Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Qasir Gandeng Xendit Tingkatkan Layanan Pesanan Website Usaha untuk Pengusaha Kecil

Qasir menggandeng Xendit untuk layanan pesanan di Website Usaha. Xendit sendiri digunakan sebagai payment gateway yang dapat mengakomodir dan memudahkan pembayaran secara online bagi semua sektor UMKM yang tergabung di Qasir app.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 29 November 2021  |  18:34 WIB
Xendit
Xendit

Bisnis.com, JAKARTA -  Qasir gandeng Xendit layanan payment gateaway, untuk meningkatkan layanan pesanan website usaha untuk UMKM.

Hal tersebut karena saat ini, banyak para pebisnis maupun UMKM mulai beralih ke penjualan secara digital. Dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi, tentu para pebisnis dan UMKM dapat menghadapi persaingan di era digital ini. Apalagi semenjak pandemi COVID-19 melanda, beralih ke teknologi digital menjadi kesempatan emas untuk menyelamatkan bisnis yang terdampak oleh pandemi COVID-19.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Qasir, Michael Liem, terdapat 3 trik yang dapat dilakukan para pebisnis utamanya UMKM untuk memaksimalkan berbagai layanan digital setelah pandemi melanda. Dari ketiga trik yang telah disebutkan, terdapat salah satu trik yang penting untuk dilakukan sedari awal, yaitu dengan mempunyai website usaha.

“Dahulu, memiliki website untuk usaha dianggap hanya sebagai acuan ketika konsumen ingin mengakses informasi resmi tentang bisnis kita. Sifatnya satu arah.  Itu mengapa banyak pemilik bisnis, terutama pelaku UMKM banyak yang menganggap ini tidak terlalu penting. Namun, saat ini website untuk usaha juga bisa dimanfaatkan secara dua arah. Misalnya untuk proses terima pesanan oleh penjual dan proses pembayaran oleh pembeli,” ungkap Michael.

Maka dari itu, untuk memberi dukungan pada UMKM, Qasir pun telah melengkapi layanan fiturnya, yaitu dengan Website Usaha. Website Usaha dapat digunakan UMKM untuk memasarkan produk secara dengan cara yang terbilang simple bahkan untuk mereka yang belum terlalu akrab dengan teknologi.

Qasir sendiri merupakan layanan aplikasi kasir online atau point of sale (POS) yang dirancang untuk mempermudah para pelaku bisnis khususnya para UMKM untuk mendukung sistem kasir digital, fitur kelola produk dan inventori, laporan penjualan, dan pembayaran digital. Qasir mulai berkembang pesat pada tahun 2018 dan saat ini telah dipercaya lebih dari 800 ribu usahawan yang menggunakan layanan POS Qasir.

Berbagai fitur yang ditawarkan oleh Qasir, mulai dari Aplikasi POS Qasir yang dapat diunduh melalui Google Playstore secara gratis, Layanan Qasir Pro untuk langganan berbayar, Integrasi Grabfood hingga fitur Website Usaha yang termasuk pada Layanan Qasir Pro.

Website Usaha dari Qasir sendiri memiliki kelebihan yang terhubung dengan aplikasi layanan POS Qasir, sehingga semua transaksi akan tercatat di satu tempat secara otomatis. Kelebihan lainnya, untuk memiliki Website Usaha, pengguna tidak perlu repot koding dan melalui proses yang rumit, hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja. Karena katalog yang tampil pada website usaha bisa langsung diimpor dari akun Qasir pengguna. Selain itu terdapat Bio Link yang bisa memuat banyak link untuk sosial media dan link marketplace.

Untuk melengkapi layanan pada Website Usaha, Qasir menggandeng Xendit untuk layanan pesanan di Website Usaha. Xendit sendiri digunakan sebagai payment gateway yang dapat mengakomodir dan memudahkan pembayaran secara online bagi semua sektor UMKM yang tergabung di Qasir app.

“Kami memilih Xendit karena sudah mempunyai reputasi yang bagus. Dari sisi cakupan, Xendit memiliki adopsi pasar yang baik di negara-negara ASEAN, sehingga dapat menjadi solusi yang tepat untuk fokus ekspansi layanan ke wilayah tersebut di masa mendatang,” pungkas Michael dalam keterangan tertulis.

Adapun untuk mengakses Website Usaha, pengguna harus berlangganan layanan Qasir Pro dengan harga Rp399 ribu/tahun. Michael Lim mengatakan bahwa harga yang ditawarkan fitur Qasir Pro adalah yang paling termurah di Indonesia, karena harga ini kurang dari 20% dari harga rata-rata layanan POS di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukm online
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top