Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Warren Buffett Bocorkan Siapa yang akan Jadi Penerusnya

Meskipun investor miliarder tersebut belum mengumumkan rencana untuk mundur, dia mengakui bahwa dia sedang mempertimbangkan calon penerusnya.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  15:59 WIB
Orang Terkaya Dunia Warren Buffet - Reuters
Orang Terkaya Dunia Warren Buffet - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Meskipun investor miliarder Warren Buffett belum mengumumkan rencana untuk meninggalkan jabatannya sebagai CEO Berkshire Hathaway dalam waktu dekat, dia mengungkapkan siapa yang akan menjadi penggantinya, berdasarkan laporan CNBC.

Sabtu lalu, perusahaan induk konglomerat multinasional itu mengadakan rapat tahunan, di mana satu orang bertanya apakah perusahaan akan tumbuh terlalu besar untuk dikelola pada suatu waktu.

Sebagai tanggapan, wakil ketua Greg Munger berusaha meredakan kekhawatiran dan mengatakan bahwa dia dan wakil direktur Greg Abel akan memastikan bahwa budaya Berkshire akan tetap ada.

Jawabannya tampaknya menunjukkan bahwa Abel yang berusia 59 tahun, yang menjalankan semua operasi non-asuransi perusahaan, akan menjadi penerus yang paling memungkinkan jika Buffett yang berusia 90 tahun memutuskan untuk mundur.

"Para direktur sepakat bahwa jika sesuatu terjadi pada saya malam ini, Greg yang akan mengambil alih besok pagi," kata Buffett pada Senin (3/5), seperti dikutip melalui Entrepreneur.

Dalam sebuah wawancara dengan CNBC, Buffett memuji Abel dan wakil direktur Ajit Jain dan eksekutif bisnis David Sokol, dianggap sebagai kandidat teratas untuk menggantikan Buffett. Jain saat ini mengawasi operasional asuransi di Berkshire.

okol sebelumnya menjalankan apa yang dulu bernama MidAmerican Energy (sekarang disebut Berkshire Hathaway Energy) dan NetJets untuk Berkshire.

Dia mengundurkan diri dari perusahaan pada tahun 2011 setelah Berkshire mengetahui bahwa dia telah membeli US$10 juta saham di perusahaan kimia Lubrizol sebelum mendorong Berkshire untuk membelinya.

Abel dipuji atas komitmennya pada budaya Berkshire dan pemikiran jangka panjang.

Wakil direktur itu lulus dari Universitas Alberta pada tahun 1984 dan bekerja di PricewaterhouseCoopers dan perusahaan energi panas bumi CalEnergy sebelum bergabung dengan MidAmerican Energy pada tahun 1992.

Setelah Abel menggantikan Sokol sebagai kepala MidAmerican pada tahun 2008, dia melanjutkan pertumbuhannya dengan mengakuisisi utilitas Nevada NV Energy dan perusahaan transmisi listrik Alberta, AltaLink.

Abel juga mendorong ekspansi ke energi terbarukan. Ia menjadi wakil ketua pada tahun 2018.

"Abel, tentu saja, tidak memiliki karisma, kepribadian, dan reputasi yang dibangun Buffett selama beberapa dekade, jadi dia tidak akan memiliki daya tarik seperti yang dimiliki Buffett," David Kass, seorang profesor keuangan di Robert H. Smith dari University of Maryland Sekolah Bisnis, tulis Bloomberg.

Tapi dia memancarkan kompetensi dan kesuksesan yang luar biasa. Dia memiliki rekam jejak yang sangat sukses di Berkshire dan menurut Smith pemegang saham tidak dapat meminta lebih dari itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

warren buffett daftar miliarder
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top