Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perjalanan Bisnis Edward Tirtanata, Salah Satu Pendiri Kopi Kenangan. Unikorn Baru

Edward Tirtanata ulus dari Northeastern University dan langsung bekerja bersama keluarganya. Edward memulai bisnis batu bara dari awal bersama dengan ayahnya dan mengerjakan Tongkang, namun merugi kembali.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  10:13 WIB
Edward Tirtanata - instagram
Edward Tirtanata - instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Edward Tirnata, merupakan salah satu sosok pendiri Kopi Kenangan yang baru-baru ini memperoleh status unikorn.

Kopi Kenangan masuk ke dalam deretan daftar unikorn setelah mendapatkan pendanaan Seri C tahap pertama sekitar Rp1,3 triliun. Kopi Kenangan juga memiliki pertumbuhan yang baik selama 12 bulan terakhir dengan memiliki angka penjualan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun dibalik kesuksesan dari Kopi Kenangan, Edward melewati berbagai kegagalan dalam perjalanan hidupnya. Dalam podcast Gita Wirjawan (2/9/2021), Edward membagikan pengalaman hidupnya.

Pada saat SMA, Edward mengaku bahwa dirinya sebagai orang yang malas. Namun pada saat Edward berkuliah di Amerika dan ditelepon oleh Ibunya bahwa keluarganya sedang susah. Momen ini menjadi titik balik bagi Edward.

Pada 2010, Edward lulus dari Northeastern University dan langsung bekerja bersama keluarganya. Edward memulai bisnis batu bara dari awal bersama dengan ayahnya dan mengerjakan Tongkang, namun merugi kembali.

Melihat pengalaman keluarganya yang berbisnis Sumber Daya Alam, Edward kemudian memilih untuk tidak ingin berbisnis di pasar yang harganya telah ditentukan. Pada momen ini, Edward kemudian memilih untuk berbisnis di bidang konsumsi.

Pada tahun 2015, Edward kemudian membuat Lewis & Carroll. Melihat berjamurnya pasar kopi, Lewis & Carroll berfokus pada teh. Setelah dijalankan, Edward melihat bahwa pasarnya cukup kecil.

Edward kemudian mengubah strategi dengan membuat Kopi Kenangan. Kopi Kenangan merupakan kopi dengan harga yang terjangkau dengan melihat potensi pasar.

Edward melihat dari upah gaji minimum Indonesia yang dibandingkan dengan harga kopi di pasaran. Hal inilah yang membuat Edward berpikir bahwa hal ini menjadi alasan mengapa orang Indonesia tidak bisa meminum kopi setiap harinya.

Melawan anggapan umum, dengan menggunakan mesin kopi yang mahal dan bahan-bahan berkualitas, Edward tetap menjual dengan harga yang lebih terjangkau dengan berfokus pada volume.

Kopi Kenangan kini telah memperluas portofolio produk dengan membuka brand baru di bawah Kenangan Group. Brand tersebut seperti Cerita Roti, Chigo dan KOKA.

Pada akhir 2022, Kopi Kenangan juga menargetkan memiliki 1.000 gerai dan memiliki rencana penawaran saham perdana (IPO) pada 2023.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokoh bisnis kopi kenangan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top