Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profil Founder dan CEO Lummo, Krishnan Menon. Pernah Jadi Sales

Krishnan Menon, selaku Founder dan CEO Lummo sendiri, merupakan lulusan dari Birla Institute of Technology and Science. Dirinya lulus dalam Master of Science
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  17:14 WIB
Krishnan Menon - dealstreetasia
Krishnan Menon - dealstreetasia

Bisnis.com, JAKARTA - Krishnan Menon, merupakan pendiri dari Bukukas yang baru saja melakukan rebranding menjadi Lummo.

Diketahui bahwa Lummo, platform layanan pembantu aktivitas baru saja mendapatkan pendanaan seri C yakni senilai US$80 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh Tiger Global dan Sequoia Capital India.

Lummo sendiri terinspirasi dari kata ‘lumen’ atau ‘cahaya’, dengan harapan mampu menjadi penerang para pengusaha dan brand, serta dapat mempermudah untuk berhubungan langsung dengan pelanggan.

Krishnan Menon, selaku Founder dan CEO Lummo sendiri, merupakan lulusan dari Birla Institute of Technology and Science. Dirinya lulus dalam Master of Science

Krishnan sendiri lulus pada tahun 2011. Dirinya menjalani berbagai intern di berbagai perusahaan, hingga kemudian bekerja sebagai Head Sales and Ops di AlphaBeta Labs, India. Dirinya berperan dalam bernegosiasi dengan berbagai investor, mendorong pertumbuhan, dan-lain-lainnya.

Setelah bekerja selama 9 bulan, Krishnan kemudian bekerja di Lazada, Indonesia. Dirinya menjadi Head dalam Buying/Merchandising and Sales. Krishnan bekerja selama 1 tahun.

Krishnan kemudian bekerja dalam Zalora Group Singapura, yakni sebagai Regional Operations Manager - Market Place, selama 5 bulan. Setelahnya, dirinya bekerja di FreeCharge sebagai Expansion selama 6 bulan.

Kembali ke Indonesia, Krishnan kemudian menjadi CEO dan Founder dari Fabelio. Dirinya bekerja dalam Fabelio selama 4 tahun, dan kemudian menjadi Founder dan CEO dari Lummo.

Pada awal terbentuknya Lummo atau Bukukas pada saat dulu, diluncurkan untuk memberdayakan para UMKM menjadi lebih digital.

Dalam Lummo, produk yang akan dikembangkan melalui dana yang diperoleh yakni TOKKO yang kemudian bernama menjadi LummoSHOP. Hal ini membantu para pelaku usaha untuk membuat toko online milik sendiri.

Dalam LummoSHOP, kemudian para UMKM dapat mengelola pesanan dari beberapa platform belanja dalam sekaligus, dan akan membantu membuat situs web resmi tokonya sendiri.

Krishnan sendiri mengatakan bahwa dukungan yang diperoleh merupakan keyakinan global terhadap pertumbuhan ekonomi digital yang pesat. Lummo sendiri akan membantu para usaha dan brand dalam membangun relasi dan menjualnya langsung kepada pelanggan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top