Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Profil Bisnis Supermom, Platform Commerce Parenting yang Disuntik Modal Pandu Sjahrir

Pandu Sjahrir baru saja menyuntik modal platform social commerce Supermom, intip profil bisnisnya.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 11 Januari 2023  |  20:59 WIB
Profil Bisnis Supermom, Platform Commerce Parenting yang Disuntik Modal Pandu Sjahrir
Logo Supermom
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Platform Supermom kini menjadi sorotan. Pasalnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi karena dirasa telah memberikan dukungan yang hebat saat pandemi.

Menurutnya, selama pandemi, perempuan mengalami peningkatan stress dan kecemasan akibat bertambahnya beban mengurus keluarga serta permasalahan ekonomi. 

Supermom yang berambisi menjadi jejaring ibu terbesar di Indonesia juga mengumumkan kerjasama yang terjalin dengan AC Ventures, di mana mereka mendapatkan suntikan dana seri A senilai US$8 juta  dari Pandu Sjahrir. 

Lantas, seperti apa profil bisnis dari Supermom yang kini ada di Indonesia? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya. 

Profil Bisnis Supermom

Supermom adalah sebuah platform digital asal Singapura berbasis Artificial Intelligence (AI) yang bisa dipergunakan untuk mendapatkan produk terbaik dan termurah untuk kebutuhan ibu dan keluarga.

Startup yang dirintis sejak 2015 ini memiliki platform social commerce yang berfokus pada produk, ibu dan anak, pendidikan, FMCG, hingga fesyen dan kecantikan.

Melalui tiga pilar pendukung utamanya, yaitu fasilitas jejaring percakapan bagi para ibu, berbagi pengalaman antar ibu dan pemberi rekomendasi belanja bagi para ibu, membuat platform ini dilengkapi dengan fitur jajak pendapat dan survei yang diklaim mampu memberikan gambaran pasar serta persepsi dan preferensi akan suatu merek dengan waktu cepat dari para ibu. 

”SuperMom Brand Awards nyata 100 persen didasarkan pada pilihan para ibu. Hal ini berarti para pemenang kategori merek tidak perlu beriklan atau menjadi sponsor Supermom. Semua pemenang merek, benar-benar berdasarkan pilihan para ibu. Penghargaan ini terbagi dalam dua kategori utama yaitu Ibu dan Anak (9 kategori) dan Keluarga (7 kategori)”, kata Luke Lim, Executive Chairman SuperMom.

Melansir dari TechCrunch, selain melalui aplikasi, Supermom juga memanfaatkan media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan Telegram untuk membangun komunitas para ibu agar bisa saling belajar, berbagi, memperoleh penghasilan tambahan dan berbelanja sekaligus mendapatkan rekomendasi produk terbaik.

Optimis jadi Market Leader di Indonesia

Memperluas pasar di Indonesia sendiri memang menjadi pertimbangan bagi pihak Supermom, mengingat Indonesia yang memiliki populasi 134.72 juta perempuan, adalah pasar yang sangat menjanjikan untuk SuperMom memberdayakan dan mengedukasi para ibu dan calon ibu. 

Dengan kemampuan data yang canggih, Supermom dapat mendukung dan memberikan saran personal secara cepat dan relevan ke para orang tua, di mana hal ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai sumber paling terpercaya untuk sgala informasi mengenai pola pengasuhan

Kini, Supermom melaporkan bahwa platformnya telah melayani lebih dari 250 juta orang tua di Asia Tenggara yang tersebar di Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Filipina dan Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp startup investasi startup perusahaan startup Bisnis Startup
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top