Raih Pendanaan 10 juta dollar, Chilibeli Tingkatkan Jumlah Mitra

Pendanaan itu dipimpin oleh Lightspeed Ventures dengan partisipasi dari investor terkemuka seperti Golden Gate Ventures, Sequoia Surge, Kinesys Group, serta Alto Partners.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 20 Maret 2020  |  10:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Chilibeli, social commerce platform (perniagaan sosial berbasis komunitas) yang menghubungkan petani dan pemasok dengan setiap rumah tangga berhasil meraih pendanaan sebesar USD 10 juta.

Pendanaan itu dipimpin oleh Lightspeed Ventures dengan partisipasi dari investor terkemuka seperti Golden Gate Ventures, Surge (program peningkatan skala dari Sequoia Capital India), Kinesys Group, serta Alto Partners.

Alex Feng, CEO, Chilibeli, mengatakan, dana tersebut digunakan untuk memperkuat jaringan komunitas Jakarta, Tangerang Selatan, dan Depok, sekaligus untuk memperluas jangkauan selanjutnya.

"Selain itu, kami terus meningkatkan UI dan UX aplikasi kami, serta memajukan fasilitas gudang di Depok. Dukungan kuat investor ternama sangat penting bagi kami untuk memperkuat dan mengakselerasi pertumbuhan di masa depan, serta terus memberikan dampak bermakna dan positif bagi masyarakat Indonesia yang memanfaatkan jasa teknologi kami.” ujarnya seperti dikutip dari siaran persnya.

“Ronde pendanaan ini secara resmi menjadikan Chilibeli sebagai perusahaan startup Seri-A hanya dalam kurun waktu 7 bulan setelah berdiri – salah satu startup Asia Tenggara dengan pertumbuhan tercepat. Kami senantiasa terbuka untuk menerima masukan, berinovasi, dan menambahkan fitur yang ramah pengguna untuk meningkatkan pengalaman perniagaan yang lebih bernilai dan terpadu di Chilibeli”, lanjut Alex.

Akshay Bhushan, Partner, Lightspeed Venture Partners, menyebutkan, kekuatan Chilibeli sebagai platform social commerce datang dari pemberdayaan komunitas lokal kelas ekonomi menengah di Indonesia dengan akses ke produk berkualitas dengan harga bersahabat, sekaligus terus mendorong kesejahteraan semua pelaku ekonomi dalam ekosistem Chilibeli, yaitu petani, ibu rumah tangga, serta pelaku UKM dalam jaringan komunitas tersebut.

“Keyakinan kami dalam memimpin Seri A untuk Chilibeli hadir dari pengalaman kami berinvestasi di platform sosial dan e-commerce platform di Tiongkok, India, Amerika Serikat, seperti Pinduoduo, Udaan, Snapchat, dan Sharechat, yang nilainya sudah mencapai milyaran dollar,” lanjut Akshay.

Yansen Kamto, Founding Partner, Kinesys Group, menambahkan, konsep Chilibeli sesuai dengan misi kami untuk berinvestasi dalam kecerdasan manusia, yang kemudian mengarah pada peningkatan kesejahteraan dan kebaikan masyarakat umum.

"Kami percaya pada pola pikir kritis, prioritas sosial, dan pendekatan menyeluruh yang menjadi tolok ukur solusi cerdas dan cermat. Kami bangga dapat menjadi bagian dari pertumbuhan bersejarah Chilibeli, dan kami sangat percaya akan kemampuan tim dalam menguasai peta social commerce di negara ini”.

Meskipun konsumsi digital kontribusi ekonomi nasional dari e-commerce semakin bertambah, pembayaran digital semakin berkembang, dan kemajuan logistik semakin progresif, tetapi penetrasi penjualan online di bidang pertanian masih sangat rendah. Sementara itu, 20% dari pengeluaran rumah tangga keluarga Indonesia rata-rata dihabiskan untuk bahan makanan. Hal ini menunjukkan kesenjangan yang cukup besar antara pasar dan potensi yang ada, sehingga menghadirkan peluang yang belum tersentuh sebelumnya.

Perempuan Indonesia, terutama ibu rumah tangga, memegang kontrol terhadap pengeluaran keluarga, dan mereka sangat terbuka dengan berbagai peluang bisnis yang dapat menambah penghasilan keluarga. Chilibeli melihat kebutuhan ini sebagai kesempatan sosial yang menguntungkan bagi para ibu rumah tangga yang gemar bersosialisasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ecommerce

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top