9 Miliarder yang Donasikan Kekayaannya Untuk Perangi Pandemi Corona

Begitu pula dengan sejumlah miliarder yang alih-alih mementingkan dirinya sendiri, mereka justru ikut menyumbangkan kekayaannya demi memerangi pandemi yang kian meluas.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 06 April 2020  |  12:00 WIB
9 Miliarder yang Donasikan Kekayaannya Untuk Perangi Pandemi Corona
Foto keluarga CEO Facebook Mark Zuckerberg bersama istrinya Priscilla Chan, putrinya Max dan August yang baru lahir. - facebook/markzuckerberg

Bisnis.com, JAKARTA – Untuk memerangi dan memutus mata rantai penyebaran virus corona (COVID-19) semua pihak saling bahu-membahu.

Begitu pula dengan sejumlah miliarder yang alih-alih mementingkan dirinya sendiri, mereka justru ikut menyumbangkan kekayaannya demi memerangi pandemi yang kian meluas.

Berikut, sembilan orang kaya di dunia yang telah menunjukkan dukungan nyatanya untuk melawan virus corona, seperti dikutip dari entrepreneur.com.

James Dyson

James Dyson, pengusaha asal Inggris yang terkenal dengan penemuan alat penyedot debu tanpa kantong ini, telah berkomitmen menggunakan pabriknya untuk membuat 15.000 ventilator atas pesanan dari pemerintah Inggris.

Ventilator sendiri merupakan salah satu kebutuhan paling kritis di seluruh dunia untuk infeksi virus COVID-19 yang menyebabkan pneumonia dan Sindrom Tekanan Pernafasan Akut pada beberapa pasien.

Jack Ma

Jack Ma orang terkaya di China dan pendiri Alibaba Group ini telah memberikan bantuan seperti masker dan alat uji deteksi corona ke sejumlah Negara seperti Rwanda, Jepang, Korea Selatan, Iran, AS, termasuk Negara-negara di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Filiphina, dan Thailand.

Selain itu, Ma juga mengirimkan lebih dari satu juta masker dan 200 alat tes virus corona ke Rusia sebagai bentuk balas budinya kepada Rusia yang telah menyumbangkan pasokan ke China pada Februari lalu selama puncak pandemic.

Elon Musk

Tesla menutup pabriknya di Buffalo, New York dan Fremont, California, untuk semua rantai pasokannya pada pertengahan Maret sebagai upaya mengurangi penularan penyakit dan menjaga karyawannya tetap aman. Namun, seminggu kemudian, CEO Tesla, Elon Musk secara terbuka berkomitmen mengoperasikan kembali pabriknya di Buffalo untuk memproduksi ventilator.

Steve & Connie Ballmer

Mantan CEO Microsoft dan pemilik Los Angeles Clippers Steve Ballmer dan istrinya akan menyumbang sebesar US$25 juta untuk membantu mengurangi dampak sosial ekonomi yang telah hancur akibat pandemi.

Dana itu akan disumbangkan melalui Ballmer Group, yayasan filantropi pasangan tersebut, dan akan dialokasikan ke berbagai komunitas dan organisasi di Seattle, Los Angeles dan Michigan. Dari total tersebut, US$10 juta diantaranya diperuntukkan bagi Universitas Washington untuk membantu program pengembangan vaksinnya.

Marc Benioff

Pada 24 Maret 2020, Marc Benioff, CEO Salesforce, mengusulkan rencana delapan poin untuk mengatasi pandemi yang dia posting di Twitter. Rekomendasi-rekomendasinya termasuk mengatasi kekurangan kritis alat pelindung diri dan ventilator, mempercepat produksi obat dan vaksin terapeutik, dan meningkatkan pengujian.

Selain itu, dia juga memberikan seruan kepada semua CEO untuk tidak mem-PHK karyawan dalam 90 hari ke depan. Keesokan harinya, Benioff menegaskan bahwa Salesforce berkomitmen untuk tidak akan mem-PHK 50.000 karyawan globalnya selama tiga bulan ke depan. Dia juga menyatakan bahwa perusahaan akan terus membayar semua pekerja per jamnya meskipun kantor-kantornya tetap tutup.

Bill Gates

Bill Gates, melalui yayasannya, telah berkomitmen memberikan donasi sebesar US$50 juta untuk COVID-19 Therapeutics Accelerator yang bertujuan untuk mengeksplorasi obat antivirus potensial yang dapat membantu memerangi penyakit dan penyebarannya.

Donasi tersebut diberikan kepada 12 perusahaan farmasi dan biotek yang melakukan pengembangan vaksin, dengan syarat bahwa penerima harus setuju menjaga agar vaksin yang dihasilkan tetap terjangkau dan tersedia bagi semua masyarakat

Mark Zuckerberg & Priscilla Chen

Alih-alih membuat grup yang ditargetkan untuk virus korona, pendiri dan CEO Facebook dan istrinya Priscilla Chen menambahkan US$25 juta dari program mereka untuk Gates COVID-19 Accelerator untuk mencari vaksin yang berfungsi mencegah penyebaran virus Corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
daftar miliarder, Virus Corona

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top