Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mundur dari Dropshipaja, Ini Fokus Yang Akan Dikembangkan Rico Huang

Selama lima tahun, Rico dan beberapa partner-nya mengembangkan Dropshipaja.com hingga platform dropship tersebut memiliki lebih dari 100.000 reseller.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 03 Desember 2022  |  06:32 WIB
Mundur dari Dropshipaja, Ini Fokus Yang Akan Dikembangkan Rico Huang
CEO PT Alona Indonesia Raya, Rico Huang. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Memiliki usaha yang besar dan menghasilkan adalah impian bagi banyak pengusaha, baik itu usaha kecil, menengah maupun skala besar. Demi mewujudkan impian untuk memiliki usaha tersebut, entrepreneur sukses dan pengusaha muda Rico Huang memutuskan untuk fokus kembangkan UMKM di Indonesia.

Rico Huang menegaskan pentingnya digitalisasi UMKM. Perkembangan teknologi saat ini berkontribusi besar pada perubahan perilaku masyarakat yang semakin banyak melakukan aktivitas dan bertransaksi secara daring.

“Jangkauan pemasaran digital saat ini cukup efektif ditambah dengan adanya aplikasi TikTok yang banyak memberikan kesempatan bagi influencer, profesi affiliate marketer, hingga pemilik produk. Jika diimbangi dengan pengembangan produk yang baik & pemanfaatan pemasaran di internet, saya sangat yakin UMKM bisa jadi pendorong roda ekonomi yang lebih baik,” ujar Rico seperti dikutip, Sabtu (03/12/2022).

Demi fokus untuk mengembangkan UMKM, Rico pun mengundurkan diri dari jabatan CEO di Dropshipaja. Rico menambahkan ada partner baru yang membeli sahamnya pada September 2022 dan dirasa cocok untuk melanjutkan pengembangan Dropshipaja.

“Meski saya keluar, bisnis Dropshipaja masih terus berjalan dengan positif. Bersama partner baru, saya harap para mitra dan reseller Dropshipaja juga mendapatkan energi baru untuk maju bersama,” jelasnya.

Selama lima tahun, Rico dan beberapa partner-nya mengembangkan Dropshipaja.com hingga platform dropship tersebut memiliki lebih dari 100.000 reseller. Dan selama itu pula, Rico membagi tugas bersama partner sesuai dengan peran masing-masing sehingga bisnis Dropshipaja dapat tetap berjalan normal walaupun tanpa kehadiran Rico.

Adapun bisnis Dropshipaja mulai berkembang dari bisnis custom, bisnis foto, lalu yang terbaru meluncurkan produk di bidang wewangian. Sejak bermain di industri wewangian, pertumbuhan bisnis Dropshipaja jadi semakin baik.

Pengusaha berusia 27 tahun ini pun meyakini bahwa waktu dan tenaganya bisa tercurahkan lebih banyak untuk membantu UMKM, pasca keluar dari Dropshipaja.

“Masih banyak UMKM di luar sana yang bisnisnya masih tidak terbantu secara digital. Saya merasa ketika saya mengajar dan membantu UMKM baik secara gratis ataupun kelas - kelas berbayar, banyak perubahan yang mereka alami dan ini sungguh membahagiakan saya,” lanjut Rico.

Kedepannya, Rico berencana untuk membangun infrastruktur edukasi bisnis dan berinvestasi ke bisnis UMKM melalui perusahaannya yakni PT. Alona Indonesia Raya. Saat ini sudah ada beberapa bisnis UMKM yang diinvestasi oleh Rico, salah satunya adalah marketing agency untuk membantu UMKM dalam pemasaran digital.

“Saya investasi ke marketing agency itu karena melihat salah satu kesulitan teman-teman dari UMKM adalah pemasaran. Tentunya saya sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan pihak manapun asalkan bisa membantu teman-teman UMKM,” jelas Rico.

Lewat Alona, rencananya akan dibuka kelas-kelas edukasi secara gratis ataupun berbayar. Peserta didik akan diberikan beberapa materi yang diajarkan oleh praktisi agar bisa mempraktekkan materi bisnis sesuai dengan kebutuhannya. “Beberapa influencer, affiliate marketer, serta pemilik bisnis juga akan saya ajak untuk bisa mengajar dan berbagi pengalaman,” tambahnya.

Menurut Rico, salah satu kesulitan UMKM adalah minimnya informasi dan pengetahun. Oleh karena itu, ia akan mempertemukan pengusaha sukses untuk mengajar via online maupun secara langsung.

Selanjutnya, Rico juga berencana menyambungkan UMKM yang memiliki masalah dalam pemasaran, sehingga dapat dibantu melalui digital marketing agency. Serta akan ada kerjasama dengan pemilik software untuk mempermudah pekerjaan UMKM mulai dari POS, akutansi, CRM, data analytics, marketing tools, dan sebagainya.

“Tujuan kami di Alona ingin bisa menjadi cahaya untuk para UMKM. Kedepannya beberapa bisnis yang berpotensi juga akan kami sambungkan dengan investor dan kami ikut berinvestasi agar bisa naik level dari UMKM menjadi UKM. Besar harapan kami jika mereka bisa menjadi perusahaan besar,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp umkm Dropshipper
Editor : Puput Ady Sukarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top