Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ingin Usaha Waralaba? Berikut Bisnis yang Paling Prospektif Saat Pandemi

Sementara bisnis dalam beberapa kategori dianggap tidak penting (non-essentials) dan sangat terdampak oleh penutupan yang disebabkan oleh Covid-19, banyak juga yang menemukan cara-cara kreatif untuk tetap melayani pelanggan di tengah keterbatasan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  20:09 WIB
Tempat penitipan anak - boldsky.com
Tempat penitipan anak - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Pandemi telah membawa perubahan besar pada outlook dan cara bisnis waralaba beroperasi.

Sementara bisnis dalam beberapa kategori dianggap tidak penting (non-essentials) dan sangat terdampak oleh penutupan yang disebabkan oleh Covid-19, banyak juga yang menemukan cara-cara kreatif untuk tetap melayani pelanggan di tengah keterbatasan.

Beberapa orang juga percaya bahwa keterbatasan ini justru akan menumbuhkan permintaan yang lebih tinggi dari konsumen, karena jujur saja, setelah pandemi orang-orang tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk berolahraga di pusat kebugaran atau pergi ke pusat hiburan keluarga.

Di masa depan akan ada lebih banyak tantangan untuk bisnis di setiap industri, dan pemilik waralaba dan pewaralaba akan menghadapi tantangan tersebut secara berbeda.

Menurut Entrepreneur, berikut adalah bisnis yang paling prospesktif saat ini, bahkan di tengah ketidakpastian akibat pandemi:

1. Penitipan Anak

Untuk pekerja yang tidak bisa tinggal di rumah bersama anak-anak mereka, bisnis pengasuhan anak terbukti menjadi lebih penting tahun ini. Sementara itu, orang tua yang bisa tinggal di rumah kemungkinan mendapat apresiasi baru untuk pekerjaan yang dilakukan bisnis ini untuk mendidik dan merawat anak-anak mereka. Ketika ekonomi dibuka kembali dan lebih banyak orang tua kembali ke kantor, bisnis di kategori ini hanya akan terus tumbuh.

2. Hiburan / Rekreasi

Bisnis hiburan dan rekreasi dianggap tidak penting selama pandemi. Namun, lebih dari sebelumnya, orang membutuhkan hal-hal untuk membuat mereka sibuk dan mengalihkan perhatian dari pekerjaan sehari-hari — dan banyak dari bisnis ini menemukan cara-cara kreatif untuk tetap memenuhi kebutuhan itu, seperti menawarkan proyek DIY yang dapat dibawa pulang dan layanan pesta online.

3. Bisnis Kebugaran

Ketika pandemi melanda, banyak waralaba pusat kebugaran dengan cepat memutar dan menawarkan kelas kepada pelanggan mereka secara online. Namun demikian, banyak orang yang bersemangat untuk kembali ke gym ketika pembatasan mulai dicabut, dan dengan protokol kesehatan yang sekarang menjadi lebih diperhatikan, bisnis ini akan tumbuh lebih pesat.

4. Kesehatan

Kesehatan telah menjadi lebih penting dari sebelumnya, bisnis kecil yang terus berkembang ini mungkin terlihat lebih menarik dari sebelumnya bagi calon pewaralaba. Dan sektor kesehatan mencakup berbagai bidang mulai dari layanan kesehatan tradisional hingga lebih banyak penawaran alternatif seperti akupunktur, cryotherapy, terapi IV, dan lain lain.

5. Peralatan Rumah Tangga

Di beberapa negara, kebijakan untuk bekerja dari rumah masih gencar digalakkan sehingga orang menghabiskan lebih banyak waktu di rumah mereka. Selama berada di rumah, mereka mulai mengamati bagian hunian yang perlu diperbaiki atau direnovasi, sekadar untuk membuat diri mereka tetap sibuk. Sebagian besar toko peralatan rumah tangga dan bisnis jasa dapat tetap buka selama masa ini, menyesuaikan layanan mereka untuk menjaga jarak sosial dan sanitasi yang baik, dengan beberapa bahkan melakukan konsultasi virtual.

6. Hewan Peliharaan

American Pet Products Association mencatat, di Amerika Serikat, pemilik binatang peliharaan menghabiskan US$75 miliar untuk anak-anak bulunya sepanjang tahun lalu.

Sebagian besat toko hewan juga dianggap sebagai bisnis penting selama pandemi. Selain toko perlengkapan hewan peliharaan, bisnis lain yang tumbuh seperti pet hotel dan jasa grooming.

7. Layanan Restorasi dan Renovasi

Bisnis layanan restorasi telah lama memiliki reputasi sebagai bisnis yang tahan resesi, dan mereka berdiri untuk membuktikannya sekarang. Karena bencana bisa terjadi kapan saja, ini jelas dianggap sebagai bisnis yang penting, dan banyak yang menemukan layanan mereka menerima permintaan yang bahkan lebih tinggi daripada biasanya selama pandemi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis waralaba
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top