Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Memulai Bisnis Vegan dari Rumah

Rumah Anda sendiri menjadi tempat yang sangat optimal untuk memulai bisnis kuliner vegan dan vegetarian.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 10 November 2020  |  12:30 WIB
Sayuran hijau - mogreenjuice.com
Sayuran hijau - mogreenjuice.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Jika Anda seorang penganut gaya hidup berbasis nabati dan memiliki semangat kewirausahaan, mungkin memulai bisnis vegan adalah pemikiran yang tidak pernah jauh dari benak Anda.

Bagaimanapun, veganisme akan terus tumbuh. Dapat kita lihat, antara 2014 dan 2017, ada peningkatan 600 persen pada orang yang diidentifikasi sebagai vegan di Amerika Serikat.

Selain itu, menurut Allied Market Research, pasar makanan vegan diperkirakan akan mencapai US$31,4 miliar pada tahun 2026.

Veganisme adalah tren yang tidak melambat - terutama sekarang, di era ketika virus yang berasal dari hewan telah mencengkeram dunia.

Jelas bahwa peluangnya semakin luas untuk ide bisnis vegan baru, dan kebutuhannya pasti ada. Namun apakah sekarang, di tengah pandemi yang sedang berlangsung, benar-benar saat yang tepat untuk memulai bisnis vegan baru?

Sebenarnya, ini mungkin waktu yang tepat.

Dilansir melalui The Vegan Review, akibat Covid-19, ribuan bisnis kecil berjuang untuk tetap bertahan atau terpaksa tutup secara permanen, tetapi para pengusaha masih meluncurkan usaha bisnis baru, meskipun dengan kecepatan yang lebih lambat.

Rumah Anda sendiri adalah tempat optimal untuk memulai bisnis vegan.

Dengan sebagian besar negara saat ini dalam berbagai tahap lockdown atau pembukaan kembali yang berjalan lambat, terdapat tingkat ketidakpastian dalam meluncurkan usaha fisik baru yang mengandalkan lalu lintas pejalan kaki.

Memulai bisnis vegan dari rumah memungkinkan Anda memanfaatkan momentum vegan yang berkembang sambil memiliki ruang fleksibel dan berisiko rendah untuk menguji ide-ide Anda.

Pertumbuhan veganisme yang stabil dan peningkatan permintaan akan makanan, produk, layanan, dan pengalaman vegan dan bebas kekejaman bukanlah satu-satunya alasan untuk memulai usaha bisnis vegan.

Survei terbaru menunjukkan bahwa kebanyakan orang ingin terus bekerja dari rumah pasca pandemi, dan jika Anda termasuk mayoritas itu, mengambil lompatan dalam bisnis vegan rumahan akan membantu mewujudkannya.

Saat ini, relatif mudah untuk memulai bisnis tanpa banyak dana atau pendidikan bertahun-tahun, tetapi Anda tetap ingin meluangkan waktu untuk menyiapkan bisnis vegan Anda agar sukses dengan beberapa perencanaan dan penelitian awal.

Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum meluncurkan bisnis vegan baru:

1. Memilih ide yang sempurna

Anda tahu Anda ingin memulai bisnis vegan dari rumah, tetapi masih belum yakin harus mulai dari mana? Pikirkan tentang keterampilan yang sudah Anda miliki dan apa yang ingin Anda pelajari untuk mewujudkan visi Anda. Apa yang dapat Anda lakukan dengan komputer atau laptop? Pertimbangkan untuk memulai blog, podcast, kursus online, agen konsultasi, menjadi asisten virtual, atau membuat aplikasi atau platform vegan baru - semua ide yang ramah untuk bekerja dari rumah.

2. Riset pasar

Sebelum Anda memulai, sebaiknya lakukan riset pasar untuk menyiapkan fondasi yang kuat untuk bisnis Anda. Cari tahu tentang pesaing, nilai permintaan untuk produk atau layanan potensial Anda, atau bahkan lakukan beberapa jajak pendapat di media sosial untuk melihat ide apa yang paling dapat diterima dengan baik. Tentukan bagaimana Anda akan membedakan diri Anda dari pesaing dengan proposisi nilai unik yang kuat (UVP).

3. Buat rencana

Membuat rencana bisnis yang terperinci dapat mempermudah pengorganisasian, memungkinkan Anda mengidentifikasi kemungkinan tantangan sebelum Anda memulai dan membantu Anda mendapatkan pembiayaan dari luar jika diperlukan. Perjelas tujuan jangka pendek dan jangka panjang Anda, segera. Sasaran ini mungkin berubah, tetapi mengetahui "mengapa" Anda memulai bisnis vegan sebelum meluncur akan menjadi penuntun Anda dalam menghadapi kemungkinan hambatan.

4. Pilihan kata

Anda pasti ingin memutuskan di awal apakah Anda akan menggunakan kata "vegan" dalam bisnis Anda atau tidak. Menggunakan kata "vegan" mungkin terasa seperti suatu keharusan, tetapi apakah itu ide yang bagus atau tidak benar-benar bergantung pada audiens target, misi, nilai, dan pasar bisnis Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan sayuran makanan sehat
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top