Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Cara Mengasah Soft Skills sebagai Pekerja Lepas

Anda tetap harus dapat memanfaatkan soft skill untuk menyelesaikan pekerjaan, terutama jika Anda menginginkan kesempatan untuk bekerja berulang.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 04 September 2020  |  12:10 WIB
Dibuat secara native untuk cloud, Oracle Fusion Cloud Human Capital Management adalah solusi lengkap yang menghubungkan setiap proses sumber daya manusia mulai dari perekrutan hingga pensiun -- termasuk SDM global, manajemen bakat, manajemen tenaga kerja, dan penggajian.  - Oracle.
Dibuat secara native untuk cloud, Oracle Fusion Cloud Human Capital Management adalah solusi lengkap yang menghubungkan setiap proses sumber daya manusia mulai dari perekrutan hingga pensiun -- termasuk SDM global, manajemen bakat, manajemen tenaga kerja, dan penggajian. - Oracle.

Bisnis.com, JAKARTA -- Baik Anda bekerja sampingan atau penuh waktu, pemilik bisnis yang bekerja secara lepas dapat dan harus membangun soft skill yang luar biasa.

Ketika Anda memutuskan untuk bertahan dalam bisnis untuk diri sendiri atau pada akhirnya menjadikan ini pekerjaan penuh waktu, dengan soft skill yang terasah, Anda akan menjadi lebih kompetitif di pasar.

Seperti dikutip melalui Entrepreneur, Jumat (4/9/2020), pengusaha semakin kesulitan untuk menemukan kandidat yang tepat terkait dengan soft skill. Tiga dari empat perekrut melaporkan bahwa lulusan perguruan tinggi baru-baru ini tidak memiliki keterampilan yang mereka cari.

Dan bahkan jika Anda bekerja freelance untuk perusahaan-perusahaan ini,

Anda tetap harus dapat memanfaatkan soft skill untuk menyelesaikan pekerjaan, terutama jika Anda menginginkan kesempatan untuk bekerja berulang.

Anda tetap harus dapat memanfaatkan soft skill untuk menyelesaikan pekerjaan, terutama jika Anda menginginkan kesempatan untuk bekerja berulang.

Soft skill mencakup aspek non-teknis yang penting saat bekerja dengan klien atau sebagai bagian dari tim - kolaborasi, prioritas, manajemen waktu, komunikasi, dan pemikiran kritis.

Jika Anda datang ke klien dengan kemampuan teknis untuk melakukan pekerjaan ditambah soft skill, hal ini membuat Anda menjadi pekerja lepas yang paling dicari dalam waktu semalam.

1. Perhatikan dan catat kebutuhan klien.

Dengarkan baik-baik klien untuk membaca keinginan mereka tersirat. Dalam komunikasi terbuka, klien dan anggota tim akan sering melewatkan detail berharga yang memberi tahu Anda dimana tepatnya orang lain gagal. Saat membuat catatan tentang proyek potensial, catatlah ini.

Ada begitu banyak orang yang tidak mendengarkan kebutuhan calon klien mereka, apalagi menggunakan pengetahuan ini untuk keuntungan mereka. Anda akan menonjol dari pekerja lepas lain karena melakukan ini, dan ini hanya membutuhkan sedikit energi untuk dilakukan.

2. Minta tanggapan.

Klien tidak memberi Anda umpan balik? Anda kehilangan kesempatan untuk mendengar kritik yang membangun dan menerapkan lebih banyak objektivitas pada pekerjaan Anda sendiri.

Pada awalnya, sungguh menyakitkan mendengar seseorang mengatakan bahwa produk kerja Anda tidak sempurna. Namun, beradaptasi untuk mendengarkan umpan balik yang masuk akal dan menjadi mudah untuk bekerja sama langka seperti berlian di beberapa ceruk freelance. Mampu mendengar umpan balik dan tidak tersinggung membuat Anda lebih mudah untuk bekerja dengannya, dan membuka semua jenis pintu.

Jika klien Anda tidak memberikan masukan, mintalah! Meskipun mereka tidak memiliki masukan negatif, akan sangat membantu untuk mengetahui apa yang mereka sukai saat bekerja dengan Anda. Informasi ini dapat diubah menjadi testimonial atau bahkan digunakan saat mempromosikan klien masa depan.

3. Asah keterampilan manajemen waktu Anda

Mampu menjaga bisnis Anda tetap efisien membuat calon klien freelance menginginkan keajaiban itu di perusahaan mereka sendiri juga. Jika klien bertanya kepada Anda bagaimana Anda memprioritaskan sesuatu, berikan jawaban spesifik. Bicarakan tentang bagaimana Anda menggunakan sistem dan struktur untuk menentukan tidak hanya apa yang akan Anda lakukan pertama kali tetapi bagaimana Anda akan melakukannya, alat apa yang akan Anda gunakan, dan bagaimana Anda akan membuat proses lebih cepat tanpa mengambil jalan pintas.

4. Selalu belajar

Tidak ada yang sempurna, tetapi semakin Anda dapat mencari peluang belajar, semakin baik soft skill Anda. Cari opsi pembelajaran yang memungkinkan Anda menyusun strategi, bekerja dengan, atau berkomunikasi dengan orang lain. Ini bisa sebagai mentor atau bahkan dalam lingkungan belajar kelompok. Ini juga dapat membantu untuk menutupi kurangnya pengalaman kerja saat Anda pertama kali memulai.

Keterampilan lunak bahkan dapat menanamkan kehidupan pribadi Anda dengan lebih banyak kesuksesan, tetapi keterampilan tersebut menjadi semakin penting di dunia profesional. Kemas satu-dua pukulan kemampuan dan keterampilan lunak untuk menghasilkan pengikut, rujukan, dan testimoni dalam bisnis freelance Anda dan Anda akan menjadi aset bagi klien Anda dan bisnis mereka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis keterampilan
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top