Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

9 Cara Kreatif Industri Kecantikan Bertahan di Masa Pandemi

Tak heran, berbagai bisnis yang bergerak di bidang kecantikan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  08:44 WIB
Ilustrasi kosmetik
Ilustrasi kosmetik

Bisnis.com, JAKARTA – Beberapa tahun terakhir, industri kecantikan mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Hal ini tak lepas dengan semakin tingginya kebutuhan wanita Indonesia untuk merawat dan mempercantik diri.

Tak heran, berbagai bisnis yang bergerak di bidang kecantikan mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, termasuk makeup artist atau penata rias dan hairstylist atau penata rambut. Bahkan kedua jasa kecantikan tersebut memiliki tarif yang cukup tinggi, terutama untuk jasa profesional.

Namun, adaya pandemi Covid-19 membuat keberlangsungan bisnis yang mengharuskan kontak langsung dengan pelanggannya tersebut mengalami penurunan permintaan yang cukup dalam sehingga para pelaku usaha harus mampu beradaptasi dan menciptakan peluang di masa pandemi ini.

Aditya Maulana, Public Relations Lead Shopee Indonesia mengatakan selama masa pandemi, kategori kecantikan menjadi salah satu yang terfavorit. Untuk membantu para pelaku industri kecantikan tetap bertahan dan mampu beradaptasi, ada sembilan cara yang dapat dilakukan.

1. Mencari ilmu dan mengasah skill make up melalui platform yang sesuai

Pelajari dan tambah ilmu makeup atau hairdo terbaru yang belum dikuasai untuk memperluas skill yang dimiliki dengan mengikuti kelas atau diskusi online, seperti BincangShopee.

2. Memanfaatkan platform belanja online 

Temukan produk dan alat kecantikan dengan harga murah, lengkap, dan kualitas yang terbaik hanya di Shopee 9.9 Super Beauty Day untuk melengkapi kebutuhan peralatan profesi mu!

3. Mengetahui market & tren yang sedang berlangsung

Ketahui tren make up atau hair do yang sedang diminati saat ini. Serta temukan target konsumen yang sesuai dengan make up atau hair do style yang dimiliki.

4. Mencari peluang dan mempelajari channel pemasaran

Pelajari dan temukan channel pemasaran dalam bentuk apapun, mulai dari sosial media, platform digital, fitur-fitur aplikasi dan kolaborasi untuk membuka peluang baru

5. Rapikan platform yang dapat menjadi digital portfolio

Perkuat value dan online presence dengan merapikan platform sosial media yang menarik serta menghadirkan inisiatif yang engaging

6. Share pengetahuan dan tingkatkan interaksi melalui platform digital

Ciptakan engagement dan bangun awareness melalui platform digital yang dimiliki seperti membuat kolaborasi dengan pihak lain maupun Live agar tercipta interaksi yang menarik

7. Praktekkan protokol kesehatan yang aman dan sesuai

Terapkan protokol kesehatan untuk dirimu dan pelanggan seperti penggunaan masker, rajin mencuci tangan, hand sanitizer maupun pengecekan suhu untuk mengantisipasi penyebaran virus.

8. Melakukan kolaborasi

Membuka diri dan mencari kesempatan untuk melakukan kolaborasi dengan hairstylist atau make up artist ataupun pihak luar untuk menciptakan sebuah konten dan inisiatif yang menarik dan bermanfaat.

9. Memperluas networking dengan bergabung dalam komunitas

Bergabunglah dengan komunitas untuk berdiskusi mengenai insight, menemukan peluang baru serta memperkuat hubungan dengan orang-orang yang memiliki minat sama untuk memajukan industri kecantikan.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri kecantikan kosmetika
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top