Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sosok Laurene Powell Jobs, Istri Mendiang Steve Jobs yang Ogah Wariskan Harta untuk Anak

Menjadi salah satu wanita terkaya di dunia karena warisan dari mendiang suaminya Steve Jobs, ternyata Laurene Powell Jobs enggan wariskan kekayaan pada anaknya.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 03 Januari 2023  |  18:00 WIB
Sosok Laurene Powell Jobs, Istri Mendiang Steve Jobs yang Ogah Wariskan Harta untuk Anak
Laurene Powell Jobs - twitter
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Laurene Powell Jobs, janda dari mendiang Steve Jobs kini tercatat sebagai salah satu wanita terkaya di dunia.

Berdasarkan Bloomberg, Selasa (3/1/2023) dirinya menempati posisi ke orang terkaya ke-147 dengan harta kekayaan mencapai US$12,1 miliar atau setara dengan Rp188 triliun.

Bukan hanya karena warisan yang ditinggalkan oleh sang mendiang suami, Laurene juga kini dikenal sebagai investor terbesar kedua setelah Ted Leonsis. Bahkan, dirinya pun tengah menjadi sorotan usai adanya pernyataan yang mengatakan bahwa dia enggan mewariskan seluruh hartanya untuk sang anak.

Lantas, seperti apa sosok dari Laurene Powell Jobs? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya. 

Kehidupan Awal Laurene Powell Jobs

Pengusaha wanita asal Amerika yang ikonik ini lahir pada 6 November 1963. Karena kepribadiannya yang pendiam, tidak banyak yang diketahui tentang masa kecil atau orang tuanya, selain fakta bahwa dia dibesarkan di sebuah danau kecil di barat laut New Jersey. 

Ibunya adalah seorang guru pengganti, sedangkan ayahnya adalah seorang pilot militer yang meninggal dalam kecelakaan pesawat ketika dia berusia 3 tahun. 

Alhasil, sang ibu harus menikah lagi, dan ayah tirinya adalah seorang konselor bimbingan sekolah menengah. Dia memiliki pendidikan yang cukup berkualitas untuk seseorang yang memiliki awal yang sangat sederhana dan diajari untuk mendapatkan semua yang dia butuhkan sejak kecil.

Terkait pendidikan, Laurene diketahui menyelesaikan studinya di Wharton Business School of the University of Pennsylvania pada tahun 1985, di mana dia memperoleh gelar sarjana di bidang Ekonomi, kemudian dia turut menyelesaikan studi untuk mendapatkan gelar sarjana dalam Ilmu Politik dari Fakultas Seni dan Sains Universitas Pennsylvania. 

Tak berhenti sampai situ, dia pun kembali meneruskan pendidikan masternya di Stanford Graduate School of Business, dan disinilah dia bertemu mendiang suaminya dan salah satu pendiri Apple Steve Jobs yang sewaktu itu akan memberikan kuliah "View from the Top" di Sekolah Bisnis Stanford.

Perjalanan Karier Laurene Powell Jobs

Setelah menikah dengan Steve Jobs pada tahun 1991, dia memiliki putra pertama mereka dan kemudian mendirikan perusahaan makanan alami bernama Terravera yang dijual ke pengecer di Carolina Utara. 

Meski dia adalah istri dari Steve Jobs, namun dia enggan untuk berpangku tangan dengan menggantungkan diri pada suaminya. Sehingga, dengan kemampuannya dia berhasil membuktikan bahwa dia pantas menjadi dewan direksi Achieva, alat online yang dibuat untuk memungkinkan siswa belajar lebih efisien ketika akan melaksanakan ujian.

Laurene Powell Jobs pun turut bekerja sebagai ahli strategi perdagangan pendapatan tetap untuk Goldman Sachs selama tiga tahun dan dia juga bekerja untuk Manajemen Aset Merrill Lynch. 

Setelah 22 tahun menikah, tak disangka sang suami meninggal karena kanker pada tahun 2011, meninggalkan US$10 miliar atau setara dengan Rp156 triliun yang sangat besar untuknya, dan berkat kecermatannya dalam mengelola harta, kini kekayaan bersihnya naik menjadi US$12,1 miliar atau setara dengan Rp188 triliun.

Saham dan Investasi Laurene Powell Jobs

Laurene Powell Jobs mewarisi banyak saham Walt Disney dan Apple dari suaminya setelah suaminya meninggal pada tahun 2011. Saham ini bernilai sekitar US$10 miliar setara dengan Rp156 triliun.

Dia pun menjual sebagian besar saham Walt Disney-nya, mengurangi kekayaan bersihnya sebesar US$7 miliar atau setara dengan Rp109 triliun serta meninggalkan saham Apple-nya. 

Meski demikian, dia diketahui masih memiliki sekitar 4 persen saham di Walt Disney yang menghasilkan US$120 juta per tahun atau setara degan Rp1,8 triliun. 

Dia juga memiliki banyak investasi seperti investasinya di The Atlantic, ProPublica, Axios, dan The Athletic, Laurene juga berinvestasi secara besar-besaran di real estate.

Pada tahun 2017, dia adalah pemegang saham terbesar kedua di belakang ketua Ted Leonsis setelah dia mengakuisisi 20% saham senilai sekitar $2,5 miliar di Monumental Sports & Entertainment senilai sekitar $2,5 miliar, yang mengawasi Capitol One Arena, tim olahraga Washington DC. Bahkan, menjadi satu dari hanya empat wanita dengan investasi besar dalam Waralaba NBA. 

Total Kekayaan Laurene Powell Jobs 

Berdasarkan Bloomberg, dirinya kini menempati posisi ke orang terkaya ke-147 dengan harta kekayaan mencapai US$12,1 miliar atau setara dengan Rp188 triliun.

Miliarder luar biasa yang memiliki 3 anak ini menjalani kehidupan yang nyaman di rumahnya di Palo Alto di California, dia juga memiliki rumah pantai yang cukup populer di acara TV dan bernilai US$17,5 juta atau setara dengan Rp273 miliar. 

Namun, meski memiliki harta yang berlimpah. Laurene Powell Jobs sendiri dikenal dengan sifat kedermawanannya, banyak yang berpikir hal ini mungkin disebabkan oleh latar belakang awalnya dari keluarga yang sederhana. 

Terbukti, bagaimana dia menghabiskan harta kekayaannya, yakni salah satunya dengan mendirikan organisasi nirlaba bernama College Track yang membantu siswa berpenghasilan rendah dengan sesi bimbingan dan bimbingan gratis sebelum kuliah. 

Pada tahun 2004, dia pun mendirikan Emerson Collective, sebuah yayasan yang berfokus pada pemberian hibah kepada orang-orang di sekolah, melalui imigrasi atau sosial keadilan dan pada tahun 2015, wanita fenomenal ini mendonasikan $50 juta ke institut XQ, sebuah inisiatif yang membantu guru, siswa, tokoh masyarakat, dan lain-lain. 

Laurene Powell Jobs juga pernah menjadi dewan di New America Foundation, Council on Foreign Relations, Teach for America, Conservation International, dan bahkan dewan pengawas Stanford. 

Bahkan, dia adalah donatur utama bagi politisi Partai Demokrat seperti Hillary Clinton yang telah dia berikan US$2 juta atau setara dengan Rp31 miliar dan selanjutnya membantu mengumpulkan US$4 juta atau setara dengan Rp62 miliar selama kampanye pemilihan presiden AS tahun 2016. 

Ogah Wariskan Seluruh Harta pada Sang Anak

Seseorang yang lahir di keluarga kaya raya tentu memiliki banyak keuntungan dan privilege tersendiri. Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa anak-anak mereka berpeluang mendapat warisan besar dari orang tuanya.

Namun, ternyata ini tidak berlaku bagi Laurene. Melansir dari The Richest, secara terang-terangan dirinya mengatakan bahwa dia bukanlah tipikal yang ingin membangun kerajaan bisnis, sehingga dia tidak berniat meninggalkan warisan kepada sang akan anak-anaknya. 

Dengan sosok yang dikenal punya jiwa sosial tinggi, besar kemungkinan harta yang selama ini dirinya punya akan didedikasikan untuk tujuan amal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

steve jobs orang terkaya tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top