Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Pemilik RamenYA! yang Lagi Viral di Media Sosial

Kenalan dengan Yansen Salim pemilik Ramen YA yang kini sedang viral di media sosial.
Yansen Salim pemilik Ramen YA/instagram
Yansen Salim pemilik Ramen YA/instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Pemilik RamenYA! Yansen Salim kini ramai diperbincangkan di media sosial.

Hal ini karena lantaran sang bos memilih ikut turun tangan dalam melaporkan insiden kekerasan yang dilakukan oleh oknum driver Gojek, kepada salah satu pegawai RamenYA! lewat akun Instagram pribadi miliknya.

Bahkan, meski tak muncul secara langsung di hadapan publik, pemilik dari RamenYA! disebut meminta tolong pada rekan sekaligus seleb TikTok, Agnes Jenifer ntuk menyampaikan fakta di balik peristiwa nahas yang menimpa Yuli, sang karyawan RamenYA!

"Gue baru dengar temen gue owner Ramen YA, kalau stafnya dia itu dipukul mata kanannya sama petugas ojek online," ujarnya.

Agnes menuturkan kasus penganiayaan tersebut bermula ketika pelaku mengambil pesanan pelanggannya di restoran tersebut, namun paket yang dirinya ambil tertukar, tak terima akhirnya dia pun menyerang karyawan RamenYA!. 

Kejadian tersebut pun lantas viral dan mengundang reaksi keras dari netizen. Sejauh ini, oknum juga telah diamankan pihak kepolisian dan Gojek pun sudah menyampaikan permintaan maaf dan bertanggung jawab membantu biaya pengobatan korban. 

Lantas, siapa sebenarnya pemilik dari RamenYA? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.

Adapun pemilik dari restoran RamenYA adalah Yansen Salim pada Desember 2018, di mana restorannya ini mengusung visi menjadikan ramen halal dengan harga yang terjangkau.

Hal yang membuat RamenYA! selalu ramai dikunjungi masyarakat. Di bawah naungan daYA Group, selain RamenYA! Yansen juga ternyata mendirikan SushiYA pada 2022 lalu. 

Meski bukan artis atau publik figur, namun sosok Yansen terlihat sangat dekat dengan kalangan selebriti, mulai dari Luna Maya, Raffi Ahmad hingga Hotman Paris. Bahkan, akun Yansen Salim pun diikuti oleh Grace Tahir, anak dari konglomerat Dato Sri Tahir yang juga sekaligus penerus Mayapada Group. 

Jadi Tulang Punggung Keluarga

Melansir dari Instagramnya, Yansen sempat menceritakan bagimana dirinya bisa terjun ke industri kuliner. Bermula dari tahun 2004, ketika Yansen berumur 17 tahun, sang Ayah meninggal dunia karena pesawat China Eastern Airlines jatuh di Baotou Mongolia. 

Dia mengungkapkan, kala itu semua usaha dan penghasilan sang Ayah dikuras oleh seorang pengacara. Alhasil, Yansen terpaksa harus sudah mulai menjadi tulang punggung keluarga dan memulai karier sebagai waiter di sebuah restoran di Indonesia. 

Selama 12 tahun berkarier, berbekal pengalaman yang dia dapat dan juga mengumpulkan tabungan dari hasil jerih payahnya, membuat Yansen memberanikan diri membangun merek RamenYA! 

“Mimpi saya hanya papa bisa melihat dari dunia sana, tersenyum bangga atas anaknya yang berusaha untuk keluarga,” tulisnya pada September 2019 lalu. 

Perjuangannya pun membuahkan hasil, kini, RamenYA! telah tumbuh menjadi makanan populer yang selalu ramai dikunjungi pelanggan. Bahkan, guna merespon tingginya permintaan pasar akan kuliner Jepang, maka per Januari 2023 outletnya pun telah membuka cabang ke-66 yang dia kelola secara mandiri bersama tim.

Sayangnya, melansir dari Instagram resmi @ramenya.id, disebutkan bahwa restoran ramen tersebut tidak membuka peluang franchise. Seperti, beberapa brand lainnya, langkah ini dilakukan guna menjaga standar mutu pangan dan nama baik dari merek dagang. 

Peluang Kemitraan RamenYA!

Meski franchise RamenYA! memang tidak tersedia. Namun, Anda bisa menanyakan terkait peluang kerja sama alternatif. Biasanya, brand memberikan opsi kerja sama lain bagi para pebisnis, di mana sebagai calon mitra, Anda bisa menyediakan lokasi atau tempat strategis, memadai dan sesuai target pasar yang bisa digunakan untuk gerai RamenYA! tersebut beroperasi. 

Ada sejumlah kemungkinan skema dari kerja sama ini, mulai dari sewa penuh yaitu bentuk kerja berlangsung dengan cara brand membayar uang sewa secara penuh kepada Anda sebagai mitra atau revenue sharing, yakni bentuk kerja sama, di mana pemilik lokasi mendapatkan bagian atau persentase dari omzet kotor setiap bulannya. 

Tentunya, pebisnis yang ingin mengetahui lebih lanjut soal hak dan kewajiban mitra bisa menghubungi pihak manajemen RamenYA! melalui Instagram. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper