Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Daftar Konglomerat Pemilik Supermarket Terbesar di Indonesia

Ini dia daftar konglomerat yang memiliki supermarket terbesar di Indonesia yang mungkin belum Anda ketahui
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 17 Oktober 2022  |  12:50 WIB
Daftar Konglomerat Pemilik Supermarket Terbesar di Indonesia
Warga memasuki gerai Hero di kawasan Gondangdia, Jakarta, Senin (14/1/2019). PT Hero Supermarket Tbkmelakukan penutupan 26 gerai di berbagai wilayah Indonesia. - ANTARA/Putra Haryo Kurniawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Supermarket menjadi bisnis yang memiliki pasar paling menjanjikan di Indonesia. Hal ini didukung oleh faktor besarnya populasi penduduk, berkembangnya kelas menengah, serta meningkatnya urbanisasi.

Bahkan, sejumlah pengusaha Indonesia pun telah menjadi pemain besar di sektor bisnis ritel supermarket ini. Berikut Bisnis telah merangkum deretan pengusaha yang memiliki bisnis supermarket terbesar di Indonesia. Simak ulasannya.

1. Anthony Salim

Selain menjadi pemilik dari Indomaret, jaringan minimarket terbesar di Indonesia, dengan jumlah gerai toko per Agustus 2022 mencapai 20.518. Anthony Salim juga merupakan pemilik dari Super Indo.

Berdasarkan keterangan resmi, melalui kemitraan jaringan ritel internasional Delhaize Group yang berpusat di Zaandam, Belanda. Kini, gerai Super Indo sukses tersebar di lebih dari 40 kota di Pulau Jawa dan bagian selatan Sumatera.

Mengutip data Forbes, Senin (17/10/2022), Anthony Salim menduduki peringkat ketiga orang terkaya di Indonesia, dengan total kekayaan sebanyak US$8,5 miliar atau setara Rp121,5 triliun. Bahkan, Anthony juga merupakan pemilik dari perusahaan pembuat mie instan terbesar di dunia, di mana pendapatannya bisa mencapai US$5,8 miliar.

2. James Riady

James Riady merupakan pemilik supermarket terbesar kedua, yaitu Hypermart dengan total sebaran 111 di Indonesia. James Riady sendiri merupakan anak dari Mochtar Riady, pendiri Lippo Group.

Selain Hypermart, James Riady juga mendirikan beberapa lini bisnis lainnya seperti Foodmart, Timezone hingga Matahari. Sebagai putra dari salah satu pengusaha terkaya di Indonesia, tercatat per Oktober 2022, total kekayaannya mencapai US$1,2 miliar atau sekitar Rp 21 triliun

Adapun, Hypermart ini memang mengklaim sebagai supermarket dengan unit ritel modern yang menargetkan konsumen kelas menengah yang berkembang.

3. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung merupakan pemilik dari brand retail Transmart, Carrefour dan Groserindo. Chairul Tanjung juga menguasai waralaba Wendy's di Indonesia dan memiliki waralaba Versace, Mango dan Jimmy Choo.

Melansir dari Forbes, dia pun memiliki saham di maskapai nasional Indonesia Garuda yang sedang bernegosiasi dengan kreditur untuk merestrukturisasi utang US$10 miliar. Adapun per Oktober 2022 ini, harta kekayaannya mencapai US$5,2 miliar atau sekitar Rp80 triliun.

4. Djoko Susanto

Selain menjadi pemilik dari Alfamart, Djoko Susanto juga merupakan pemilik dari Alfamidi, toko ritel supermarket yang berada di bawah naungan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Pada Agustus 2022, nama Djoko Susanto sendiri masuk dalam daftar orang terkaya ke-9 di Indonesia. Forbes mencatat harta kekayaannya per Agustus 2022, mencapai US$3,1 miliar atau setara Rp45 triliun. Melansir dari Forbes Real Time Billionaires, besaran kenaikannya mencapai 1,51% atau sebesar US$46 juta yang setara dengan Rp628 miliar. Bahkan, diketahui peringkat ini naik drastis, dari tahun sebelumnya yakni 2021, di mana Djoko sempat menempati posisi ke-22 dari 50 orang terkaya di Indonesia.

5. Shin Kyuk-ho

Shin Kyuk-ho merupakan pendiri Lotte group yang juga sekaligus merupakan pemilik dari LOTTE Grosir dan LOTTE Mart Hypermarket. Shin merupakan salah satu konglomerat terbesar dan terkenal di Korea Selatan. LOTTE kini berkembang menjadi perusahaan global yang mempunyai lebih dari 50 anak perusahaan di Jepang dan luar negeri.

6. Muhammad Saleh Kurnia

Muhammad Saleh Kurnia merupakan pendiri PT Hero Supermarket Tbk pada tahun 1971. Seiring berjalannya waktu, HERO Group tumbuh dan berkembang dalam membangun jaringan bisnisnya serta berinovasi dalam rangka memenuhi kebutuhan serta pola konsumsi masyarakat.

Saat ini, perseroan tersebut mengoperasikan empat unit bisnis, yaitu Hero Supermarket, Guardian dan IKEA. Adapun, pada tahun 1989 Perseroan melakukan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham “HERO”.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

supermarket hero supermarket konglomerat
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top