Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Tips Meredakan Stres Saat Bekerja

Berolahraga teratur dan menulis bisa membantu Anda meningkatkan kesehatan fisik dan mental saat bekerja.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 17 Juni 2020  |  11:55 WIB
Ilustrasi - Livescience
Ilustrasi - Livescience

Bisnis.com, JAKARTA -- Setiap orang memiliki hari-hari di mana semua hal dapat memicu stres, bahkan dari hal-hal kecil dan sepele.

Stres adalah reaksi normal yang dimiliki tubuh ketika perubahan terjadi, hal ini benar-benar dapat memengaruhi suasana hati dan kinerja Anda jika Anda tidak belajar cara untuk mengurangi gejala-gejala itu.

Untungnya, ada sejumlah solusi cepat untuk mengurangi stres dan kembali produktif. Berikut adalah lima kiat berbasis sains untuk mengurangi stres terkait pekerjaan seperti dikutip melalui Entrepreneur:

1. Berolahraga

Olahraga telah lama disebut-sebut sebagai salah satu cara terbaik untuk mengurangi stres. The Mayo Clinic mengatakan bahwa olahraga dalam hampir semua bentuk efektif sebagai penghilang stres.

Olahraga membantu memompa produksi neurotransmiter otak yang membuat kita merasa senang, yang disebut endorfin, dan dapat menurunkan gejala yang terkait dengan depresi ringan dan kecemasan. Berolahraga juga dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri Anda.

Tidak semua orang suka pergi ke pusat kebugaran. Jadi, temukan aktivitas fisik yang dapat Anda nikmati, apakah itu bersepeda, tenis, atau hanya berjalan kaki di sekitar rumah.

Berolahraga secara teratur dan konsisten dilakukan dapat membantu Anda meningkatkan kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

2. Menulis Jurnal

Pernahkah Anda menulis dalam jurnal sebelumnya? Menuliskan perasaan Anda di atas kertas adalah cara mudah lainnya untuk mengurangi stres di tempat kerja.

Dalam sebuah penelitian oleh Dr. James W. Pennebaker, 46 mahasiswa diminta untuk menulis tentang peristiwa kehidupan traumatis atau topik sepele selama 15 menit pada empat hari berturut-turut.

Selama enam bulan setelah percobaan, siswa yang menulis tentang peristiwa traumatis mengunjungi pusat kesehatan kampus lebih jarang dan menggunakan penghilang rasa sakit lebih jarang daripada mereka yang menulis tentang hal-hal sepele.

Membuat jurnal bisa menjadi cara terapeutik untuk mengatasi frustrasi yang mungkin Anda hadapi di tempat kerja. Jadi, alih-alih mengurung rasa frustrasi akibat pekerjaan Anda, keluarkan semua keresahan itu di atas kertas.

3. Cek Email Seperlunya

Apakah Anda terus-menerus memeriksa email Anda sepanjang hari? Memeriksa email Anda sering mungkin tampak seperti tugas biasa dan tidak penting. Tapi itu sebenarnya bisa membuat Anda stres.

Sebuah studi dari University of British Columbia menemukan bahwa membatasi frekuensi memeriksa email sepanjang hari mengurangi stres harian. Dalam studi tersebut, peserta yang memeriksa email mereka hanya tiga kali sehari mengalami stres harian yang jauh lebih rendah daripada mereka yang membuka email selama sepekan tanpa batasan.

Jika memungkinkan untuk profesi Anda, coba periksa email Anda hanya tiga kali sehari; sekali di pagi hari, sekali di sore hari dan sekali di malam hari; untuk mengurangi stres di tempat kerja dan meningkatkan produktivitas.

4. Minum teh hitam

Berhentilah meraih secangkir kopi saat Anda stres. Sebaliknya, minum secangkir teh hitam yang menenangkan untuk mengurangi stres di tempat kerja. Menurut sebuah studi dalam jurnal Psychopharmacology, konsumsi teh selama enam pekan menyebabkan kortisol pasca-stres yang lebih rendah dan relaksasi subjektif yang lebih besar.

Jika Anda terbiasa minum secangkir teh di tempat kerja setiap hari, Anda bisa melihat manfaat yang serupa dengan yang ada dalam penelitian. Anda bahkan dapat membuat sudut teh di kantor sehingga semua anggota tim Anda dapat mengurangi stres juga.

5. Kunyah permen karet

Tahukah Anda bahwa sekadar mengunyah permen karet dapat mengurangi stres? Ternyata itu benar. Dalam sebuah penelitian dari Swinburne University di Melbourne, kadar kortisol saliva (penanda stres fisiologis) pada pengunyah permen karet lebih rendah 16 persen daripada mereka yang tidak makan permen karet selama stres ringan, dan hampir 12 persen lebih rendah pada stres sedang.

Selain pengurangan stres, penelitian ini juga menemukan bahwa mengunyah permen karet meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan kinerja pada aktivitas multi-tasking. Persiapkan permen karet di tempat kerja, tips ini layak dicoba, kan?

Dengan tip berbasis sains untuk mengurangi stres yang terkait dengan pekerjaan, Anda akhirnya bisa bernapas lega. Cobalah beberapa metode sederhana ini untuk mengurangi stres di tempat kerja dan kembali menjadi diri Anda yang tenang dan produktif.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekerjaan stres Tips Kerja bekerja dari rumah
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top