Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Tetap Produktif Setelah Terkena PHK

PHK bukan akhir dari hidup. Bila Anda sedang tidak bekerja, maka perlu berbagai penyesuaian untuk menetapkan suatu rutinitas baru.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  21:24 WIB
Ilustrasi - Digitaltrends
Ilustrasi - Digitaltrends

Bisnis.com, JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) telah menimbulkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga penutupan perusahaan di Indonesia.

Mengutip data dari Laporan Survei JobStreet edisi Agustus 2020, lebih dari separuh, atau 54 persen karyawan di Indonesia telah terkena dampak Covid-19, khususnya terkait situasi kerja mereka.

Adapun karyawan yang paling terimbas adalah para karyawan di Bali 79 persen, mereka yang tidak bekerja penuh waktu 67 persen, baru bekerja selama kurang dari 12 bulan 64 persen, dan karyawan dengan gaji rendah.

Pandemi virus corona paling berdampak pada pekerjaan di sektor perhotelan, katering 85 persen, pariwisata, biro perjalanan 82 persen, periklanan, hubungan masyarakat, jasa pemasaran 82 persen, pakaian, garmen, tekstil 71 persen, makanan dan minuman 69 persen; dan arsitektur, bangunan, dan konstruksi 64 persen.

PHK bukan akhir dari hidup. Bila Anda sedang tidak bekerja, maka perlu berbagai penyesuaian untuk menetapkan suatu rutinitas baru, ingat betapa pentingnya untuk tetap produktif dan fokus pada prioritas Anda. Berikut beberapa cara untuk tetap produktif meskipun sedang tidak bekerja:

1. Periksa keadaan Anda secara keseluruhan

    Beberapa hari atau minggu pertama setelah kehilangan pekerjaan mungkin akan mengejutkan, dan Anda mungkin akan berusaha keras mencari cara untuk kembali memulai karier sesegera mungkin. Namun fokuslah pada diri Anda sendiri terlebih dahulu.

Periksa kondisi fisik, mental, dan emosional Anda dalam keadaan baik, agar dapat mengerjakan tugas lain dengan sukses. Menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting. Beristirahatlah sejenak dan lakukan hal-hal yang membuat Anda merasa rileks.

2. Tinjau kondisi keuangan Anda

Menurut survei, sebanyak 77 persen orang akan khawatir soal keuangan pribadi / keluarga. Itu adalah kekhawatiran terbesar para individu yang tidak bekerja. Memeriksa kembali keuangan, menyesuaikan anggaran pribadi dan keluarga, dan menginformasikan status Anda kepada pemberi kredit harus menjadi salah satu prioritas utama guna membantu meredakan kekhawatiran yang ada. Baca tips lainnya untuk mengelola kesulitan finansial Anda.

3. Rencanakan langkah karier Anda selanjutnya

Evaluasi kinerja dan pengalaman Anda dari pekerjaan sebelumnya. Pertimbangkan tugas-tugas yang telah diselesaikan dan yang menurut Anda menantang. Kemudian, sempurnakan rencana dan target karier Anda dan buat daftar hal baru yang ingin dicapai dalam pekerjaan berikutnya. Anda bisa menulis seperti peran dan tugas selanjutnya, industri atau sektor tertentu, dan kisaran gaji yang ideal untuk pengalaman dan keterampilan yang Anda miliki.

4. Aktif mencari kerja

Berdasarkan hasil survei, tujuh dari sepuluh kandidat sedang aktif mencari dan melamar pekerjaan. Kelompok yang paling banyak mencari pekerjaan adalah golongan orang yang terkena PHK sebanyak 88 persen. Hal ini dapat mengakibatkan persaingan yang ketat di pasar tenaga kerja, jadi penting untuk menonjolkan diri Anda di mata perekrut. Perbarui CV dan profil profesional Anda di JobStreet. Catat pekerjaan yang banyak diminati kandidat dalam beberapa bulan mendatang.

5. Pertimbangkan untuk mengambil pekerjaan lepas atau berbasis proyek

Pekerjaan kontrak dapat membantu Anda mendapat penghasilan sambil menunggu pekerjaan baru. Pekerjaan freelance rumahan bahkan dapat membantu Anda menyesuaikan diri dengan sistem bekerja dari rumah yang diterapkan sebagian besar perusahaan selama krisis Covid-19.

Jika Anda ragu untuk mencobanya, berikut alasan mengapa freelance baik untuk karier Anda. Sembari melakukan ini, pantau terus aktivitas perekrutan karena 80 persen perusahaan di Indonesia diperkirakan akan melanjutkan rekrutmen dan lebih dari setengahnya atau sebanyak 56 persen perusahaan tidak akan mempermasalahkan pemutusan kerja akibat Covid-19.

6. Ikuti webinar dan kursus online

Meskipun Anda masih dalam tahap mencari pekerjaan, penting untuk terus mempelajari keterampilan baru. Manfaatkan webinar dan kursus yang relevan dengan pengalaman dan posisi yang hendak Anda lamar. Keterampilan baru yang diperoleh akan meningkatkan CV Anda dan dapat memperbesar peluang untuk direkrut.

Walau kehilangan pekerjaan dalam masa sulit ini mengecilkan hati, ini merupakan kesempatan untuk merawat diri dan mengatur keuangan. Hal ini juga memungkinkan Anda untuk menyempurnakan rencana karier, mengasah keterampilan, dan mengambil pekerjaan paruh waktu. Berfokus pada aspek-aspek kehidupan ini dapat membantu menjadikan Anda kandidat yang lebih layak untuk mendapatkan pekerjaan yang prospektif.

Jika Anda merupakan salah satu dari mereka yang terkena PHK atau sedang mencari peluang baru, JobStreet ingin membantu Anda menemukan pekerjaan dengan lebih cepat dan meningkatkan kualitas hidup dengan #LangsungKerja. Anda juga dapat mengunjungi Pusat Informasi dan Bantuan Covid-19 untuk mendapatkan informasi, lowongan pekerjaan, dan tips penting lainnya.

    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karir Virus Corona Tips Karir

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top