Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lewat By NCC, UKM Konsep Masak Cepat, Suami Istri Ini Raih Omset Rp100 Juta per Bulan

Persaingan restoran di Jakarta Selatan memang lebih kuat. Jika dibandingkan dengan catering, catering lebih berfokus pada kuantiti yang lebih besar, dan jika mendapat project akan mendapat jumlah yang besar. Sedangkan untuk restoran sendiri perlu memerlukan usaha lebih besar dalam marketing.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 27 Januari 2022  |  14:46 WIB
Aviandini Savitri dan suami - dokumen pribadi
Aviandini Savitri dan suami - dokumen pribadi

Bisnis.com, JAKARTA - Memulai bisnis dari pengalaman dalam food and beverages, Aviandini Savitri bersama suami sukses jualan online dengan omset hingga Rp100 juta per bulan.

Awalnya, bisnisnya dimulai dari bisnis keluarga, ketika keluarga suami Aviandini yakni Indra Nugroho Trenggono memiliki bisnis restoran.

“Basicnya ada di food and beverages. Awalnya sebelum membuat catering, suami ada bisnis restoran. Kemudian akhirnya restoran tutup dan bertemu dengan beberapa orang yang memiliki pengalaman di catering seperti chef”. Ucapnya ketika dihubungi oleh Bisnis (26/01/22).

Aviandini sendiri menjelaskan bahwa sebelumnya persaingan restoran di Jakarta Selatan memang lebih kuat. Jika dibandingkan dengan catering, catering lebih berfokus pada kuantiti yang lebih besar, dan jika mendapat project akan mendapat jumlah yang besar. Sedangkan untuk restoran sendiri perlu memerlukan usaha lebih besar dalam marketing.

Aviandini kemudian menjalankan catering. By NCC sendiri merupakan kepanjangan dari By Nusa Cendana Catering. Catering ini untuk berbagai event seperti untuk wedding ataupun untuk acara perusahaan. Namun setelah satu tahun berjalan, bisnis catering dirinya terdampak pandemi.

“Catering mengandalkan event. Karena pandemi, semua harus work from home. Acara seperti wedding juga tidak boleh. Akhirnya mencoba untuk membuat opsi lain untuk survive”.

Tantangan saat pandemi

Launch saat pandemi, Aviandini mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi bersama suami adalah memasarkan pada individu

“Tantangannya karen kini ke individu. Harus mulai lagi marketingnya. Digital marketing awalnya challenge banget, terutama tidak ada basic dalam bidang tersebut.”

Aviandini kemudian melakukan hire internal untuk membranding sosial media, mencoba untuk mengganti agency, dan kemudian terus mencoba agar mencari strategi yang cocok. Walaupun kini masih belum mendapat strategi yang pas, Aviandini mengaku bahwa kini sudah lebih baik dan lebih stabil.

Kemudian, dirinya juga merasakan dampak seperti gelombang kedua dari covid. Dengan perubahan yang cepat, maka strategi bisnis juga perlu direncanakan dengan cepat.

“Kemarin akhirnya menggunakan strategi bisnis bundling. Seperti beli dua dapat satu, atau diskon. Namun bundling sejauh ini yang paling menarik. Terutama semenjak pandemi, banyak orang yang membeli secara online”.

Ide produk dari kebutuhan diri sendiri

By NCC sendiri menjual produk sambal, makanan siap saji yang praktis yakni tinggal dihangatkan, dan bumbu dasar. Produk yang paling laku dibeli adalah konsumen adalah bumbu dasar. Bumbu dasar sendiri terdiri dari bumbu dasar kuning, hijau, hitam, merah putih.

“Dikarenakan pandemi, kini semakin banyak yang memasak dirumah. Dengan bumbu dasar By NCC, maka orang yang tidak bisa masak bisa lebih terbantu. Sedangkan jika sudah bisa masak, maka bumbu dasar ini akan membantu agar lebih praktis” Ujarnya.

Aviandini sendiri mengaku bahwa ide bumbu dasar ini atas kebutuhannya terutama dalam memasak untuk keluarga. Dengan adanya bumbu dasar ini, maka dirinya menjadi lebih terbantu dalam memasak. Jika ada rasa yang kurang, maka tinggal ditambahkan sedikit dikarenakan dalam produknya sudah memiliki takaran.

Tips Bisnis dari Aviandini

Jika ingin memulai bisnis, Aviandini menyarankan untuk mencari tahun terlebih dahulu hal apa yang dibutuhkan di masa pandemi. Pastikan untuk melakukan research dan keunikan atau nilai apa yang ingin ditawarkan.

“Cari value added, target market untuk harga, dan strategi branding. Yang paling penting adalah research. Pasti banyak trial dan error. Benar-benar harus terjun sendiri dan merasakan sendiri. Jangan menyerah jika sales tidak sesuai harapan. Cari solusi apa yang kurang atau salah” Ucapnya.

Selain itu, berdasarkan pengalamannya, Aviandini mengatakan bahwa memiliki hubungan brand yang baik dengan pihak e-commerce menjadi hal yang penting. Pihak e-commerce kemudian dapat membantu untuk melakukan promosi, ataupun untuk melakukan promosi harga di jam-jam tertentu.

Produk yang akan diluncurkan

Untuk kedepannya, By NCC akan segera meluncurkan produk terbaru yakni sambal cumi.

“Di dalam sambal ada potongan cumi. Produk ini bisa jadi lauk sampingan. Nanti juga ada special collab, yakni bumbu dasar tanpa minyak. Cocok untuk yang ingin melakukan diet”.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kuliner restoran catering
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top