Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Video Sebagai Alat Strategi Marketing Viral

Video yang terlalu panjang, betapapun memikatnya, dapat membuat pengguna enggan untuk menontonnya dari awal hingga akhir.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 21 September 2020  |  13:08 WIB
Logo Instagram - Istimewa
Logo Instagram - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Di dunia yang semakin digital, perusahaan telah mengembangkan strategi pemasaran baru yang dirancang untuk dikomunikasikan melalui media sosial.

Apakah marketing viral atau pemasaran viral merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan brand awareness?

Strategi marketing viral adalah bentuk komunikasi yang mengandalkan pelanggan sebuah brand atau jejaring sosial untuk menghasilkan minat pada produk atau layanan mereka.

Dilansir melalui Doxee, istilah ini dikaitkan dengan Steve Jurvetson dan Tim Draper yang menggunakan kata "viral" pada tahun 1996 untuk menggambarkan strategi pemasaran yang digunakan untuk pengembangan Hotmail, di mana iklan dilampirkan ke pesan keluar pengguna email.

Idenya adalah bahwa satu pengguna yang "terinfeksi" kemudian dapat menyebarkan "virus" tersebut ke orang lain.

Namun, marketing viral lebih fokus pada membangun pesan yang menarik dan efektif, yang mampu menginspirasi emosi yang menimbulkan promosi dari mulut ke mulut, daripada sekadar mengiklankan produk.

"Ada banyak alasan yang menjadikan video sebagai alat pemasaran online yang sangat baik, mulai dari fakta bahwa video memungkinkan Anda untuk mengekspresikan konsep dengan cara yang sederhana dan orisinal, dan dengan cara yang melibatkan pengguna secara langsung," seperti dikutip melalui Doxee, Senin (21/9).

Berbicara tentang pemasaran viral dan video, pikirkan tentang kesuksesan TikTok, platform sosial yang menawarkan sekitar 800 juta pengguna bulanan di seluruh dunia, terutama di antara pengguna berusia 13 hingga 24 tahun.

TikTok memungkinkan pengguna membuat video pendek dan lucu dengan musik atau kutipan film di latar belakang.

Ada banyak alasan yang menjadikan video sebagai alat pemasaran online yang sangat baik, mulai dari fakta bahwa video memungkinkan Anda untuk mengekspresikan konsep dengan cara yang sederhana dan orisinal, dan dengan cara yang melibatkan pengguna secara langsung.

Berbicara tentang pemasaran viral dan video, pikirkan tentang kesuksesan TikTok, platform sosial yang menawarkan sekitar 800 juta pengguna bulanan di seluruh dunia, terutama di antara pengguna berusia 13 hingga 24 tahun. TikTok memungkinkan pengguna membuat video pendek dan lucu dengan musik atau kutipan film di latar belakang.

Kemudahan video menjadi viral melalui TikTok juga menjadikannya alat pemasaran yang sangat baik untuk merek B2C.

Dalam hal ini tantangannya adalah mengembangkan strategi yang meluas, karena pengguna yang mengambil bagian di dalamnya, berinteraksi langsung dengan produk dan otomatis menjadi promotornya.

Seperti apa ciri-ciri video viral?

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Elon University menyoroti aspek utama yang dimiliki oleh video YouTube terbaik yang dipilih oleh Majalah Time (elon.edu):

Pertama-tama, 75 persen video yang dianalisis memiliki judul yang sangat pendek, terdiri dari sekitar 3 kata. Demikian pula, sekitar 60 persen video yang dianalisis berdurasi 3 menit atau kurang.

Oleh karena itu, rumus optimal marketing viral adalah membuat video singkat dan berdampak yang melibatkan penonton selama durasi video.

Video yang terlalu panjang, betapapun memikatnya, dapat membuat pengguna enggan untuk menontonnya dari awal hingga akhir dan kemudian membagikannya. Fitur menarik lainnya adalah penggunaan ironi: sekitar 90 persen video memiliki elemen ironis.

"Seperti yang telah kami sebutkan, agar konten menjadi viral, kontennya harus membangkitkan emosi yang kuat. Ini menjelaskan mengapa video semacam itu cenderung lebih berhasil," tulis Doxee.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

marketing peluang usaha video tips bisnis Tagar viral
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top