Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kafe Kekinian Berlomba Hadirkan Menu Jamu, Racikan Sendiri Hingga Gandeng Nyonya Meneer

Para pelaku usaha kafe kopi kekinian mulai berlomba-lomba melirik potensi pengembangan produk dengan membuat berbagai racikan minuman berbahan jamu atau herbal. Hal ini tidak lepas dari besarnya permintaan jamu yang dipercaya dapat menangkal virus termasuk virus corona (Covid-19).
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 31 Mei 2020  |  10:35 WIB
Kopi kekinian Janji Jiwa yang juga sudah mengeluarkan varian minuman berbahan herbal yang dikenal dengan series Jiwa Sehat per akhir Maret lalu, sebagai salah satu pilihan konsumen yang ingin meningkatkan imunitas di tengah pandemi Covid/19.
Kopi kekinian Janji Jiwa yang juga sudah mengeluarkan varian minuman berbahan herbal yang dikenal dengan series Jiwa Sehat per akhir Maret lalu, sebagai salah satu pilihan konsumen yang ingin meningkatkan imunitas di tengah pandemi Covid/19.

Bisnis.com, JAKARTA – Para pelaku usaha kafe kopi kekinian mulai berlomba-lomba melirik potensi pengembangan produk dengan membuat berbagai racikan minuman berbahan jamu atau herbal. Hal ini tidak lepas dari besarnya permintaan jamu yang dipercaya dapat menangkal virus termasuk virus corona (Covid-19).

Billy Kurniawan, CEO Janji Jiwa mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan varian minuman berbahan herbal yang dikenal dengan series Jiwa Sehat per akhir Maret lalu sebagai salah satu pilihan konsumen yang ingin meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi.

“Varian Jiwa Sehat ini sekaligus untuk memprediksi buat customer behavior ke depannya apakah produk seperti ini diminati, ternyata peminatnya cukup banyak,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Sabtu (30/5/2020).

Meski belum terlalu signifikan tetapi setidaknya varian Jiwa Sehat yang terdiri atas teh jahe, kopi jahe, dan ronde ini mampu berkontribusi sekitar 5 persen dari penjualan. Selain menyehatkan, minuman tersebut juga segar saat diminum.Ketiga menu tersebut dibanderol seharga Rp15.000 yang kini dapat ditemui di seluruh outlet Janji Jiwa.

Billy sendiri mengaku bahwa Janji Jiwa bakal menambah lagi berbagai varian rasa minuman berbahan herbal dan jamu. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Janji Jiwa akan berkolaborasi dengan brand lokal lainnya.

“Saat ini kita masih dalam tahap edukasi dan pengenalan kepada masyarakat bahwa ternyata produk jamu dan herbal dapat menjadi lifestyle baru untuk tetap menjaga kesehatan apalagi dengan adanya kondisi new normal masyarakat,” tuturnya.

Kopi Kenangan juga menjadi salah satu brand coffee kekinian yang baru saja meluncurkan minuman berbahan jamu yang berkolaborasi dengan Nyonya Meneer. Varian baru yang diberi nama seri jamu Tjap Mantan ini terdiri dari tiga rasa yakni Kunyit Kelapa Delight, Jahe Jeruk Squash, dan Sari Asam Splash dibanderol mulai Rp18.000.

Sebelumnya, Fore Coffee juga telah lebih dulu menghadirkan seri jamu tradisional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban akan produk minuman herbal bercita rasa lokal. Dua menu tersebut yaitu Wedang Uwuh dan Temulawak Rempah yang berkhasitas menjaga imunitas tubuh.

“Permintaan atas jamu ini terbilang cukup besar, sayangnya tidak mudah menemukan minuman herbal di lingkungan urban seperti Jakarta. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Fore Cofee meluncurkan dua jamu tradisional agar masyarakat tetap fit dan produktif menghadapi situasi darurat ini,” ujar Elisa Suteha, COO Fore Coffee.

Menu Wedang Uwuh dipercaya dapat membantu menjaga imunitas dan kebugaran tubuh. Menu ini disajikan dalam keadaan hangat dan terdiri dari bahan rempah tradisional pilihan seperti kayu secang, daun manis jangan, sereh, dan gula batu yang memiliki khasiat masing-masing.

Menu Temulawak Rempah berkhasiat meningkatkan stamina dan kesehatan tubuh. Minuman ini juga disajikan secara hangat dan diracik menggunakan rempah tradisional pilihan seperti temulawak, kunyit, jahe, sereh, kayu manis, gula batu, dan gula jawa yang memiliki khasiat masing-masing.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania mengajak masyarakat untuk mengonsumsi jamu sesuai dengan kebutuhan.

Dia mencontohkan curcumin yang terkandung dalam temulawak, memiliki khasiat sebagai zat bioaktif dan  memiliki sifat-sifat antioksidan, anti inflamasi, imunomodulator.

“Sifat-sifat itu bermanfaat pada berbagai kondisi kesehatan maupun kondisi yang patologis. Termasuk saat pandemi ini. Penelitian-penelitian yang sudah ada juga menunjukkan bahwa curcumin memiliki sifat anti virus,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi jamu kafe Nyonya Meneer
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top