Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tokoh Bisnis di Balik MG Cars, yang Bakal Luncurkan Pabrik Mobil Listrik di Indonesia

Sosok di balik MG Cars yang bakal membangun pabrik mobil listrik di Indonesia.
William Richard Morris pendiri Morris Garages
William Richard Morris pendiri Morris Garages

Bisnis.com, JAKARTA -- Morris Garages (MG), merek otomotif asal Inggris, mengumumkan bakal membuka pabrik mobil listrik terbarunya di Indonesia. 

Rencana tersebut sejalan dengan peningkatan fokus perusahaan pada mobil listrik dalam merespons terhadap tuntutan pasar otomotif masa kini.

Melalui langkah tersebut, MG melihat Indonesia sebagai pasar kunci di Asia Tenggara. Rencana pembukaan pabrik MG bertujuan lebih mendekatkan MG dengan konsumen Indonesia melalui adaptasi lokal dan integrasi dengan rantai pasokan dalam negeri.

Pabrikan asal Inggris ini akan mengumumkan akan menelurkan dua mobil listrik terbaru mereka, New MG ZS EV dan MG 4 EV.

Kedua tipe mobil listrik tersebut akan dirakit di pabrik MG di Cikarang, Jawa Barat, yang dikerjakan pula oleh tenaga kerja lokal. 

Sosok di Balik MG

Melansir berbagai sumber, MG Cars adalah merek otomotif Inggris yang didirikan oleh William Richard Morris pada 1920-an. Dia lahir pada 1877 di Worcester, Inggris. 

Dia adalah pendiri Morris Motors Limited dan seorang filantropis yang dikenang sebagai pendiri Nuffield Foundation, Nuffield Trust dan Nuffield College, Oxford. 

Dia meraih gelar pendidikannya dari desa Nuffield di Oxfordshire, tempat dia tinggal. William Morris menjadi pemberi kerja terbesar di kota tersebut.  

Salah satu pekerjanya adalah Cecil Kimber, yang merupakan desainer di perusahaan Morris dan membawa M.G. Car Company jadi terkenal sebagai produsen mobil sport Inggris.  

Cecil Kimber lahir di London pada 12 April 1888, dia merupakan anak dari Henry Kimber, seorang insinyur percetakan dan istrinya Fanny.  

mobil Morris Garages
mobil Morris Garages

Dia menempuh pendidikan di Stockport Grammar School dan kemudian bergabung dengan perusahaan ayahnya. Pada 1913 dia memulai kecintaannya pada dunia otomotif dengan membeli Singer 10 hp. 

Ketertarikan ini menyebabkan dia meninggalkan perusahaan keluarganya pada 1914 dan mendapatkan pekerjaan di Sheffield-Simplex sebagai asisten kepala desainer. Selama Perang Dunia I dia pertama kali pindah ke AC Cars dan kemudian ke pemasok komponen EG Wrigley.  

Wrigley juga pernah menjadi pemasok utama Morris Motors Limited yang dimiliki oleh WR Morris pada 1923. Dengan bantuan jaringan yang dia miliki, Kimber mendapat pekerjaan pada 1921 sebagai manajer Penjualan di Morris Garages, sebuah perusahaan swasta milik Morris yang didirikan pada 1909, dan agensi Morris di Oxford.

Saat berada di Morris Garages, Kimber mengembangkan serangkaian bodi khusus untuk mobil Morris, yang dijual dengan merek MG. Akhirnya pada 1928 dengan berdirinya The M.G., perusahaan mobil yang mengkhususkan diri dalam produksi mobil sport MG.  

Perusahaan baru itu berpindah dari Oxford ke Abingdon pada 1929 dan Kimber menjadi direktur pelaksana pada Juli 1930. Pemegang saham utama tetap William Morris sendiri dan pada 1935 dia secara resmi menjual M.G. ke Morris Motors. 

Artinya, Kimber tidak lagi memegang kendali penuh dan harus mengikuti instruksi dari kantor pusat yang membuatnya semakin kecewa dengan perannya.

Dengan pecahnya Perang Dunia II, produksi mobil terhenti dan pada awalnya M.G. beralih menjadi pembuatan barang-barang pokok untuk angkatan bersenjata sampai Kimber memperoleh kontrak kerja di bidang pesawat. 

Saat ini, MG dikenal dengan mobil sport terbuka dua tempat duduknya, dan juga sedan serta coupé, dengan mesin berukuran hingga 3 L dan 3,5 L. Merek tersebut sekarang dimiliki oleh produsen mobil milik China, SAIC Motor Corporation Limited.

SAIC Motor Corp., Ltd. adalah produsen mobil milik negara China yang berkantor pusat di Anting, Shanghai dan didirikan pada 1955. Saat ini SAIC merupakan produsen mobil milik negara "Empat Besar" terbesar di China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper