Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KIAT MANAJEMEN:Suasana Kerja Kondusif Jangan Ditinggalkan

BISNIS.COM, JAKARTA--Beberapa waktu lalu, Owens-Illinois Inc menunjuk Georgette Verdin sebagai Wakil Presiden Manajemen Talenta Global dan pengembangan organisasi.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 30 Mei 2013  |  02:06 WIB
KIAT MANAJEMEN:Suasana Kerja Kondusif Jangan Ditinggalkan

BISNIS.COM, JAKARTA--Beberapa waktu lalu, Owens-Illinois Inc menunjuk Georgette Verdin sebagai Wakil Presiden Manajemen Talenta Global dan pengembangan organisasi.

Fokus Verdin akan mencakup efektivitas dan desain organisasi, manajemen kinerja, pembelajaran dan pengembangan, dan perencanaan tenaga kerja.

Menurut Paul Jarrell, Wakil Presiden Senior dan Chief Human Resources Owens-Illinois Inc, karyawannya saat ini menghadapi banyak perubahan signifikan seiring transformasi perusahaan agar mampu beradaptasi dengan perubahan persaingan dan tekanan ekonomi yang semakin intens.

Owens-Illinois Inc adalah salah satu perusahaan produsen wadah gelas terbesar di dunia. Perusahaan ini menjalin kemitraan dengan banyak perusahaan makanan dan minuman terkemuka di dunia.

Owens-Illinois, Inc berkantor pusat di Perrysburg, Ohio, Amerika Serikat (AS), mempekerjakan tidak kurang dari 24.000 karyawan di 81 pabrik yang tersebar di 21 negara.

Adanya jabatan Wakil Presiden Manajemen Talenta Global dan Pengembangan Organisasi di Owens-Illinois Inc agaknya menunjukkan kesadaran perusahaan itu akan pentingnya kemampuan untuk mengenali, merekrut, mengembangkan, dan mempertahankan bakat-bakat terbaik di tengah-tengah makin kaburnya batas-batas wilayah negara dan makin bebasnya pergerakan produk, layanan, dan sumber daya.

Bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di pasar global, dengan kondisi budaya dan lingkungan yang beragam, masalah pengelolaan talenta menjadi lebih kompleks.
 

Dengan kata lain, Owens-Illinois Inc sadar akan pentingnya mengelola talenta-talentanya di tengah-tengah dunia yang makin mengglobal. Sebuah kesadaran yang sudah selayaknya dimiliki oleh dunia bisnis, yang saat ini, suka atau tidak suka, harus berurusan dengan dunia yang semakin mengglobal.

Globalisasi, yang dikukuhkan oleh semakin maraknya perjanjian perdagangan bebas baik yang sifatnya bilateral maupun multilateral, mengakibatkan semakin terbukanya peluang bisnis di sebuah negara untuk dimanfaatkan oleh negara lain.

Persaingan juga makin intens. Saat ini, sebuah perusahaan, di mana pun lokasi beroperasinya, tidak hanya harus bertarung dengan pesaingnya dalam industri yang sama namun juga dari industri yang lain.

Tidak hanya dengan perusahaan dari satu negara melainkan juga dari negara lain. Termasuk bersaing memperebutkan bakat-bakat terbaik.

Oleh karena itu, bagi perusahaan yang beroperasi di pasar global, masalah pengelolaan talenta wajib mendapat perhatian, di samping masalah lain yang lebih sering dibahas semisal potensi pasar.

PRINSIP DASAR

Prinsip-prinsip dasar pengelolaan talenta bagi perusahaan yang beroperasi di pasar global sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perusahaan-perusahaan lainnya.

Prinsip-prinsip dasar tersebut di antaranya adalah keselarasan pengelolaan talenta dengan visi, misi, tujuan, strategi dan budaya perusahaan; kesesuaian dan konsistensi praktek-praktek pengelolaan talenta; dukungan dan keterlibatan manajemen dan pimpinan puncak perusahaan.

Selain itu, dan hadirnya rekan kerja yang berkualitas sehingga mampu memperkaya sudut pandang, mewujudkan transfer pengetahuan; menghadirkan umpan balik yang konstruktif; dan membangkitkan semangat. Suasana kerja yang kondusif juga tak boleh ketinggalan.

*CEO The Jakarta Consulting Group

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perusahaan kiat manajemen produsen

Sumber : *Patricia Susanto

Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top