Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Membangun Brand di Tengah Ketatnya Persaingan

Kunci untuk membangun brand adalah memposisikan diri Anda di benak pembeli dan selalu berusaha mengerti kebutuhan pembeli.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 12 November 2020  |  19:48 WIB
Membangun brand perusahaan.
Membangun brand perusahaan.

Bisnis.com, JAKARTA – Brand memegang peranan penting dalam sebuah bisnis yang hendak dikembangkan. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengenal brand kita maka akan semakin mudah pula bagi kita untuk memenangkan hati pelanggan.

Namun, ketatnya persaingan dan banyaknya brand-brand besar yang sudah lebih dulu eksis, membuat para pelaku usaha kecil dan menengah harus lebih inovatif agar brand nya lebih berkembang dan menjadi semakin terhubung dengan pembeli.

Dalam membangun sebuah brand, maka perusahaan atau pelaku usaha harus berfokus pada sudut pandang pembeli dan menunjukan bahwa bisnis yang ditawarkan ini mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para pembeli.

Lantas, apa saja cara yang dapat dilakukan untuk membangun brand di tengah ketatnya persaingan? Dikutip dari Capecodtimes, Kamis (12/11/2020), berikut lima cara yang dapat Anda lakukan dalam membagun sebuah brand.

Pertama, fokuslah pada data dan pahami SWOT Anda. Apa yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman Anda. Kenali terlebih dahulu elemen-elemen bisnis Anda secar dekat sehingga Anda akan mengetahui bagaimana caranya mendekati pelanggan atau prrospek Anda.

Ketika Anda mampu menganalisa brand atau merek Anda maka Anda akan memahami data dan menghasilkan strategi menggunakan hasilnya untuk menjangkau pelanggan Anda. Membangun merek tidak terjadi dalam semalam. Kesabaran adalah kunci untuk memposisikan merek Anda dengan pembeli yang diperhitungkan.

Kedua, jadilah jeli dan memiliki rasa ingin tahu besar. Anda perlu mengetahui pesaing Anda. Apa yang berhasil bagi mereka? Apa yang mereka tawarkan, dan bagaimana mereka menjangkau pembeli? Bagaimana proposisi nilai Anda diterima? Bagaimana Anda dapat menyampaikannya dengan cara yang lebih efisien dan efektif untuk mengurangi investasi penjualan dan pemasaran Anda?

Ketiga, berhati-hatilah. Apakah Anda tahu pada titik mana pesan Anda berhubungan dengan pelanggan untuk membeli lebih banyak, atau pembeli baru untuk memulai proses pembelian? Bagaimana kita bisa mendapatkan dasar penentuan posisi yang tinggi di benak pembeli? Bagaimana dengan pesan merek Anda yang memungkinkan Anda mengambil posisi ‘tempat tinggi’ di antara semua yang lain yang bersaing untuk posisi itu?

Keempat, lebih imajinatif. Kunci untuk membangun merek adalah memposisikan diri Anda di benak pembeli sehingga mereka tidak melihat pengganti yang cocok. Untuk mendapatkan posisi itu, Anda harus membayangkan kembali bagaimana pembeli mengevaluasi, bagaimana mereka menerima informasi, bagaimana mereka mengasimilasinya dan bagaimana mereka mencapai keputusan berdasarkan pesan yang Anda sampaikan. Menjadi imajinatif berarti terlibat dalam "ideasi".

Kelima, integrasikan pemasaran Anda. Membangun merek yang efektif adalah bagian dari inisiatif pemasaran terintegrasi yang menghubungkan Anda dengan pembeli di berbagai tingkatan. Saat ini kami memiliki saluran tradisional dan digital. Tantangannya adalah untuk menentukan saluran mana yang menjadi sasaran pelanggan Anda.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brand tips bisnis konsumen
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top