Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Adidas Rugi Besar Usai Putus Kontrak dengan Kanye West

Adidas dan Kanye West dilaporkan mengalami kerugian lebih US$1 miliar atau setara dengan Rp1 triliun
/en.wikipedia.org
/en.wikipedia.org

Bisnis.com, JAKARTA - Merek sepatu terkenal Adidas mengalami pukulan finansial yang sangat besar setelah membatalkan kemitraannya dengan Kanye West.

Adidas dilaporkan menghasilkan lebih US$1 miliar atau setara dengan Rp15,6 triliun per tahun dari kolaborasi jangka panjangnya dengan Yeezy. Tapi sekarang perusahaan merasakan dampak finansial dari memutuskan hubungan dengan Kanye West awal tahun ini di tengah perilaku kontroversialnya.

Menurut laporan, Adidas kini tengah berjuang untuk menjual Yeezys senilai US$530 juta atau setara dengan Rp8,2 triliun. Perusahaan tersebut tampaknya mencoba untuk menjual produk sebagai bagian dari merek mereka sendiri tetapi berjuang untuk melakukannya tanpa menyertakan nama rapper tersebut.

Hal ini diperparah oleh berbagai kerugian finansial lain yang dialami Adidas, termasuk penurunan penjualan di China dan keputusan perusahaan untuk berhenti berbisnis di Rusia.

Adidas diperkirakan akan mendapat pukulan finansial setelah mengakhiri kolaborasi Yeezy -nya. Namun jika mereka tidak bisa menemukan cara kreatif untuk menjual sisa produk Yeezy, hal itu bisa merugikan perusahaan.

Bukan hanya Adidas yang terpukul secara finansial sejak memutuskan hubungan dengan Kanye. Rapper itu juga menghadapi kejatuhan finansial yang serius sebagai akibat dari perilaku kontroversialnya.

Forbes melaporkan bahwa Ye kehilangan status miliardernya setelah Adidas mencabutnya.

Dia juga menghadapi sejumlah tuntutan hukum, termasuk kasus pencemaran nama baik senilai US$250 juta atau setara dengan Rp3,9 triliun yang diajukan oleh keluarga George Floyd atas pernyataan tidak benar yang dibuat Kanye tentang kematiannya.

Tak hanya itu, Kanye pun menghadapi sejumlah tuntutan hukum, mulai dari mantan karyawan yang menuduhnya melakukan tindakan diskriminasi hingga gugatan yang diajukan oleh mantan manajer bisnisnya, yang mengklaim dia mengakhiri kontrak mereka secara tidak adil dan berutang jutaan gaji yang belum dibayar serta ganti rugi.

Bahkan merek Kanye, Yeezy menghadapi kesulitan. Baru-baru ini dilaporkan bahwa merek tersebut diusir dari kantor pusatnya setelah tertinggal biaya sewa.

Selain Adidas, banyak merek yang secara resmi memutuskan hubungan dengan Kanye, yang berarti prospek masa depannya mungkin terbatas. 

Apalagi, mengingat bahwa Ye baru-baru ini harus wajib membayar tunjangan anak sebesar US$200.000 atau setara dengan Rp3,1 miliar kepada mantan istrinya Kim Kardashian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper