Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rebranding, Salah Satu Solusi Tingkatkan Daya Saing UMKM

Untuk membantu meningkatkan daya saing UMKM di persaingan pasar rebranding dan promosi sangatlah penting.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 24 Juli 2022  |  18:18 WIB
Rebranding, Salah Satu Solusi Tingkatkan Daya Saing UMKM
Rebranding, Salah Satu Solusi Tingkatkan Daya Saing UMKM

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu permasalahan yang kerap dihadapi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pemula adalah meningkatkan branding usaha sehingga dapat naik kelas.

Apalagi dengan banyaknya produk yang hampir serupa di pasaran, membuat persaingan bisnis kian kompetitif.

Pasalnya, konsumen umumnya cenderung membeli produk dari merek yang sudah ternama sehingga pelaku UMKM harus mampu meningkatkan positioning agar brandnya bisa melekat di masyarakat.

Berdasarkan laporan Survei Kajian Cepat Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Kinerja UMKM Indonesia 2020 dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mayoritas (23,27%) UMKM yang baru berusia 0 - 5 tahun mengalami penurunan penjualan lebih dari 75%.

Penurunan penjualan ini salah satunya disebabkan karena UMKM pemula masih kesulitan dalam mengelola merek sehingga kurang kompetitif dengan produk lainnya yang sudah beredar di pasaran.

Untuk membantu meningkatkan daya saing UMKM di persaingan pasar yang makin kompetitif ini, Jessica Hendrawidjaja, Chief Marketing Officer Shipper mengatakan bahwa rebranding dan promosi sangat pentung untuk merek lokal yang masih dalam tahap pemula.

Jessica mengatakan hal tersebut karena para pelaku UMKM ini harus menetapkan diferensiasi produk terhadap produk kompetitor yang sudah ada di pasaran sehingga dapat  menjadi top of minds.

“Kami melakukan rebranding pada UMKM terpilih meliputi penentuan identitas brand, pembuatan logo, tagline, nama baru yang sesuai serta aset visual untuk membantu meningkatkan daya tarik/promosi UMKM kepada pelanggan,” jelasnya.

Dalam proses rebranding ini, Shipper mendampingi mereka dari awal untuk membangun brand positioning yang lebih kuat.

Setelah dilakukan proses rebranding, selanjutnya Shipper membantu membangun kesadaran merek secara luas melalui strategi pemasaran dengan penayangan iklan UMKM tersebut pada billboard Shipper di Jakarta, yang diantaranya berlokasi di Senayan City dan Plaza Indonesia.

Selain itu, UMKM terpilih juga dipromosikan oleh selebgram ternama seperti Keanu Angelo @keanuagl dan Jovi Adiguna @joviadhiguna. Shipper untuk dibantu proses promosinya melalui video wawancara pemilik brand melalui akun Instagram.

Salah satu brand lokal yang dibantu dalam proses rebranding dan marketing adalah Rheamanda yaitu brand mukena yang diperuntukan bagi remaja dan dewasa. Brand ini dikembangkan oleh Dyah, seorang pengusaha yang masih menjadi karyawan sekaligus ibu rumah tangga yang harus mengurus suami dan anak.

Di tengah kesibukannya tersebut, Dyah tidak memiliki banyak waktu untuk membuat konsep branding sehingga Rheamanda sendiri tidak memiliki identitas dan kurang menonjol dibandingkan kompetitor sehingga membuat daya pikatnya menjadi kurang.

“Memang kelemahan saya itu tidak bisa melakukan branding. Makanya saat menjadi salah satu UMKM untuk PAHALAwan Cuan saya sangat bahagia. Karena saya jadi tahu caranya memperkenalkan produk agar bisa lebih dikenal masyarakat luas, tidak hanya di Jakarta tapi juga seluruh indonesia,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

branding promosi pemasaran
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top