Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini UMKM yang Ketiban Rejeki di Tengah Pandemi

Beberapa bisnis laris manis di tengah pandemi Covid-19 a.l. Genkuro, Purie Garden, TaniHub, Quipper, Kidav Frozen Foods, Agate Internasional.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 02 Mei 2020  |  16:25 WIB
Ilustrasi TaniHub. - dok. TaniGroup
Ilustrasi TaniHub. - dok. TaniGroup

Bisnis.com, JAKARTA - Bidang usaha yang menuai berkah di tengah pandemi juga tak melulu yang berhubungan dengan kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder dan tersier.

Beberapa bisnis laris manis di tengah pandemi Covid-19 a.l. Genkuro, Purie Garden, TaniHub, Quipper, Kidav Frozen Foods, Agate Internasional.

Penyedia gim online PT Agate International mencatat peningkatan kinerja sebesar 30 persen - 50 persen selama masa pandemi dibandingkan dengan masa sebelum ada pandemi.

Shieny Aprilia, Chief Operating Officer (COO) Agate International, mengungkapkan besaran peningkatan kinerja tersebut untuk pengguna baru atau pengguna aktif harian dan bulanan.

“Sejak pandemi ini, memang kami mengalami peningkatan traffic dan retention yang cukup baik di sisi mobile game dan console game,” katanya, Jumat (1/5/2020).

Sementara itu, platform TaniHub menjadi salah satu perusahaan rintisan agrikultur yang merasakan kenaikan penjualan di bidang kebutuhan pokok.

CEO TaniHub Group Ivan Arie Sustiawan mengungkapkan bahwa penjualan buah, sayur, sembako, dan hasil tani lainnya di TaniHub Grup secara konsolidasi meningkat 20% selama masa pandemi Covid-19.

Jika diperinci, terdapat peningkatan signifi kan pada penjualan ke pembeli individu & rumah tangga yakni 145 persen pada periode Februari–Maret 2020 dan lebih dari 100% pada April.

“Produk tanaman herbal dan produk yang bermanfaat untuk meningkatkan imun tubuh juga mengalami lonjakan besar,” katanya, Kamis (30/4).

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pengguna baru aplikasi TaniHub tercatat bertambah lebih dari 85.000 pengguna.

Purie Garden, toko pertanian dan hidroponik, meraup omzet penjualan starter kit hidroponik untuk pemula atay 9 lubang meningkat 300 persen mencapai kisaran Rp200 juta—Rp250 juta.

Sepanjang Maret-April 2020, Platform belajar online Quipper Indonesia telah membuka 45.000 kelas online yang dibuat oleh 17.500 guru dari 7.500 sekolah dengan total 3.300 siswa, naik lebih dari 3 kali lipat dibandingkan dengan bulan biasa.

Berkah serupa juga diperoleh Kidav Frozen Foods. Penyedia makanan mencatat peningkatan omzet sebesar 100 persen dari sekitar Rp30 juta menjadi Rp60 juta.

Restoran pesan antar daging beku untuk barbekyu Genkuro juga menorehkan omzet harian sebesar Rp6 juta hingga Rp10 juta, sedikit lebih tinggi dari sebelum pandemi.

Ketua Apindo Hariyadi B. Sukamdani mengatakan, perubahan pola konsumsi masyarakat untuk menjaga stok bahan makanan di rumah, akan berkorelasi dengan kebutuhan makanan olahan (precook) seperti makanan siap saji, dan frozen food.

Dia memprediksi bahwa selain makanan olahan, minuman seduh juga akan mengalami peningkatan permintaan.

“Yang paling penting untuk UMKM perlu mulai terjun ke platform marketplace digital. Hal ini akan meningkatkan penjualan dan memudahkan promosi,” terangnya, Jumat (1/5/2020).

Laporan berjudul ‘Consumer Behavior New Normal After Covid-19, The 30 Predictions’ yang dikutip Bisnis menyebutkan bahwa wabah Covid-19 membuat banyak orang berdiam diri di rumah sehingga toko online menjadi salah satu pilihan untuk berbelanja.

Pembelian konsumen pun mulai bergeser dari produk-produk yang sifatnya keinginan menjadi produk-produk yang sifatnya kebutuhan. Permintaan tertinggi umumnya ada di produk-produk sehari-hari, groceries, dan produk kesehatan seperti vitamin serta pencegahan penyakit.

Pergeseran pola konsumsi ini diperkirakan tak sebatas pada masa pandemi saja, tetapi berpotensi membentuk kenormalan baru

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top