Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kopi Yor Tawarkan Bisnis Beromzet Rp4 Jutaan per Hari

Paket investasi Kopi Yor sendiri saat ini sebesar Rp70 juta sudah termasuk peralatan. Dengan penjualan rata-rata sehari sekitar 150-200 cup dengan harga rata-rata Rp20.000.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  14:41 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Tren bisnis kopi kekinian sepertinya memang tidak pernah ada matinya. Berbagai brand pun berlomba-lomba menarik hati para pecinta kopi di seluruh Indonesia.

Selain nama-nama besar seperti Kopi Janji Jiwa, Kedai Kopi Kulo, dan Kopi Kenangan, banyak brand-brand kopi baru yang ikut ambil bagian dalam peluang bisnis tersebut, salah satunya Kopi Yor yang dikembangkan oleh PT Otewe Maju Bersama.

Tjoek Widharyoko, CEO PT Otewe Maju Bersama mengakui bahwa keinginannya membangun brand Kopi Yor karena melihat prospek bisnis kopi kekinian yang masih sangat besar.

Dia pun sengaja mengembangkannya dalam bentuk kemitraan untuk memberikan peluang bisnis bagi masyarakat yang ingin mencicipi gurihnya usaha kopi kekinian.

"Kami memang mengambil pasar dari brand-brand kopi besar yang saat ini sudah tidak bisa lagi membuka cabang di Jakarta, padahal masih banyak masyarakat yang sebetulnya ingin menjalankan bisnis kopi sehingga kami membangun brand Kopi Yor dan menawarkannya dengan sistem kemitraan," ujarnya.

Benar saja, baru setahun dijalankan, Kopi Yor telah diterima dengan baik oleh para penikmat kopi sehingga semakin banyak masyarakat yang ingin menjadi mitra dan ikut membuka booth atau kedai Kopi Yor.

"Dalam 1 tahun ini saja kami berhasil melewati pencapaian lebih dari 100 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, target kami tahun ini akan bertambah hingga menjadi 200 outlet," ujarnya.

Paket investasi Kopi Yor sendiri saat ini sebesar Rp70 juta sudah termasuk peralatan. Dengan penjualan rata-rata sehari sekitar 150-200 cup dengan harga rata-rata Rp20.000. Dengan demikian, dalam sehari omzet rata-rata sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta atau sebesar Rp90 juta hingga Rp120 juta perbulan dengan keuntungan bersih sekitar 25 persen.

Outlet pertama Kopi Yor berada di Jalan Kelapa Kopyor, Kelapa Gading, Jakarta yang juga menjadi salah satu inspirasi nama brand “Kopi Yor”.

Berangkat dari nama tersebut, varian Es Kopi Yor yang merupakan perpaduan antara rasa pahit kopi dan rasa khas kopyor, mampu menjadi magnet yang cukup kuat untuk menarik para penggemar sekaligus signature menjadi berbeda dengan minuman kopi lainnya yang sedang menjadi trend di Indonesia.

Selain itu, terdapat menu dari Kopi Yor yang dapat konsumen nikmati dengan berbagai perpaduan menu kopi hingga non kopi seperti Boba.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top