Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kekayaan Elon Musk Anjlok Rp260 Triliun, Tapi Tetap Jadi Orang Terkaya Dunia

Meski tetap menjadi orang terkaya di dunia, kekayaan Elon Musk tercatat anjlok Rp260 triliun
CEO Tesla Inc. dan SpaceX Elon Musk menyampaikan pidato dalam pembukaan World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (20/5/2024). ANTARA/Aprillio Akbar.
CEO Tesla Inc. dan SpaceX Elon Musk menyampaikan pidato dalam pembukaan World Water Forum ke-10 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (20/5/2024). ANTARA/Aprillio Akbar.

Bisnis.com, JAKARTA — Orang terkaya di dunia, Elon Musk, mengalami penurunan kekayaan terbesar sepanjang sejarah pada Rabu, imbas harga saham perusahaan kendaraan listriknya, Tesla, amblas.

Penurunan saham Tesla turut menyebabkan penurunan kekayaan bersih beberapa miliarder lain yang terkait dengan perusahaan tersebut.

Menurut data Real Time Billionaire Forbes, kekayaan Musk turun lebih dari US$16 miliar atau sekitar Rp260,3 triliun dari US$249 miliar menjadi US$232 miliar pada Rabu pagi.

Penurunan ini disebabkan oleh anjloknya saham Tesla sebesar 12% setelah laporan pendapatan terbarunya mengungkapkan penurunan laba yang signifikan selama empat kuartal berturut-turut.

Penurunan kekayaan bersih Musk dalam satu hari kira-kira setara dengan seluruh kekayaan bersih James Ratcliffe, orang terkaya kedua di Inggris.

Namun, Musk tetap lebih kaya US$30 miliar dibandingkan orang terkaya berikutnya di dunia, pendiri Amazon Jeff Bezos, bahkan setelah nilai 13% sahamnya di Tesla turun dari sekitar US$101 miliar menjadi US$89 miliar.

Meskipun penurunan kekayaan bersih Musk sebesar 11 digit adalah yang paling tajam di antara miliarder mana pun yang terlacak oleh Forbes, namun ada pula beberapa nama besar lainnya yang mengalami kerugian besar pada Rabu terkait dengan serangkaian laporan pendapatan perusahaaan mereka yang berpotensi mengecewakan.

Kekayaan bersih orang terkaya di Eropa, Bernard Arnault turun US$8 miliar setelah kerajaan mewahnya LVMH melaporkan penjualan kuartalan lebih rendah dari perkiraan.

Selain itu, kekayaan salah satu pendiri Google Sergey Brin dan Larry Page masing-masing turun sekitar US$5 miliar karena saham induk Google, Alphabet, merosot setelah perusahaan tersebut memperingatkan kenaikan biaya.

Kemudian, dalam laporan pendapatan pada Selasa lalu, dan kekayaan CEO Meta Mark Zuckerberg menjadi turun sekitar US$6 miliar karena saham Meta merosot imbas hubungannya yang erat dengan Alphabet, karena ketergantungan serupa perusahaan pada pendapatan iklan digital.

Di sisi lain, Musk tetap jadi orang terkaya lantaran ekuitas Musk di SpaceX dan startup kecerdasan buatan generatif xAI menyumbang sebagian besar sisa kekayaan bersihnya di luar Tesla.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper