Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Perbandingan Biaya Franchise Influencer Tanah Air, Menantea Paling Murah?

Berikut perbandingan bisnis franchise yang terus bertahan dan dimiliki oleh sejumlah influencer Tanah Air.
Ilustrasi Menantea
Ilustrasi Menantea

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah influencer Tanah Air memang kerap menawarkan peluang bagi mitranya untuk memiliki usaha dengan membuka cabang bisnis di berbagai daerah. 

Di tengah kasus brand Menantea Jerome Polin yang tengah viral, nyatanya masyarakat jadi dibuat penasaran dengan biaya investasi sejumlah pilihan bisnis milik influencer lain. 

Pasalnya, franchise atau waralaba di bidang food and beverages memang terus menjadi bisnis yang cukup populer di Indonesia, sebab pengembangan bisnisnya dinilai cukup cepat karena mengandalkan sebuah merek atau brand yang sudah lebih dulu masyarakat kenali.

Lantas, berapa saja biaya yang dipatok untuk sebuah franchise yang dimiliki oleh influencer Tanah Air? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya. 

Daftar harga franchise yang dimiliki sejumlah artis Indonesia:

1. Denny Sumargo, Burger Bangor – Rp79 Juta 

Jika Anda sedang mencari ide bisnis di bidang food and beverages khususnya Burger, Anda bisa mencoba franchise ‘Burger Bangor’

Berdasarkan situs Franchise, untuk biaya bisnis franchise-nya ini Burger Bangor menawarkan harga paket standar yakni Rp79 juta dan paket lengkap Rp91 juta.

Dalam paket kemitraannya, dua paket tersebut mendapatkan lisensi kemitraan per tiga tahun, biaya survey dan akomodasi, booth standard include neon flex, dan bahan baku awal senilai Rp5 juta.

2. Jerome Polin, Menantea – Rp125 Juta

Terlepas dari tudingan bisnis yang dipopulerkan Jerome Polin ini melakukan scam alias penipuan. Seorang calon mitra yang berminat untuk memulai bisnis ini, harus menyiapkan investasi mulai dari Rp125 juta untuk tipe standar. 

Sementara, jika calon mitra tertarik untuk tipe auto pilot, maka individu perlu menyiapkan biaya sebesar Rp175 juta yang sudah termasuk mesin dan peralatan. 

Melansir dari situs resminya, di dalam operasionalnya, Menantea menerapkan low stock alert system yakni notifikasi ke manager / PIC toko disaat toko menipis dan terus mengawasi quality control dengan teknologi, laporan operasional, finansial, inventory dan lain-lainnya. 

3. Jovi Adhiguna, Street Boba – Rp200 Juta

Street Boba adalah brand minuman yang terkenal di Indonesia yang oleh Jovi Adhiguna, seorang influencer serta model. 

Sebagai bagian keluarga besar Nikmat Group, sama seperti Kopi Lain Hati. Street Boba menawarkan harga paket kemitraan sebesar Rp200 juta, dengan management fee sebesar 5 persen dan lisensi penggunaan merk street boba selama tiga tahun. 

Nantinya, biaya tersebut akan mencakup media promosi, sistem POS kasir selama satu tahun, training dan buku SOP. 

4. Jovi Adhiguna, Gildak - Rp200 Juta

Lagi-lagi Jovi Adhiguna menjadi pendiri 'Gildak' yang mengusung berbagai konsep makanan ringan ala korean street food. Gildak sendiri merupakan kolaborasi dari Nikmat Group. 

Mengenai konsep waralaba, Gildak menawarkan paket waralaba sebesar Rp200 juta. Biaya ini termasuk dengan media promosi dalam bentuk file, desain standar interior yang telah disetujui dari Gildak, sistem POS kasir selama 1 tahun serta training karyawan.

5. Fadil Jaidi, Traffic Bun – Rp200 Juta

Fadil Jaidi merupakan selebgram yang tengah naik daun dan dikenal luas berkat unggahan konten-konten yang menghibur bersama sang Ayah. 

Dirinya pun mendirikan outlet yang berfokus pada olahan burger. Untuk biaya, modal yang dipersiapkan sebesar Rp200 juta rupiah. Modal ini mencakup lisensi brand Burger Lokal, media promosi, sistem POS kasir selama satu tahun hingga training karyawan. 

6. Rachel Vennya dan Niko Al Hakim, Ngikan Yuk – Rp300 Juta

Bisnis franchise ‘Ngikan Yuk’ dengan fokus olahan ikan didirikan Muhammad Ikra dengan menggandeng pasangan influencer, Rachel Vennya dan Niko Al Hakim.

Franchise yang berada di bawah bendera usaha PT Planetmas Adidayaboga Group ini telah memiliki lebih dari 20 cabang.

Melansir dari Bisnis, bagi yang ingin bergabung menjadi mitra Ngikan Yuk, maka perlu mempersiapkan investasi sekitar Rp300 juta sudah termasuk biaya franchise fee selama 5 tahun. Para mitra juga bisa memilih untuk berjualan langsung di ruko atau melalui food container. 

Jika di food container, maka semua sudah disediakan sehingga tinggal jualan sedangkan untuk di ruko maka perlu dilakukan penyesuaian desain interior. 

7. Reza Arap, Yuba Tea – Rp150 Juta

Reza Arap mulai merintis dunia bisnis dengan membuka usaha teh kekinian bernama Yuba Tea pada September 2021. Menggandeng Nikmat Group, Reza Arap dan Wendy Walters membuka outlet pertama Yuba Tea di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. 

Akibat tingginya permintaan soal gerai minuman ini, membuat Yuba Tea membuka peluang franchise dengan biaya investasi sebesar Rp150 juta. 

Biaya ini termasuk dengan media promosi dalam bentuk file yakni menu, banner dan flyer, mendapatkan desain standar toko, sistem POS kasir selama 1 tahun, training dan buku SOP.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper