Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jim Walton: Jejak Si Bungsu Pewaris Kekayaan Walmart

Jim Walton bergabung dengan dewan direksi Walmart setelah kematian saudaranya, John, pada tahun 2005 dan memipin sampai dengan 2016.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  18:32 WIB
Jim Walton bertepuk tangan dalam rapat umum pemegang saham Walmart di Arkansas (1/6/2018) - Bloomberg
Jim Walton bertepuk tangan dalam rapat umum pemegang saham Walmart di Arkansas (1/6/2018) - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Jim Walton, putra bungsu dari pendiri Walmart Sam Walton, baru saja berulang tahun yang ke-72 pada 7 Juni lalu.

Pria yang lahir dengan nama James Carr Walton tercatat sebagai orang terkaya kedelapan di dunia versi majalah Forbes.

Saat ini, dia menjabat sebagai CEO dan Chairman Arvest Bank Group, Inc. Menurut data kekayaan bersih real-time Forbes, sampai dengan Juni kekayaan Jim diperkirakan bernilai US$53,3 miliar, menjadikannya pewaris Walton terkaya.

Diikuti oleh adik perempuannya, Alice Walton dengan estimasi kekayaan sebesar US$53,1 miliar dan kakak laki-lakinya, Rob Walton dengan estimasi kekayaan sebesar US$52,9 miliar.

Menurut Fox Business, jika digabung, kekayaan keluarga Walton menjadikan mereka keluarga terkaya di Amerika Serikat dan keluarga non-kerajaan terkaya di dunia. Selain dari tiga ahli waris terkaya, ada empat ahli waris Walton lain yang juga memiliki kekayaan miliaran dolar meskipun tidak sebanyak Jim, Alice dan Rob.

Sam Walton membuka toko ritel Walmart pertamanya di Rogers, Arkansas, pada tahun 1962. 30 tahun kemudian, Sam telah mengubah Wal-Mart menjadi pengecer terbesar di dunia, dengan hampir 2.000 toko dan US$44 miliar dalam penjualan tahunan.

Walmart sekarang memiliki lebih dari 11.000 toko dan melaporkan pendapatan sebesar US$524 miliar pada yang berakhir 31 Januari 2020, menurut Bloomberg.

Setelah lulus dari University of Arkansas dengan gelar sarjana administrasi bisnis pada tahun 1971, Jim langsung bergabung dengan Walmart untuk menangani transaksi real estat.

Pada pertengahan 1970-an, dia ditugaskan di Walton Enterprises, kantor keluarga Walton, yang kepemilikannya mencakup Bank of Bentonville (yang berganti nama menjadi Arvest Bank).

Jim kemudian didapuk menjadi bos Arvest dan mengubahnya menjadi bank terbesar di negara bagian Arkansas dari segi pangsa pasar deposito. Saat ini, bank tersebut memiliki aset sebesar US$16 miliar.

Miliarder itu kemudian bergabung dengan dewan direksi Walmart setelah kematian saudaranya, John, pada tahun 2005 dan memipin sampai dengan 2016.

Jim juga merupakan pemilik dari Community Publishers, yang mengoperasikan surat kabar di negara bagian Arkansas, Missouri dan Oklahoma.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya walmart
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top