Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sosok di Balik CoHive, Punya Background Bankir dan Investasi

Simak profil pemilik Cohive yang sudah dinyatakan pailit dan menutup bisnisnya..
Salah satu ruangan cohive/Cohive
Salah satu ruangan cohive/Cohive

Bisnis.com, JAKARTA - Deretan pemilik CoHive kini menuai perhatian publik, pasalnya penyedia ruang kerja berbagi (co-working space), telah resmi ditetapkan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Perusahaan tersebutpun terpaksa menutup bisnisnya. 

Sebelumnya, CoHive bernama EV Hive yang merupakan sebuah tempat bekerja untuk mendukung ekosistem bagi startup portofolio milik East Ventures pada 2015. Hingga akhirnya, ruang kerja bersama ini diambil alih oleh sekelompok pengusaha, yakni Jason Lee, Carlson Lau, dan Ethan Choi pada 2017.

Kemudian di bawah pimpinan mereka, CoHive pun mendapatkan pendanaan seri B, salah satunya dari Insignia Venture. Dengan segera, perusahaan tersebut mengubah fokusnya dan berekspansi secara agresif di banyak lokasi dan kota, termasuk menguasai satu gedung 18 lantai di Mega Kuningan yang diberi nama CoHive 101.

Dibalik ramainya topik pembicaraan mengenai CoHive saat ini, sebenarnya siapa saja pemilik dari perusahaan tersebut? Simak ulasan Bisnis selengkapnya. 

1. Jason Lee

Melansir dari KrASIA, dirinya dibesarkan di AS dan memulai karier di perbankan investasi, mulai dari Deutsche Bank di New York City hingga Merrill Lynch di Singapura. 

Namun, dirinya pun memiliki ketertarikan di startup. Sehingga, dirinya memutuskan untuk bekerja sama dengan Dennis Melka, yang merupakan salah satu pendiri Tune Group bersama Tony Fernandes, pemilik AirAsia. 

“Di perusahaan portofolio terakhir, saya adalah CFO Nida Rooms. Dari sana, saya bertemu dengan co-founder CoHive lainnya, Ethan dan Carlson,” jelasnya. 

Sayangnya, melansir dari Linkedin, Jason mengungkapkan kepemilikannya hanya dari April 2017 hingga Desember 2020. 

Adapun, sejak Maret 2021 hingga saat ini, pengusaha yang memiliki sederet pengalaman di C-Level (CEO dan CFO) di startup kawasan Asia Tenggara pun telah mendirikan BINTANGO, sebuah alat berupa solusi keuangan bagi kreator untuk mengelola dan mengembangkan sebuah bisnis. 

2. Carlson Lau

Carlson merupakan lulusan Management and Technology Program, Wharton School of University of Pennsylvania, Amerika Serikat, dengan gelar bachelor economy dan bachelor of system science engineering.

Usai menyelesaikan studinya, Carlson sempat berkecimpung di dunia perbankan dan ekuitas swasta, mulai dari perusahaan keuangan global dan nasional Goldman Sachs dan Morgan Stanley higga Saratoga Investama, sebelum membentuk, ikut memodali, dan kemudian menakhodai CoHive. 

Sayangnya, serupa dengan Jason, Carlson pun hanya menjadi pemilik dari CoHive dari 2017 dan memutus kepemilikannya di 2019. 

Di tahun yang sama, dengan segera dia pun melanjutkan karier sebagai Managing Director dalam Northstar Group

3. Ethan Choi

Sebagai penduduk asli Korea Selatan, Ethan Choi telah memiliki pengalaman di berbagai industri di negara asalnya dan di Indonesia. Serupa dengan kedua temannya, dia sempat terjun di dunia investasi perbankan dan ekuitas swasta hingga 2011. 

Lalu, pada 2012 Ethan memulai kariernya sebagai produser musik di Korea Selatan dan memproduksi serta menyutradarai berbagai album artis Korea.

Ethan pun pindah ke Indonesia pada tahun 2013 dan memutuskan membangun bisnis di kancah startup. Pada tahun 2017, dia mendirikan CoHive, ruang kerja bersama terbesar di Indo. Namun, kepemilikannya hanya sampai Maret 2021. 

Melansir dari Linkedin, dengan background sebagai pengusaha dan investor dengan pengalaman di bidang media & hiburan, penelitian ekuitas, perbankan investasi, konsultasi manajemen, ekuitas swasta, dan investasi modal ventura.

Saat ini, Ethan menjadi mitra ventura di Indies Capital guna mengawasi penggalangan dana, hubungan investor, investasi bersama, dan pengembangan bisnis. Dia juga merupakan mitra pendiri Supreme Insight Partners yang mengelola dana ventura tahap awal bersama dengan Otium Capital.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper