisa saja terlampaui dengan dukungan penuh dari Bedi Corporation yang expert di bisnis makanan, dan terbukti dengan setiap brand yang dibangunnya selalu diterima market, serta mengikuti perkembangan zaman dan tren.

Dan Benita pun tidak menyangkal, dengan pondasi dan profesionalitas dari manajemen, Makan Bakso memang bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan.

Apalagi, ungkapnya, Makan Bakso akan memberikan perhatian penuh atas berjalannya bisnis mitra melalui support principal.

Adapun untuk investasi membuka resto Makan Bakso, calon mitra dapat menyiapkan investasi senilai Rp150 juta – Rp400 juta, tergantung kondisi ruko. Ada dua konsep kerjasama yang ditawarkan kepada calon mitranya yakni, manage by principal atau manage by mitra.

"Kami memperkirakan BEP untuk Makan Bakso sekitar 18 bulan sampai 24 bulan," ujarnya.

Bedi Corporation merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Food and Beverage yang berdiri dari tahun 2012. Beberapa bisnis yang sudah dijalankan dan diwaralabakan yaitu Quick Chicken, perusahaan waralaba rumah makan siap saji lokal tahun 2000.

Selain itu,Bedi Corporation juga memiliki sejumlah brand lainnya yaitu Huma Steak tahun 2012 dan dilanjutkan dengan Bedilicious, Nomi Nomi Delight, Ayam Goreng Kampung Hj. Listiawari, AGTL Ny. Nannys dan Makan Bakso yang bergerak di bidang Food and Beverage.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis peluang usaha pedagang bakso
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top